Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tindak Lanjut Kasus Mantan Pemain Sirkus OCI, Adanya Indikasi Pelanggaran HAM

  • account_circle Tim Bogor Plus
  • calendar_month Rab, 7 Mei 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) telah menyampaikan laporan mengenai tindak lanjut kasus mantan pemain Sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI). Dalam laporan tersebut, Kementerian HAM mengindikasikan adanya dugaan pelanggaran hukum dan hak asasi manusia yang terkait dengan kasus ini.

Penyataan tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM, Munafrizal Manan, dalam konferensi pers yang diadakan di Kementerian HAM. Rabu (7/5/2025).

Munafrizal menjelaskan bahwa informasi yang diperoleh berasal dari pelapor, terlapor, serta berbagai lembaga yang terlibat.

“Berdasarkan kronologis yang disampaikan oleh Pengadu dan rekomendasi yang dikeluarkan Komnas HAM pada tahun 1997, Kementerian HAM berpendapat adanya dugaan pelanggaran hukum dan hak asasi manusia dalam kasus ini,” ungkap Munafrizal.

Dugaan pelanggaran pertama yang diidentifikasi adalah terkait hak anak untuk mengetahui asal usulnya serta haknya untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

“Dugaan pelanggaran terhadap hak anak untuk mengetahui asal usul, identitas, hubungan keluarga, dan orang tuanya, bebas dari eksploitasi yang bersifat ekonomis, memperoleh pendidikan umum yang layak dan dapat menjamin masa depannya, dan mendapatkan perlindungan keamanan dan jaminan sosial yang layak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tambahnya.

Selain itu, ditemukan pula indikasi adanya kekerasan fisik yang dapat mengarah pada penganiayaan, serta dugaan kekerasan seksual dan praktik perbudakan modern.

“Adanya dugaan pelanggaran hukum dan hak asasi manusia berdasarkan fakta peristiwa yang disampaikan oleh Pengadu dan rekomendasi yang dikeluarkan Komnas HAM pada tahun 1997,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kementerian HAM menemukan bahwa OCI menerima anak-anak untuk dititipkan dan dibesarkan. Namun, informasi ini perlu diverifikasi lebih lanjut untuk memastikan kebenarannya.

“Sejak tahun 1970 OCI menampung anak-anak yang berusia 2 sampai 6 tahun yang ditempatkan di beberapa rumah milik HM yang selanjutnya dilatih dan diarahkan menjadi pemain sirkus di OCI,” jelasnya.

“Sejak ditampung oleh OCI, sebagian besar pemain sirkus tidak mengetahui kejelasan asal-usul keluarganya, siapa orang tuanya, dan hubungan kekeluargaannya,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya muncul kabar bahwa sejumlah mantan pemain OCI di Taman Safari Indonesia diduga mengalami eksploitasi. Dugaan tersebut mencuat ketika mantan pemain OCI mengunjungi kantor Kementerian HAM untuk melaporkan situasi yang mereka alami.

Mereka mengaku telah mengalami kekerasan dan dugaan perbudakan selama menjadi bagian dari OCI. Pada audiensi yang berlangsung pada 15 April, mereka diterima oleh Wakil Menteri HAM, Mugiyanto.

  • Penulis: Tim Bogor Plus

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hewan dan Jenis-Jenisnya: Berdasarkan Habitat, Reproduksi, dan Makanan

    Hewan dan Jenis-Jenisnya: Berdasarkan Habitat, Reproduksi, dan Makanan

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Hewan hampir mendominasi setiap ekosistem yang terdapat di planet ini, meskipun sebagian besar spesies hewan hidup di lingkungan perairan. Terdapat sekitar satu juta spesies hewan yang memiliki berbagai bentuk dan struktur tubuh yang berbeda-beda. Hewan-hewan ini kemudian dikelompokkan berdasarkan kriteria-kriteria tertentu. Untuk penjelasan lebih lanjut, simaklah informasi berikut tentang Hewan dan Jenisnya! Menurut […]

  • Perumda Pasar Tohaga Buka Suara Soal Kericuhan Ormas di Pasar Parung

    Perumda Pasar Tohaga Buka Suara Soal Kericuhan Ormas di Pasar Parung

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Kasus dugaan penganiayaan petugas parkir di Pasar Parung, Kabupaten Bogor, ramai di media sosial. Dalam video berdurasi kurang lebih satu menit itu, para anggota organisasi masyarakat terlihat mengacak-ngacak tempat pengelola parkir. Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan memberkan peristiwa kericuhan tersebut. “Jadi bukan tohaga, kan kita ada mitra kan pengelola parkir, jadi yang […]

  • DLH Kabupaten Bogor Bersihkan Sampah di Situ Cikaret bogorplus.id- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor bergerak cepat membersihkan limbah atau sampah rumah tangga di Situ Cikaret, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (24/7). Ketua tim pelayanan persampahan Dinas Lingkungan Hidup, Kabupaten Bogor, Fredie mangatakan, pihaknya menerujunakan sebanyak 63 personel. "Kami menemukan banyaknya sampah, pagi ini kita laksanakan pembersihan di Situ Cikaret,"ujarnya. Ia menuturkan, sampah-sampah tersebut berasal dari Situ Plaza Cibinong. Sampah yang menyelimuti Situ Cikaret ini didominasi oleh sampah bekas makanan. Fredie menegaskan, sampah adalah masalah yang harus ditangani secara bersama, tak melulu oleh pemerintah daerah. "Sampah adalah masalah kita bersama dan bukan hanya pemda, tapi masalah yang harus ditangani oleh pemda bersama warga setempat,"ucapnya. Hasil dari bebersih Situ Cikaret ini, sampah yang diangkut itu volumenya sekitar 7 sampai 8 kubik atau setara dengan ukuran satu armada truk. Ia mengigatkan kepada masyarakat jika ada situ yang berada di wilayah Kabupaten Bogor, warga harus merasa saling memiliki. "Kita berikan pemahaman terlebih dahulu, nanti yang akan menjelaskan personil patroli, kita berikan tindakan secara persuasif bagi warga yang buang sampah sembarangan,"pungkasnya.

    DLH Kabupaten Bogor Bersihkan Sampah di Situ Cikaret 

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor bergerak cepat membersihkan limbah atau sampah rumah tangga di Situ Cikaret, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (24/7). Ketua tim pelayanan persampahan Dinas Lingkungan Hidup, Kabupaten Bogor, Fredie mangatakan pihaknya menerujunakan sebanyak 63 personel. “Kami menemukan banyaknya sampah, pagi ini kita laksanakan pembersihan di Situ Cikaret,”ujarnya. Ia menuturkan, sampah-sampah tersebut […]

  • Ratusan Warga Kabupaten Bogor Mundur dari Penerima Bansos Setelah Wajib Tempel Stiker

    110 Warga Kabupaten Bogor Mundur dari Penerima Bansos Setelah Wajib Tempel Stiker 

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Ratusan warga penerima bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Bogor memilih mundur dari program pemerintah setelah Dinas Sosial mewajibkan pemasangan stiker identitas pada rumah penerima manfaat. Kebijakan penandaan itu dinilai efektif memastikan bansos tepat sasaran, namun memicu penolakan dari sebagian keluarga penerima manfaat (KPM). Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf, mengungkapkan bahwa lebih dari […]

  • Pandangan Aria Bima Terkait Jokowi Menjabat Sebagai Ketua Umum PSI

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Politikus serta Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima, mengungkapkan pandangannya mengenai kemungkinan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menjabat sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ia menyatakan bahwa PSI memiliki kebebasan untuk menentukan siapa yang akan memimpin mereka. “PDI menyalonkan siapa kan internal PDI, tidak dicampuri. PSI punya independensi untuk […]

  • Viral Pengendara Ini Kaget Dapat Tagihan Tilang Elektronik Rp15 Juta, Ini Cara Hindari Nasib Serupa

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    Bogorplus.id – Jagat media sosial X baru-baru ini dihebohkan oleh unggahan seorang pengendara yang mengalami tilang elektronik kendaraan alias Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Pengendara tersebut mengaku kaget setelah mengetahui dirinya terkena 61 kali tilang elektronik yang terakumulasi dengan total denda mencapai Rp 15 juta. Kejadian tersebut viral, karena menunjukkan bagaimana teknologi tilang elektronik dalam […]

expand_less