Breaking News
light_mode
Trending Tags

5 Buah yang Sudah Punah di Alam Liar: Kisah, Penyebab, dan Jejak Sejarahnya

  • account_circle Putri
  • calendar_month Kam, 11 Des 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.idBeragam varietas buah pernah menjadi bagian penting dari sejarah dunia, tapi tidak sedikit yang kini lenyap dari habitat aslinya akibat perubahan lingkungan dan minimnya upaya pelestarian.

Beberapa di antaranya bahkan dikenal memiliki cita rasa unik, nilai sejarah tinggi, atau menjadi bagian dari budaya masyarakat setempat sebelum akhirnya hilang tanpa sempat dibudidayakan secara luas. Dalam banyak kasus, pergeseran metode pertanian menuju varietas yang lebih menguntungkan membuat buah-buah tertentu tersingkir perlahan.

Ada pula yang punah karena habitatnya rusak atau tergerus perubahan iklim, sementara sebagian kecil mungkin masih bertahan dan jumlahnya sangat sedikit.

Dilansir dari A-Z Animals (09/12/2025), berikut lima buah yang statusnya sudah punah di alam bebas:

1. Ansault Pear

Ansault pear pernah dikenal sebagai buah pir bercita rasa sangat lembut dengan aroma lembut yang khas. Varietas ini dibudidayakan di Angers, Prancis, sejak 1863 dan dipuji melalui buku The Pears of New York sebagai buah dengan kualitas tertinggi.

Namun pir ini sulit ditanam dalam skala besar karena pohonnya tidak stabil dalam berproduksi. Banyak di antaranya gagal menghasilkan buah layak konsumsi, sehingga tidak menguntungkan bagi petani ketika pertanian komersial mulai beralih pada varietas yang lebih konsisten.

Seiring meningkatnya praktik monokultur dan kebutuhan efisiensi lahan, ansault pear tergeser oleh jenis pir yang lebih mudah ditanam. Meski dianggap punah pada awal abad ke-20, para ahli botani menduga masih ada kemungkinan Ansault Pear tersisa di kebun pribadi yang tidak tercatat.

2. Taliaferro Apple

Taliaferro apple merupakan varietas buah apel yang dibudidayakan oleh Thomas Jefferson di lahan Monticello, Virginia, Amerika Serikat. Jefferson mencatat apel ini menghasilkan sari buah yang rasanya legit dan enak. Sayangnya, apel ini tidak pernah dibudidayakan secara komersial dan keberadaannya hanya ada di kebun asli Monticello.

Ketika kebun tersebut berubah fungsi dan tidak lagi menjadi pusat budidaya apel, varietas ini diperkirakan menghilang bersama pohon induknya.

Para ahli menduga jenis ini mungkin masih tersisa dalam jumlah sangat kecil, tetapi peluang untuk kembali muncul dalam konsumsi publik sangat tipis. Seperti banyak buah kuno lainnya, taliaferro apple punah akibat terbatasnya budidaya dan kurangnya regenerasi tanaman.

3. Jamaican Guava

Guava Jamaika masih sering dijumpai saat ini, tetapi salah satu spesiesnya, Psidium dumetorum sudah dinyatakan punah sejak 1970-an. Spesies ini merupakan bagian dari keluarga Myrtaceae dan hanya ditemukan di Jamaica.

Catatan terakhir keberadaannya berasal dari tahun 1976 di daerah Clarendon. Setelah itu, tidak ada lagi tanaman liar yang ditemukan sehingga para botanis menyimpulkan spesies ini punah di alam. Penyebab utama hilangnya guava ini adalah perusakan habitat akibat pembukaan lahan.

Meski dinyatakan punah, ada kemungkinan beberapa tanaman masih bertahan di kebun pribadi, meskipun jumlahnya tidak diketahui.

4. Judean Date Palm

Judean date palm merupakan varietas kurma yang dahulu tumbuh di sekitar Laut Mati, Galilea, dan Lembah Hula di Israel. Kurma ini menjadi makanan pokok masyarakat setempat selama berabad-abad.

Namun perubahan iklim dan makin keringnya wilayah tersebut membuat pohonnya sulit bertahan. Kurma membutuhkan banyak air, sehingga kondisi lingkungan yang berubah secara drastis menyebabkan varietas ini menghilang. Meskipun punah di alam, pada 2005 para ilmuwan berhasil menumbuhkan biji kurma berusia 2.000 tahun yang ditemukan dalam penggalian arkeologis.

Keberhasilan ini menjadi terobosan di dunia botani dan membuka peluang penelitian genetik untuk memahami evolusi kurma dari masa ke masa. Walaupun bibitnya berhasil tumbuh, keberadaan varietas asli kurma ini di alam bebas tetap dianggap punah.

5. Mangga Kasturi

Siapa sangka, Indonesia pernah punya buah langka yang statusnya sudah punah. Buah ini dikenal dengan nama Kalimantan Mango atau Mangga Kasturi (Mangifera casturi), yang berasal dari Kalimantan dan sudah dinyatakan punah di alam liar sejak 1998 oleh IUCN (International Union for Conservation of Nature).

Meski demikian, pohon mangganya masih dibudidayakan secara terbatas di kebun pribadi di Borneo sehingga peredarannya sangat langka. Buah ini dikenal kecil, berbobot sekitar 80 gram dengan serat yang lebih tebal, serta berkulit tipis dengan corak khas. Pohonnya mampu tumbuh hingga 25 meter dan memiliki daun muda berwarna ungu.

Hilangnya mangga ini di habitat liar terutama disebabkan oleh deforestasi besar-besaran, termasuk untuk tambang dan perkebunan kelapa sawit.

  • Penulis: Putri

Rekomendasi Untuk Anda

  • 13 Pejabat Ikut Open Bidding 3 Jabatan Eselon II Kabupaten Bogor, Siapa Saja ?

    13 Pejabat Ikut Open Bidding 3 Jabatan Eselon II Kabupaten Bogor, Siapa Saja ?

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi menggelar lelang jabatan terbuka atau open bidding untuk tiga kursi eselon II yang kosong karena pejabat sebelumnya pensiun. Tiga posisi yang dilelang yaitu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP), serta Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda). Saat ini, jabatan ketiga […]

  • Empat Tahun Didiamkan, Situ Gunung Putri Jadi Bukti Gagalnya Tata Kelola Aset Daerah

    Empat Tahun Didiamkan, Situ Gunung Putri Jadi Bukti Gagalnya Tata Kelola Aset Daerah 

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Revitalisasi Situ Gunung Putri yang terletak di Kabupaten Bogor nampaknya hanya sebatas wancana semata. Pasalnya, sejak tahun 2020 silam permohonan pengajuan revitaliasi Situ Gunung Putri telah dilayangkan oleh pihak desa kepada Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun perbaikan itu tak kunjung dilakukan, bahkan saat ini Situ Gunung Putri diselimuti oleh hama tanaman […]

  • 300 Lansia Kabupaten Bogor Diwisuda

    300 Lansia Kabupaten Bogor Diwisuda 

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar Wisuda Sekolah Lansia se-Kabupaten Bogor di Auditorium Setda, Rabu (17/12). Kegiatan ini dihadiri oleh 300 wisudawan dan wisudawati, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait. Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Masyarakat, Zaenal Ashari mengatakan, program Sekolah Lansia dirancang sebagai wadah untuk mendukung lansia terus belajar, berkembang, dan berkontribusi bagi diri sendiri, […]

  • Bayar Pajak Kini Bisa di Kantor Kecamatan, Bupati Bogor Bentuk 34 Satuan Pelayanan

    Bayar Pajak Kini Bisa di Kantor Kecamatan, Bupati Bogor Bentuk 34 Satuan Pelayanan

    • calendar_month Ming, 15 Feb 2026
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Warga Kabupaten Bogor kini tak perlu lagi jauh-jauh datang ke kantor pusat untuk membayar pajak daerah.   Pemerintah Kabupaten (Pemkab ) Bogor resmi menghadirkan layanan pembayaran pajak di seluruh kantor kecamatan melalui penerbitan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 37 Tahun 2025.   Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menerbitkan regulasi tersebut sebagai langkah strategis untuk mendekatkan layanan […]

  • Wakil Wali Kota Bogor Paparkan Strategi Turunkan Stunting di Jawa Barat

    Wakil Wali Kota Bogor Paparkan Strategi Turunkan Stunting di Jawa Barat

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Melalui platform daring, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, ikut serta dalam acara pembukaan penilaian kinerja pelaksanaan delapan aksi konvergensi untuk menurunkan stunting di kabupaten/kota se-Provinsi Jawa Barat pada tahun 2025. Penilaian ini dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dalam pemaparannya, Jenal Mutaqin menjelaskan bahwa untuk mewujudkan visi Kota Bogor sebagai daerah bebas […]

  • Perempuan Indonesia Raya Kabupaten Bogor Aktifkan UMKM

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Sayap Partai Gerindra kembali mengaktifkan peran perempuan disektor Usaha Kecil dan Menengah sebagai penopang ekonomi keluarga. Ketua UMKM Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Kabupaten Bogor Hj. Erry Ariany Sunarya mengungkapkan, peran perempuan dalam pemberdayaan ekonomi keluarga sangat penting ditengah meningkatnya biaya kebutuhan hidup saat ini. “Perempuan Indonesia khususnya di Kabupaten Bogor […]

expand_less