Video DJ di Taman Ekspresi Viral, Wakil Wali Kota Bogor Sebut Salah Paham
- account_circle Putri
- calendar_month Sel, 23 Des 2025
- comment 0 komentar

Foto: Dok. Istimewa
bogorplus.id – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, memberikan klarifikasi terkait video yang sempat viral di media sosial beberapa hari lalu yang menampilkan aktivitas DJ di Taman Ekspresi, Kota Bogor.
Jenal mengatakan, kejadian tersebut melibatkan musisi jalanan resmi binaan Pemerintah Kota Bogor yang bernama Paste atah Pemain Musik Taman Ekspresi. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan rapat bersama Paste terkait hal tersebut.
“Kami sudah rapat dengan pemain musik Taman Ekspresi bernama Paste. Kejadian tersebut awalnya melibatkan pemain musik dari kami, yakni Paste tapi sebetulnya bukan Paste ini yang bermain DJ, jadi memang ada miskomunikasi atau salah paham,” ujar Jenal di Kota Bogor, Selasa (23/12/2025).
Lebih lanjut, Jenal menjelaskan bahwa DJ yang tampil saat itu merupakan teman dari Paste. Saat kejadian, Paste mengizinkan temannya yang berasal dari luar Kota Bogor untuk bergabung bermain DJ karena merasa tidak enak, tanpa adanya koordinasi dengan pihak terkait.
Kejadian tersebut juga diungkap Jenal sudah terjadi sekitat tiga bulan lalu. Namun, video lama itu kembali beredar setelah diunggah ulang, sehingga memicu kesalahpahaman dan menjadi viral di media sosial.
“Yang main DJ itu temannya Paste, bukan Paste-nya. Karena merasa tidak enak, temannya dari luar Bogor ingin bergabung, akhirnya bermain di situ. Sehingga Dinas Perumkim tidak tahu, Dinas Pariwisata juga tidak tahu. Peristiwanya terjadi sekitar tiga bulan lalu dan kembali viral karena ada yang memposting ulang. Saat ini sudah tidak ada lagi kegiatan DJ di Taman Ekspresi,” katanya.
Jenal menyampaikan bahwa Paste telah mengakui adanya kesalahpahaman dalam peristiwa tersebut. Ia juga menegaskan bahwa saat ini tidak ada lagi aktivitas DJ di Taman Ekspresi, serta memastikan Pemerintah Kota Bogor melarang kegiatan DJ di seluruh ruang publik di Kota Bogor.
Sebagai tindak lanjut, Paste bersama sejumlah musisi jalanan di Kota Bogor disebut Jenal sepakat akan menggelar konser amal pada Sabtu mendatang.
“Yang bersangkutan juga sudah mengakui adanya miskomunikasi atau salah paham. Insya Allah Sabtu besok akan ada konser amal untuk korban bencana Sumatera, bareng-bareng dengan musisi jalanan dan musisi Kota Bogor,” katanya.
Sebagai informasi, Pemerintah Kota Bogor pada April 2025 telah menggelar audisi dan pendataan terhadap pengamen jalanan di Kota Bogor untuk ditata menjadi musisi jalanan yang tercatat secara resmi. Dari proses tersebut, sebanyak 200 musisi jalanan dinyatakan lolos kurasi.
Para musisi jalanan yang telah melalui proses tersebut kemudian diarahkan untuk tampil di sejumlah ruang publik, seperti Alun-Alun Kota Bogor, Taman Ekspresi, serta beberapa ruang publik lainnya. Kebijakan ini bertujuan menciptakan ruang seni yang tertib dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus mencegah praktik pengamen yang bersifat memaksa atau mengarah pada aksi premanisme.
- Penulis: Putri








