Breaking News
light_mode
Trending Tags

Usai Patung Biawak, Kini Patung Rajawali di Indramayu Viral! Dibangun dengan Dana Rp180 Juta

  • account_circle Tim Bogor Plus
  • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
  • comment 0 komentar

Bogorplus.id – Setelah sebelumnya publik dihebohkan dengan Patung Biawak di Wonosobo, kini giliran Patung Burung Rajawali yang mencuri perhatian.

Patung tersebut berdiri megah di Desa Cipaat, Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu, dan secara resmi diberi nama Monumen Rajawali Sakti.

Diresmikan pada 15 Januari 2025, patung ini menjadi simbol kebanggaan masyarakat desa yang menunjukkan semangat, kekuatan, dan keindahan.

Postingan dari akun Instagram @Indramayuinfo menampilkan patung tersebut dari berbagai sudut.

Salah satu hal yang membuat Monumen Rajawali Sakti viral adalah desainnya yang tampak realistis dan artistik, berbeda dari banyak monumen yang kerap dikritik karena bentuk kurang proporsional.

Patung ini juga terlihat gagah dengan sayap mengepak, seolah siap terbang, mencerminkan semangat warga yang ingin terus maju.

Tak hanya dari segi visual, publik juga memuji efisiensi anggaran pembangunan patung tersebut.

Patung ini dibangun dengan biaya hanya Rp180 juta, jauh lebih rendah dibandingkan proyek-proyek serupa di berbagai daerah.

Dana tersebut berasal dari Pendapatan Asli Desa (PAD) yang digabung dengan dana pribadi milik Kuwu (Kepala Desa) Cipaat.

Beragam Respons Warganet

Tak butuh waktu lama, unggahan tentang Monumen Rajawali Sakti langsung dibanjiri komentar dari warganet.

Banyak yang memberikan apresiasi atas tampilan patung dan penggunaan anggaran yang dianggap tepat sasaran.

“Nah kan enak diliatnya, kalo dikasih dana dialokasikan dengan benar untuk wilayahnya sendiri, seperti merenovasi dan menginovasi untuk kenyamanan mata biar kalau lewat di jalan itu ingat sama icon-nya. Good job perangkat desa-nya,” tulis akun X @secre***.

“Di tangan orang jujur semua urusan pasti beres,” tambah pengguna X @ana****.

Namun tidak sedikit pula yang mengkritik pembangunan patung, menganggap dana sebesar itu sebaiknya digunakan untuk kepentingan lain yang lebih bermanfaat langsung bagi masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, atau infrastruktur.

“Apasih, udah stop napa ngabisin duit buat patung-patung, mending duitnya dialihkan buat hal yang lebih bermanfaat,” tulis akun @_dimsu***.

Ada pula suara kritik simbolik, menyoroti pemilihan rajawali sebagai ikon yang bukan satwa lokal Indramayu.

“Patung elang di depan kantor Pemkab Bongas memang megah, tapi sayang bukan representasi satwa lokal. Indramayu punya rusa Timorensis yang lebih otentik & layak dibanggakan,” kata pengguna X @Diego***.

  • Penulis: Tim Bogor Plus

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bogor dan PN Kolaborasi dalam Kegiatan Palu Sakti

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama Ketua Pengadilan Negeri (PN) Bogor Kelas IA, Iman Luqmanul Hakim, turut hadir dalam persidangan yang melibatkan warga Kota Bogor. Acara ini berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Bogor Utara, dan difokuskan pada permohonan perubahan data penduduk. Persidangan ini adalah hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Bogor, melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), dan Pengadilan Negeri Bogor […]

  • Antisipasi Banjir, BBWSCC Bangun Dua Tanggul di Bojongkulur

    Antisipasi Banjir, BBWSCC Bangun Dua Tanggul di Bojongkulur 

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Guna mengatisipasi bencana jelang puncak musim hujan 2025/2026. Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) telah menyelesaikan pembangunan tanggul tanggap darurat yang salam ini belum ada. Pembangunan tanggul itu dilakukan di dua lokasi yaitu di Sungai Cileungsi Perumahan Bumi Mutiara RW 34 Desa Bojongkulur dan Sungai Cikeas Perumahan Vila Nusa Indah 3 RW 36, […]

  • Bahlil Sedang Mempersiapkan Langkah Upaya Peningkatan Lifting Minyak

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Pemerintah sedang mencari berbagai cara untuk meningkatkan produksi minyak tanah air. Produksi minyak tercatat hanya mencapai 580 ribu barel per hari pada 2024, sedangkan kebutuhan mencapai lebih dari 1 juta barel per hari. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa untuk menutupi kekurangan tersebut, pemerintah harus melakukan impor dengan biaya yang cukup besar. Oleh […]

  • Singgih Januratmoko Harap Lebaran 2025 Dapat Dilaksanakan Serempak

    • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, memperkirakan bahwa Lebaran 2025 akan jatuh pada tanggal 31 Maret. Pimpinan Komisi VIII DPR, Singgih Januratmoko, menyampaikan harapan agar perayaan Lebaran pada tahun tersebut dapat dilaksanakan secara serempak pada tanggal yang sama. “Kita harapkan bisa kompak tanggal 31 (Maret),” ungkap Singgih kepada wartawan pada hari Selasa, 25 Maret 2025. Harapan dari Komisi VIII […]

  • Panduan Obat Cacing Anak, Bentuk yang Tepat dan Sesuai Usia

    Panduan Obat Cacing Anak, Bentuk yang Tepat dan Sesuai Usia

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Seorang ibu dengan akun Instagram @meifinnaa berbagi kisahnya ketika memberikan obat cacing kepada anaknya. Pada hari pertama, ia mencoba memberikan tablet secara langsung karena rasanya manis, mengira anaknya akan menyukainya. Namun, si kecil malah mengeluarkannya. Pada hari kedua, ia berusaha menyimpan obat di dalam pisang, buah kesukaan anaknya. Sayang, usaha ini juga tidak […]

  • Sambut Baik Rencana Penghapusan Utang Petani, Heri Gunawan: Ini adalah awal kemajuan pertanian Indonesia

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

      Bogorplus.id – Sekertaris fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Bogor, Heri Gunawan sangat mendukung upaya pemerintah pusat dalam menghapus utang petani dan nelayan.   Heri menyampaikan, penghapusan utang para petani dan nelayan yang macet dibayarkan itu, akan mengembalikan produktifitas mereka dalam memaksimalkan sektor pertanian dan perikanan.   “Saya sangat mendukung upaya pemerintah pusat dalam menghapus utang […]

expand_less