Teknik Pemupukan Bawang Merah, Meningkatkan Produktivitas dan Ketahanan Tanaman
- account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
- calendar_month Jum, 1 Agu 2025
- comment 0 komentar

Pemupukan Bawang Merah
bogorplus.id – Bawang merah adalah jenis tanaman yang membutuhkan banyak nutrisi, baik selama fase pertumbuhannya yang vegetatif maupun saat proses pembentukan, pertumbuhan, dan pematangan umbi.
Pelaksanaan pemupukan harus dilakukan dengan memperhatikan jenis, waktu, metode, dan kombinasi yang tepat.
Pemupukan yang sesuai juga merupakan salah satu cara penting dalam meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit yang dapat menyerang bawang merah.
Tanaman bawang merah banyak menyerap unsur hara makro di dalam tanah seperti Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K). Namun, unsur-unsur tersebut tidak selalu tersedia karena sistem budidaya yang dilakukan secara terus-menerus.
Dalam budidaya bawang merah, perlu dilakukan pemupukan sebanyak tiga kali, yaitu saat pengolahan lahan dan saat perawatan tanaman.
Pemupukan Pertama atau Pemupukan Dasar
Pemupukan awal diberikan bersamaan dengan pengolahan tanah atau sebelum menanam bibit bawang merah. Pupuk ditebarkan di atas bedengan dan dicampur merata dengan tanah.
Jenis pupuk yang digunakan adalah NPK Mutiara (16:16:16) sebanyak 500 kg, SP 36 sejumlah kg, dan KCl kg untuk dosis per hektar. Jika ingin menambahkan pupuk kompos atau pupuk kandang pada pemupukan pertama ini, dosis NPK Mutiara (16:16:16) dapat dikurangi menjadi 250 kg/ha.
Pemilihan pupuk ini disarankan karena unsur P dan K sulit larut, sehingga memerlukan waktu (minimal 14 hari) agar unsur tersebut dapat diserap oleh tanaman.
Pada usia 7 hari, akar bawang mulai tumbuh dan memerlukan unsur hara tersebut untuk pertumbuhannya. Unsur P dan K dari NPK, SP 36, dan KCl akan tersedia bagi tanaman selama masa pertumbuhan bawang merah.
Pemupukan Susulan Pertama
Selanjutnya, pemupukan susulan pertama dilakukan saat tanaman berusia hst menggunakan pupuk Urea sebanyak 180 kg/ha atau ZA sebesar 400 kg/ha.
Aplikasi pupuk dapat dilakukan dengan menyebarkan di atas bedengan.
Tujuan pemupukan ini adalah untuk menyediakan cadangan makanan bagi umbi, karena pada usia hst, cadangan makanan umbi cepat berkurang sehingga memerlukan unsur N dan S untuk pembentukan daun, batang, dan akar.
Pupuk Susulan Kedua
Pemupukan susulan kedua dilakukan saat tanaman berumur hst menggunakan Urea sebanyak 180 kg/ha. Pada usia tersebut, tanaman berada dalam fase pembentukan umbi, sehingga memerlukan karbohidrat yang dihasilkan melalui fotosintesis.
Unsur N dari Urea digunakan selama proses fotosintesis untuk menghasilkan karbohidrat.
Penerapan pupuk susulan ini perlu disertai dengan penyiraman jika diprediksi tidak ada hujan. Selain itu, dapat juga diberikan pupuk hayati sesuai rekomendasi jika tersedia, untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia.
Perlu diingat bahwa pemupukan bawang merah dapat berbeda di setiap daerah tergantung pada tingkat kesuburan tanah.
- Penulis: Putri Rahmatia Isnaeni


