Breaking News
light_mode
Trending Tags

Strategi Penting untuk Mewujudkan Mobil Nasional Indonesia

  • account_circle Tim Bogor Plus
  • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id- Dr. Ir. Jayan Sentanuhady, seorang dosen di Fakultas Teknik (FT) Universitas Gadjah Mada (UGM), yakin bahwa dengan strategi yang tepat, Indonesia memiliki peluang besar untuk menciptakan mobil nasional (mobnas).

Menurut Jayan, kunci utama keberhasilan mobnas adalah riset dan pengembangan (R&D) yang mendalam untuk menghasilkan produk yang benar-benar relevan dengan pasar.

Jayan menjelaskan bahwa masyarakat umumnya memilih kendaraan yang berukuran kompak atau yang dapat menampung banyak penumpang.

Jika desain dan fitur yang ditawarkan sesuai dengan harapan konsumen, mobnas bisa bersaing di pasar.

“Perkembangan industri otomotif global yang mengarah pada elektrifikasi menjadi peluang bagi Indonesia untuk menghadirkan mobnas berbasis energi ramah lingkungan,” kata Jayan.

Ia menambahkan bahwa beberapa pabrikan kini berfokus pada mesin ramah lingkungan. Jika mobnas dapat menghadirkan opsi ini, tentu akan jauh lebih baik.

Namun, Jayan juga menekankan pentingnya membangun kecintaan masyarakat terhadap produk lokal, mencontohkan keberhasilan Vietnam dengan Vinfast sebagai bukti bahwa negara berkembang juga bisa memiliki merek mobil sendiri.

Jayan percaya bahwa masyarakat akan bangga jika kepemilikan mobnas ada pada orang Indonesia dan aspek-aspek lainnya dapat ditingkatkan secara beriringan.

“Meskipun ada beberapa tantangan, Vietnam sudah membuktikan dengan mobnas mereka, Vinfast. Kita juga bisa dengan kemampuan yang kita miliki,” ucapnya.

Agar proyek ini sukses, pemerintah diharapkan berperan aktif dengan memberikan regulasi yang mendukung, insentif yang menarik, serta bekerja sama dengan berbagai pihak agar pengembangan mobnas berjalan lancar.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa pemerintah sedang menggodok rencana untuk membangun mobnas baru, bekerja sama dengan pabrikan.

Agus memastikan bahwa meskipun beberapa komponen mungkin tidak sepenuhnya dibuat di dalam negeri, penerapan nilai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) minimal sebagai syarat dalam proyek ini sangat penting.

Sejak era 1970-an, Indonesia telah berupaya menciptakan mobnas sebagai simbol kemandirian dan kebanggaan nasional.

Proyek-proyek seperti Toyota Kijang, Timor, Bimantara, dan Esemka mencerminkan semangat nasionalisme dan keinginan untuk mengurangi ketergantungan pada produk impor. Mobil nasional terbaru, MV3 Garuda Limousine alias Maung Pindad, diproduksi oleh PT Pindad (Persero).

 

  • Penulis: Tim Bogor Plus

Rekomendasi Untuk Anda

  • SDN Pasirgaok 06 dan Kecamatan Rancabungur Salurkan Bantuan untuk 29 Siswa Korban Banjir

    SDN Pasirgaok 06 dan Kecamatan Rancabungur Salurkan Bantuan untuk 29 Siswa Korban Banjir

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Sebanyak 29 siswa dari SDN Pasirgaok 06 yang terletak di Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, yang menjadi korban banjir pada tanggal 9 Agustus 2025, mendapatkan bantuan berupa tas dan alat tulis. Penyaluran bantuan ini dilakukan pada hari Rabu, 13 Agustus 2025, melalui kerjasama antara pihak sekolah dan Kantor Kecamatan Rancabungur. Kepala SDN […]

  • Harga Beras Alami Kenaikan Meskipun Cadangan Beras Melimpah

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Harga beras berdasarkan informasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengalami kenaikan baik di pasar grosir maupun eceran. Kenaikan ini terjadi meskipun cadangan beras pemerintah (CBP) sangat melimpah, bahkan dianggap mencetak sejarah baru. BPS mencatat bahwa pada bulan Mei 2025, harga rata-rata beras di tingkat penggilingan mengalami penurunan kecil sebesar 0,01% dibandingkan bulan sebelumnya, […]

  • BGN: Dilarang Bersihkan MBG di Sekolah, Sisa Makanan Dibersihkan di SPPG

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengeluarkan kebijakan baru yang melarang pembersihan sisa Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah. Mulai sekarang, sisa makanan tersebut harus dibersihkan di Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG). Kebijakan ini ditetapkan guna mencegah terulangnya kasus keracunan yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. “Saya sudah meninjau ke Cianjur, hasilnya, penyebab utama […]

  • Sambut Mahkota Binokasih, ASN Kabupaten Bogor Akan Pakai Baju Adat Sunda 

    • calendar_month Ming, 20 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Mahkota Raja Pajajaran Binokasih akan tiba di Kabupaten Bogor, Senin (21/4) besok. Dalam penyambutan mahkota raja sunda itu akan diisi berbagai rangkaian kegiatan mulai dari acara penyambutan, Kirab, Talkshow, dan pertunjukan wayang golek. Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, para Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor akan mengenakan pakai ada sunda. “Dresscode nya […]

  • Mobil Daihatsu Ayla Tabrak Tiga Motor di Bogor Pengemudi Melarikan Diri

    Mobil Daihatsu Ayla Tabrak Tiga Motor di Bogor Pengemudi Melarikan Diri

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Mobil Daihatsu Ayla diduga melakukan tabrak lari di Jalan Sukaraja, Desa Cikeas, Kabupaten Bogor. Akibat peristiwa itu dua orang pengendara motor dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ferdhyan Mulya menjelaskan, mobil bernopol F 1814 JK itu bergerak dari arah Sukaraja Kaum menuju Bababakanmadang. Setibanya di Tempat […]

  • Misteri Korban Tambang PT Antam, DPRD Jabar Ungkap 14 Penambang PETI Jadi Korban

    Misteri Korban Tambang PT Antam, DPRD Jabar Ungkap 14 Penambang PETI Jadi Korban

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Misteri korban jiwa penambang di area tambang PT Antam, Pongkor, Kabupaten Bogor mulai terkuak. Terbaru, sejumlah pengakuan muncul terkait adanya korban meninggal dunia yang merupakan warga Penambang Emas Tanpa Izin (PETI). Hal itu disampaikan oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Doni Mardona Hutabarat saat mengunjungi wilayah Bogor Barat. Kata Doni, berdasarkan informasi dari warga, […]

expand_less