Setahun Kepemimpinan Rudy–Ade Gencar Tata Kota, Warga Akui Jalan Membaik Tapi Soroti Masalah Ini
- account_circle Sandi
- calendar_month 5 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Setahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi. Foto : Diskominfo
bogorplus.id– Setahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi.
Warga mulai merasakan perubahan nyata, terutama pada penataan kawasan perkotaan dan pembangunan infrastruktur jalan.
Meski demikian, warga berharap pembangunan tak hanya berfokus pada fisik.
Akan tetapi juga menyentuh pengembangan sumber daya manusia dan kesadaran lingkungan.
Salah satu warga Cibinong, Aisyah menilai penataan Gelora Pakansari menjadi salah satu capaian paling terlihat selama satu tahun terakhir.
Ia menyebut kawasan tersebut kini jauh lebih rapi dan tertata dibanding sebelumnya.
“Setahunnya bupati sama wakil bupati sih kelihatannya gencar ya penataan kota kenceng gitu. Yang paling kelihatan Pakansari jadi rapi banget. Memang masih ada yang dibangun, tapi sudah jauh lebih tertata dibanding dulu,”ujarnya Jumat (20/2/2026) malam.
Menurutnya, keberadaan fasilitas seperti Masjid Raya Nurul Wathon, Gedung Laga Tangkas, Laga Satria, hingga Lapangan Tenis Kapten Muslihat memperkuat wajah baru kawasan Gelora Pakansari.
Ia juga mengapresiasi pencahayaan malam hari yang kini dinilai lebih baik dan membuat area tersebut terasa lebih nyaman.
Selain penataan kawasan, pembangunan infrastruktur jalan juga mendapat perhatian warga.
Ditempat berbeda Nizar (25) menilai perbaikan jalan di sejumlah titik cukup signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Infrastruktur jalan kelihatan banget. Dulu rusak dan nggak beraturan, sekarang sudah bagus,” kata Nizar.
Namun, ia mengingatkan bahwa pembangunan fisik perlu diimbangi dengan perhatian terhadap persoalan sampah.
Menurutnya, pengelolaan lingkungan harus menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.
“Soal sampah, kalau bisa pemerintah juga bantu bangun kesadaran masyarakat. Katanya bangun wilayah harus barengan, jadi bukan cuma infrastrukturnya saja,” jelasnya.
Lebih jauh, kedua warga tersebut berharap pemerataan pembangunan menjadi fokus pada tahun-tahun berikutnya. Ia menegaskan bahwa penataan wilayah tidak boleh terpusat di satu kawasan saja.
“Pokoknya penataan mesti merata. Paham nggak bisa semuanya langsung, tapi harus diingat pemerataannya. Semoga amanah dan nggak ngulang kesalahan yang dulu pernah terjadi,” ujarnya.
Sementara itu, Nizar mendorong pemerintah daerah untuk lebih serius mengembangkan sumber daya manusia (SDM).
Ia menilai peningkatan keterampilan warga akan berdampak langsung pada kesejahteraan dan kemajuan daerah.
“Pemerintah harus gencar bangun non-infrastruktur juga, kayak pengembangan SDM warga Kabupaten Bogor. Biar semangat kerja, punya skill baru, dan bisa berkembang. Itu juga penting buat kemajuan Bogor,” pungkasnya.
- Penulis: Sandi








