Breaking News
light_mode
Trending Tags

Wartawan Tempo Jadi Korban Saat Liputan May Day 2025, DPR Desak Kapolri Tindak Tegas Oknum Polisi

  • account_circle Tim Bogor Plus
  • calendar_month Jum, 2 Mei 2025
  • comment 0 komentar

Bogorplus.id – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah, menyuarakan keprihatinan sekaligus mendesak tindakan tegas dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas kekerasan oknum polisi terhadap seorang jurnalis Tempo.

Insiden tersebut terjadi saat peliputan aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Semarang pada Kamis, 1 Mei 2025.

Korban kekerasan diketahui bernama Jamal Abdun Nashr, seorang wartawan Tempo yang saat itu sedang menjalankan tugas jurnalistiknya.

Menurut keterangan, Jamal mengalami perlakuan kekerasan berupa tindakan menarik, memiting, memukul, hingga dibanting oleh oknum aparat kepolisian, padahal dirinya telah menunjukkan ID Pers secara jelas.

Lebih memprihatinkan lagi, setelah melakukan kekerasan, oknum polisi tersebut memaksa Jamal untuk menghapus rekaman video di ponselnya..

“Ini jelas ancaman bagi para wartawan. Mereka bekerja dilindungi undang-undang. Kekerasan terhadap wartawan harus dihentikan. Pelaku harus ditindak,” tegas Abdullah dalam keterangannya kepada media, Jumat, 2 Mei 2025.

Abdullah menekankan, tindakan aparat kepolisian yang arogan dan sewenang-wenang terhadap jurnalis merupakan pelanggaran serius terhadap hukum dan prinsip demokrasi.

Ia meminta Kapolri segera melakukan evaluasi internal dan menindak tegas pelaku melalui Divisi Propam (Profesi dan Pengamanan).

“Kapolri harus memberikan sanksi tegas kepada anggota yang terbukti melanggar. Jangan ada impunitas. Ketegasan Kapolri akan menjadi preseden penting bagi seluruh anggota kepolisian agar tidak lagi berlaku kasar terhadap jurnalis maupun masyarakat sipil lainnya,” ujarnya.

Abdullah juga meminta, agar proses penyelidikan dilakukan secara transparan dan diumumkan kepada publik, demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Legislator dari Dapil Jawa Tengah VI ini juga menegaskan, wartawan memiliki peran vital sebagai pilar keempat demokrasi.

Tugas jurnalistik mereka dilindungi secara hukum dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Oleh karena itu, kekerasan terhadap wartawan adalah pelanggaran terhadap hukum dan demokrasi itu sendiri.

Disisi lain, menurut Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, terdapat 73 kasus kekerasan terhadap jurnalis dan media sepanjang 2024.

Kekerasan ini meliputi berbagai bentuk, mulai dari kekerasan fisik hingga serangan digital.

Kemudian Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers mencatat 87 serangan terhadap jurnalis, media, dan narasumber sepanjang 2023.

Komnas Perempuan juga mencatat, peningkatan kasus kekerasan terhadap jurnalis, termasuk kekerasan berbasis gender yang dialami jurnalis perempuan.

“Harus ada gerakan nyata untuk melindungi wartawan dari tindak kekerasan. Kami berharap tidak ada lagi wartawan yang menjadi korban kekerasan,” pungkas Abdullah.

  • Penulis: Tim Bogor Plus

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terdampak Longsor, Warga Cipaku Keluhkan Sistem Desil Bantuan Pemerintah

    Terdampak Longsor, Warga Cipaku Keluhkan Sistem Desil Bantuan Pemerintah

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Warga yang terdampak oleh bencana di Kota Bogor mengeluh kebijakan bantuan dari pemerintah setempat yang masih berdasarkan klasifikasi desil kesejahteraan, yang membagi masyarakat ke dalam 10 kelompok ekonomi. Salah satu warga yang mengalami dampak bencana longsor di Kampung Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, pada 22 dan 23 Januari 2026, Tri Yudiono (40), mengatakan bahwa […]

  • Kejagung Tolak Klaim Nadiem Makarim Masuk DPO Kasus Korupsi Laptop

    • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) menolak klaim yang menyatakan bahwa mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim terlibat dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook atau laptop di Kemendikbudristek antara tahun 2019 hingga 2022. Pernyataan ini diungkapkan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, sebagai respons terhadap […]

  • Bumdes Cipayung Girang Gelar Bazar Ramadan sekaligus Santunan Anak Yatim 

    • calendar_month Sab, 8 Mar 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id -Bumdes Cipayung Girang menggelar bazar takjil serba murah meriah bagi warga dan pengendara yanh melintas di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor. Acara bazar Ramadan ini berlangsung selama 24 hari, dimulai pada Senin 3 Maret 2025. Ada yang menarik dalam acara tersebut. Mereka nantinya, akan memberikan santunan kepada 240 yatim yang ada di sekitar Kecamatan […]

  • Liburan ke Lembang? Ini 10 Hotel dengan View Alam dan Udara Sejuk yang Wajib Dicoba

    Liburan ke Lembang? Ini 10 Hotel dengan View Alam dan Udara Sejuk yang Wajib Dicoba

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Lembang memang terkenal dengan suasana asri dan sejuk. Berbagai tempat wisata di Lembang juga kebanyakan adalah wisata alam. Agar liburan lebih puas, kamu bisa menginap di Lembang. Ada banyak rekomendasi hotel di Lembang yang bisa kamu coba. Nuansa hotel di Lembang tentu berbeda dengan hotel di kota besar metropolitan. Apalagi hotel di Lembang […]

  • KM Tiga Putra Tenggelam, Mesin Kapal Diduga Alami Kerusakan

    • calendar_month Sen, 12 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Kapal Motor (KM) Tiga Putra tenggelam di laut ketika sedang berlayar dari Pulau Tikus menuju Pantai Malabero, Bengkulu, Minggu (11/5/2025) sore. Diduga mesin kapal mengalami kerusakan, sehingga kapal tersebut terseret ombal, mengalami kebocoran, dan akhirnya tenggelam. Tujuh orang dilaporkan meninggal dunia dan piluhan lainnya harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Menurut informasi yang […]

  • 3 Pahlawan Nasional Asal Bogor, Namanya Diabadikan sebagai Nama Jalan

    3 Pahlawan Nasional Asal Bogor, Namanya Diabadikan sebagai Nama Jalan

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Sekumpulan pejuang pada era kemerdekaan ada yang berasal dari daerah Bogor, Jawa Barat. Pahlawan-pahlawan ini menjalankan berbagai misi untuk mencapai kemerdekaan Indonesia dengan cara yang bermacam-macam, tetapi umumnya melalui pertempuran. Berikut adalah beberapa tokoh pahlawan yang berasal dari Bogor: 1. Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo adalah seorang polisi yang memimpin […]

expand_less