Breaking News
light_mode
Trending Tags

Skandal Dugaan Beras Oplosan Rugikan Publik hingga Rp 99 Triliun, Warga : Selalu Dicurangi

  • account_circle Sandi
  • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id- Kasus dugaan beras oplosan yang diungkap Kementerian Pertanian (Kementan) dan Satgas Pangan menyita perhatian publik.

Tak hanya mencederai kepercayaan konsumen, praktik ini juga ditaksir merugikan masyarakat hingga Rp 99,35 triliun per tahun.

Investigasi menemukan 212 merek beras yang dicurigai melakukan pengoplosan, termasuk memalsukan label kualitas dan berat isi.

Modus yang digunakan pelaku yakni menjual beras kualitas biasa sebagai beras premium atau medium, bahkan mencantumkan berat kemasan yang tidak sesuai dengan isinya.

“Bahkan ada kemasan tertulis 5 kilogram, padahal isinya hanya 4,5 kilogram. Kalau emas ditulis 24 karat padahal hanya 18 karat, itu penipuan, sangat merugikan masyarakat,” tegas Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Sabtu (12/7).

Kemudian, Kementan mencatat, sebanyak 86 persen dari produk yang ditelusuri menggunakan label palsu.

Selisih harga dari klaim palsu itu mencapai Rp 1.000 hingga Rp 2.000 per kilogram, dan jika dikalikan secara nasional, kerugian ditaksir mencapai puluhan triliun rupiah per tahun.

Menanggapi hal ini, masyarakat pun merasa geram. Fernanda (24) warga Bogor salah satu konsumen, mengaku kecewa dan merasa tertipu setelah membeli beras yang diduga telah dioplos.

“Khawatir? Tentu iya. Kita sengaja spend money lebih buat dapat beras yang diharap terjamin dong kualitasnya, ternyata kan dicurangin,” ujar Fernanda, Rabu (16/7).

Ia menegaskan tidak ingin memberi keuntungan pada perusahaan yang terbukti melakukan kecurangan.

“Iya dong, najis gua ngasih duit buat perusahaan nggak jujur,” lanjutnya.

Saat ini, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri tengah memeriksa empat produsen besar yang diduga terlibat dalam praktik ini.

Mereka adalah Wilmar Group, PT Food Station Tjipinang Jaya, PT Belitang Panen Raya, dan PT Sentosa Utama Lestari (Japfa Group).

Pemerintah mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam membeli bahan pokok dan mendesak pelaku usaha untuk transparan serta jujur dalam menjalankan bisnis pangan.

 

 

 

  • Penulis: Sandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Amankan 105 Suporter PSIS usai Bentrok dengan Persita di Tol Jagorawi 

    • calendar_month Sen, 13 Jan 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Polisi mengamankan sebanyak 105 orang suporter PSIS Semarang usai bentrok dengan pendukung Persita Tanggerang di Tol Jagorawi KM 21, Kabupaten Bogor, Minggu (12/1) malam. Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro mengatakan, sebelumnya pihaknya sempat memutarbalikan suporter PSIS Semarang yang hendak menuju Stadion Pakansari. “Dua bus ini coba masuk ke Pakansari, namun kita keluarkan karena […]

  • Wisata Pemandian Ilegal, BKSDA Larang Aktivitas di Aliran Sungai Batang Anai

    • calendar_month Sen, 3 Mar 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menegaskan bahwa aktivitas wisata pemandian di sekitar aliran Sungai Batang Anai, Kabupaten Tanah Datar, adalah ilegal atau tidak memiliki izin. “Kami pastikan tempat pemandian itu ilegal,” ujar Kepala BKSDA Provinsi Sumbar Lugi Hartanto di Padang pada hari Minggu. Kepala BKSDA menambahkan bahwa hingga […]

  • Menikmati Liburan Tropis di Pulau Ranoh: Pantai, Snorkeling, dan Relaksasi

    Menikmati Liburan Tropis di Pulau Ranoh: Pantai, Snorkeling, dan Relaksasi

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Kepulauan Ranoh berada di area Batam, lebih spesifiknya di pulau dekat yang dikenal dengan keindahan Pulau Ranoh yang sangat bening. Hal ini disebabkan oleh pasir di atas permukaan yang terangkut ke dalam air laut yang tenang. Indonesia terletak sangat berdekatan dengan negara-negara tetangganya, dengan banyak layanan feri internasional yang nyaman yang menghubungkan negara-negara […]

  • 60 Joki Penunjuk Jalan Dikerahkan di Jalur Puncak, Polisi Tegaskan Tak Boleh Pungut Biaya

    60 Joki Penunjuk Jalan Dikerahkan di Jalur Puncak, Polisi Tegaskan Tak Boleh Pungut Biaya

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Sebanyak 60 joki penunjuk jalan di Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat, dipekerjakan untuk membantu kelanaran lalu lintas. Polisi telah mengingatkan para ‘joki jalur‘ agar tidak memungut biaya dari para pengendara. “Tidak, mereka tidak boleh memungut uang,” kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto kepada wartawan, Rabu (24/12/2025). Wikha menyatakan bahwa puluhan ‘joki jalur‘ […]

  • Kisah Mr Nanang, Penjual Es Cincau Viral yang Kuasai 9 Bahasa

    Kisah Mr Nanang, Penjual Es Cincau Viral yang Kuasai 9 Bahasa

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Menyusuri Jalan Pajajaran di Bogor, Jawa Barat, terlihat sekumpulan pedagang es cincau dan kelapa muda yang memarkirkan gerobaknya di tepi jalan. Di antara banyaknya penjual es cincau, ada satu yang menarik perhatian, karena penjualnya menggunakan bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya saat berjualan. Ia adalah Nanang, yang sering dipanggil Mr Nanang, seorang penjual […]

  • Polres Bogor Temukan Pohon Ganja di Rumah Warga Cigudeg

    Polres Bogor Temukan Pohon Ganja di Rumah Warga Cigudeg

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Satreskrim Polres Bogor mengamankan salah seorang warga Cigudeg, Kabupaten Bogor yang menanam pohon narkotika jenis ganja. Kasat Narkoba Polres Bogor, AKP Bagus Azy  Lesmana mengatakan, pihaknya menemukan sebanyak 7 batang pohon ganja yang ditanam oleh pelaku. “Perkaranya sudah masuk tahap 2, dia nanam ganja di rumahnya,”ujarnya, Selasa (28/10). Kata AKP Aji Lesaman, pengakuan dari […]

expand_less