Temui Masa Aksi di Cigudeg, Bupati Bogor Janjikan Jalan Tambang dan Kawal Bantuan Sosial
- account_circle Sandi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat menemui masa aksi di Kecamatan Cigudeg. Foto : Diskominfo
bogorplus.id– Bupati Bogor Rudy Susmanto turun langsung menemui warga Bogor Barat untuk mendengarkan keluhan dan aspirasi masyarakat terkait dampak aktivitas pertambangan.
Ribuan warga menggelar aksi demo di Kantor Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, pada Senin (12/1).
Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemkab Bogor mencari solusi konkret, mulai dari pembangunan jalan khusus tambang hingga pengawalan bantuan sosial.
Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan warga dari Kecamatan Cigudeg, Parungpanjang, dan Rumpin, wilayah yang selama ini terdampak langsung oleh aktivitas angkutan tambang.
Ia menegaskan, seluruh aspirasi masyarakat tidak hanya dicatat, tetapi langsung dikomunikasikan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Ia menyebut koordinasi dengan Gubernur Jawa Barat telah berjalan intensif dalam beberapa bulan terakhir.
“Aspirasi yang disampaikan masyarakat kami tampung dan kami komunikasikan langsung dengan Pemprov Jawa Barat,”katanya.
“Alhamdulillah, respons dari Gubernur Jawa Barat sangat baik, dan komunikasi ini sudah berjalan aktif, khususnya terkait operasional tambang di Bogor bagian barat,”sambungnya.
Salah satu tuntutan utama warga adalah pembangunan jalan khusus angkutan tambang untuk meminimalisasi dampak kerusakan lingkungan dan risiko keselamatan di jalan umum.
“Pembebasan lahan untuk jalan khusus tambang sudah dianggarkan dalam APBD Kabupaten Bogor Tahun 2026. Mudah-mudahan setelah proses appraisal selesai, pembayaran pembebasan lahan bisa segera dilakukan,” jelasnya.
Selain persoalan tambang, Rudy juga menyampaikan kabar terbaru terkait penyaluran bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Awalnya, bantuan ditujukan bagi sekitar 6.000 penerima. Namun setelah dilakukan pemutakhiran data dari desa dan kecamatan, jumlah penerima meningkat menjadi sekitar 15.000 orang.
“Bapak Gubernur menghendaki agar bantuan ini dibagikan secara serentak supaya tidak terkesan pilih-pilih. Insyaallah penyalurannya dilakukan minggu depan, paling cepat hari Rabu dan paling lambat hari Kamis,” ungkapnya.
Ia menegaskan, Pemkab Bogor bersama Forkopimda akan mengawal langsung penyaluran bantuan agar berjalan tertib dan tepat sasaran.
Menanggapi aksi pemblokiran jalan yang sempat terjadi, Rudy mengapresiasi sikap warga Bogor Barat yang dinilainya dewasa dan santun dalam menyampaikan aspirasi.
“Setelah diberikan pemahaman, masyarakat menerima dengan baik dan jalur yang sempat tertutup sudah kembali dibuka. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi,” tegasnya.
Ke depan, Pemkab Bogor juga akan memanggil para pengusaha tambang yang memiliki izin resmi untuk melengkapi data dan bahan pembahasan bersama Pemprov Jawa Barat.
“Bapak Gubernur menyampaikan, sepulang dari agenda penyaluran bantuan di Aceh dan Sumatera, beliau akan mengajak duduk bersama untuk membahas persoalan ini, termasuk mengundang perwakilan masyarakat,”pungkasnya.
- Penulis: Sandi


