Setahun Kepemimpinan Bupati Bogor, Pembangunan Jalan Capai 516 Kilometer
- account_circle Sandi
- calendar_month 5 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Setahun Kepemimpinan Bupati Bogor, Pembangunan Jalan Capai 516 Kilometer. Foto : Diskominfo
bogorplus.id– Pemerintah Kabupaten Bogor mencatat lonjakan pembangunan infrastruktur pada tahun pertama kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
Dalam kurun satu tahun itu, Pemkab Bogor membangun dan meningkatkan 516,83 kilometer jalan, untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Capaian tersebut menjadi tonggak percepatan pembangunan yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Bogor, dari kawasan barat hingga timur.
Pemkab Bogor tidak hanya fokus pada pusat wilayah, tetapi juga memperluas pembangunan ke daerah yang selama ini membutuhkan penguatan akses infrastruktur.
Di wilayah Bogor Barat misalnya, pembangunan dan peningkatan jalan diprioritaskan untuk membuka akses pertanian, pertambangan rakyat, serta kawasan permukiman yang berkembang pesat.
Sejumlah kecamatan seperti Parung Panjang, Rumpin, Cigudeg, Nanggung, hingga Gunung Sindur kini merasakan dampak langsung dari peningkatan kualitas jalan.
Sementara di wilayah timur, pembangunan berjalan simultan guna memperkuat konektivitas antar kecamatan dan memperlancar mobilitas warga.
Pemerataan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pembangunan tanpa diskriminasi wilayah.
Sejumlah ruas strategis telah dituntaskan, di antaranya Jalan Sukamakmur–Arca yang menghubungkan Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Cianjur, Jalan Puncak Dua Sukawangi, Jalan Lingkar Singajaya–Cibodas, Jalan Cibucil Sukamaju, serta Jalan Poj Perum Asabri di Kecamatan Jonggol.
Tak hanya itu, Bupati Bogor juga meningkatkan Jalan Tambang, Jalan Malasari di Nanggung, Jalan Lebak, serta Jalan Sukamakmur sebagai jalur vital distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Tak hanya jalan, Pemkab Bogor juga membangun drainase Jonggol–Sukamakmur, Jembatan Ciranjaya di Tanjungsari, serta merekonstruksi Jalan Weninggalih–Balekambang di Kecamatan Jonggol.
Secara keseluruhan, pemerintah menuntaskan pembangunan dan rekonstruksi 499 meter jembatan serta membangun 20 kilometer drainase untuk mengurangi potensi genangan dan banjir di sejumlah titik strategis.
Program Satu Miliar Satu Desa turut mendorong percepatan pembangunan jalan desa agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
Pemerintah juga menindaklanjuti berbagai aduan warga dengan memperbaiki jalan lingkungan dan penghubung desa yang sebelumnya rusak.
Selain infrastruktur transportasi, pemerintah merealisasikan pemenuhan sarana air bersih dan sanitasi bagi 2.631 rumah di 59 desa yang tersebar di 25 kecamatan.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan harus dirasakan merata. Di barat ada jalan yang dibangun, termasuk Parung Panjang hingga Gunung Sindur, di timur ada jalan yang ditingkatkan. Jalan desa kita dorong melalui program Satu Miliar Satu Desa, dan setiap aduan masyarakat kita respons dengan perbaikan nyata,” ujarnya, Kamis (19/2).
Ia menambahkan, infrastruktur yang memadai akan mempercepat pergerakan ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Jalan yang baik mempercepat pergerakan ekonomi, jembatan menghubungkan harapan, dan drainase yang tertata menjaga keberlanjutan lingkungan. Inilah komitmen kami menghadirkan pembangunan yang nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Dengan capaian lebih dari 516 kilometer jalan dalam satu tahun, Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan ritme pembangunan tetap terjaga, kualitas konstruksi terus diawasi, serta dampak ekonomi yang inklusif semakin meluas.
Infrastruktur yang masif ini menjadi fondasi kuat bagi Kabupaten Bogor untuk tumbuh lebih cepat, merata, dan kompetitif di tingkat regional maupun nasional.
- Penulis: Sandi








