Breaking News
light_mode
Trending Tags

Wali Murid Asal Babelan Bekasi Melaporkan Dedi Mulyadi ke Komnas HAM

  • account_circle Tim Bogor Plus
  • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – Seorang wali murid bernama Adhel Setiawan yang berasal dari Babelan, Kabupaten Bekasi, melaporkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait kebijakan yang mengizinkan siswa bermasalah untuk ditempatkan di barak militer. Kebijakan ini telah diterapkan selama satu minggu di Provinsi Jawa Barat.

Adhel mengungkapkan bahwa pelaporan ini dilakukan karena ia berpendapat bahwa pendidikan bagi anak seharusnya tidak dilakukan dengan pendekatan militer. Ia juga mencatat bahwa program tersebut belum memberi jaminan untuk mengubah perilaki anak bermasalah menjadi lebih baik.

“Kami mendesak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk menghentikan program pembinaan siswa dididik oleh TNI di barak miiter. Tak ada jaminan apapun bahwa pembinaan siswa di barak militer oleh TNI tersebut berhasil menyelesaikan masalah perilaku anak didik,” tegas Adhel saat berada di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Kamis (8/5/2025).

Lebih lanjut, Adhel menyatakan bahwa kebijakan Dedi Mulyadi tersebut diduga melampaui batas kewenangan dan tidak memiliki dasar hukum yang jelas. Ia juga meragukan efektivitas melibatkan TNI dalam pembinaan siswa yang bermasalah dalam waktu yang singkat.

Adhel menilai bahwa pembinaan anak di barak militer oleh TNI cenderung berpotensi melanggar hak-hak anak.

Tak ada jaminan bahwa proses pembinaan siswa di barak militer oleh TNI tersebut bebas dari intimidasi, diskriminasi, kekerasan fisik atau psikis, pemaksaan kehendak, dan perilaku-perilaku lainnya.

Ia pun mengungkapkan informasi yang ia peroleh mengenai kondisi di barak, seperti anak-anak yang dipaksa bangun pukul 04.00 WIB, tidur pukul 10 malam, mengenakan seragam militer, dilatih untuk baris-berbaris, hingga rambut mereka dicukur habis.

Adhel berharap Komnas HAM dapat menyelidiki kasus ini untuk menentukan apakah terdapat pelanggaran hak asasi manusia. Baginya, program tersebut tidak hanya tidak manusiawi, tetapi juga berpotensi mengarah pada militerisasi pendidikan.

Ia juga menekankan pentingnya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendidikan nasional selaras dengan tujuan pendidikan yang sebenarnya, karen atidak ada regulas yang memperbolehkan ketertiban TNI dalam pendidikan.

Adhel merencanakan untuk melaporkan isu ini tidak hanya kepada Komnas HAM, tetapi juga kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Kami mendesak Kementerian Dalam Negeri untuk memberikan sanksi kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan kepala daerah lainnya yang menerapkan kebijakan pembinaan siswa didik oleh TNI di Barak Militer,” tandas Adhel.

  • Penulis: Tim Bogor Plus

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Dugaan Perselingkuhan, Pemkab Bogor Pecat Dua ASN Disdik

    Kasus Dugaan Perselingkuhan, Pemkab Bogor Pecat Dua ASN Disdik

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menjatuhkan sanksi disiplin kepada dua Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan dinas pendidikan. Kedua oknum ASN Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, diduga melakukan perselingkuhan. Mereka diberhentikan dengan hormat tanpa pemeribtaan sendiri setelah terbukti melanggar disiplin. Pemecatan kedua ASN Disdik itu disampaikan langsung oleh Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika. Ia menegaskan, […]

  • Setelah Bikin Gaduh di Pakansari, Konten Kretaor Motorvlog Minta Maaf ke Pemkab Bogor

    Setelah Bikin Gaduh di Pakansari, Konten Kretaor Motorvlog Minta Maaf ke Pemkab Bogor

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Pemilik akun intagram @bemskuy melakukan klarifikasi dan meminta maaf kepada Pemerintah Kabupaten Bogor terkait konten viral di media sosial. Kreator motorvlog ini sebelumnya membuat gaduh jagat media maya dengan kontennya yang merekam tindakan tidak seronoh di area Stadion Pakansari beberapa waktu lalu. Ia mempergoki sejumlah pasangan yang tengah melakukan tindakan maseum di jalan lingkar […]

  • Pemerintah Batalkan Kebijakan Diskon Biaya Listrik 50%

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Pemerintah telah batal melaksanakan kebijakan pengurangan biaya listrik hingga 50 persen. Menurut Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, keputusan ini diambil dalam pertemuan para menteri. Ia menyebutkan, alasannya adalah karena proses penganggaran untuk program tersebut berlangsung lambat. “Sehingga, kalau kita tujuannya adalah untuk Juni dan Juli, kami memutuskan (diskon tarif listrik) tak bisa dijalankan,” […]

  • Pemprov Banten Berencana Bangun 8 Jalan Kabupaten/Kota dan Desa Pada 2025 Ini

    • calendar_month Sel, 25 Mar 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Pemerintah Provinsi Banten berencana untuk membangun delapan jalan kabupaten/kota dan desa pada tahun ini, dengan total panjang jalan yang akan diperbaiki sekitar 13 kilometer. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, menyampaikan hal ini dalam rapat koordinasi di pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, pada Selasa (25/3/2025). Ia menjelaskan bahwa pergeseran anggaran telah dilakukan, dan delapan jalan yang insya Allah akan dibangun […]

  • Pejabat Eselon II Kabupaten Bogor Malam Ini Bakal Dilantik, Bupati: Masih Orang Lama

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor malam ini akan melakukan rotasi untuk pejabat eselon II sebagai bagian dari langkah penyegaran di tubuh birokrasi. Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan, pelantikan pejabat eselon II ini bagian dari rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543. “Kami informasikan kepada rekan-rekan momentum HJB ke-543, Insaallah kalo tidak ada halangan nanti malam kita akan […]

  • Pemkot Depok Tegaskan Pendatang Baru Wajib Miliki Pekerjaan dan Tempat Tinggal

    • calendar_month Kam, 3 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat, mengungkapkan bahwa jumlah pendatang baru setelah Lebaran 1446 Hijriah belum dapat diprediksi. Namun, Pemkot telah menyiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi arus pendatang saat periode balik Lebaran. “Jumlah pendatang ke Kota Depok kita tak bisa perkirakan, kita hanya bisa tahu jika yang bersangkutan sudah ajukan pindah dari daerah asalnya,  tetapi kita mengimbau pendatang baru yang masuk ke Kota Depok  […]

expand_less