Wakil Bupati Bogor Hadir di Lomba Memasak Pesona Ramadhan 2026
- account_circle Sandi
- calendar_month Rab, 4 Mar 2026
- comment 0 komentar

Wakil Bupati Bogor, saag menghadiri Lomba Memasak Pesona Ramadhan 2026. Foto : Diskominfo
bogorplus.id– Semangat kolaborasi dan penguatan ekonomi lokal terasa kental dalam Lomba Memasak Tingkat Kecamatan dan Perangkat Daerah yang digelar Pemerintah Kabupaten Bogor dalam rangkaian Pesona Ramadhan Bogor Berbagi 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 4–5 Maret 2026, di halaman Gedung Tegar Beriman ini menjadi ajang unjuk kreativitas sekaligus strategi nyata mendorong pertumbuhan UMKM.
Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, membuka langsung kegiatan tersebut pada Rabu (4/3/26). Ia menegaskan, lomba memasak ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari upaya memperkuat fondasi ekonomi daerah.
“Kegiatan ini sejalan dengan visi misi Kabupaten Bogor, Bogor Istimewa Menuju Bogor Gemilang, di mana penguatan sektor UMKM menjadi fondasi penting dalam pergerakan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Ade Ruhandi.
Ia juga menyampaikan apresiasi Bupati Bogor atas kolaborasi lintas perangkat daerah yang terbangun dalam kegiatan tersebut.
“Pak Bupati menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ini adalah bentuk kolaborasi yang sangat baik. Dinas Pariwisata mampu merangkul seluruh komponen, mulai dari para camat hingga pelaku UMKM untuk bersama-sama menggerakkan ekonomi daerah,” tambahnya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor, Ria Marlisa, menjelaskan bahwa Pesona Ramadhan 2026 melibatkan ratusan peserta dari berbagai unsur.
“Jumlah peserta lomba memasak pada kegiatan Pesona Ramadhan yang diselenggarakan selama dua hari ini sebanyak 120 peserta dari kecamatan dan 135 peserta dari SKPD serta BUMD,” jelas Ria Marlisa.
Ia menambahkan, panitia menghadirkan dewan juri profesional untuk menjamin kualitas dan objektivitas penilaian, yakni Chef Harris, Chef Sekar, Chef Feby, dan Chef Ridho.
Menurut Ria, lomba memasak ini dirancang untuk meramaikan bazar Ramadhan sekaligus meningkatkan daya tarik kunjungan masyarakat. Pemerintah daerah juga menargetkan adanya perputaran ekonomi yang signifikan selama kegiatan berlangsung, terutama bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.
“Melalui lomba memasak ini, kami ingin memberikan ruang kreativitas di bidang kuliner serta mempererat kebersamaan antara perangkat daerah dengan masyarakat,” ungkapnya.
- Penulis: Sandi








