Seruan Boikot Piala Dunia 2026 di AS, Soroti Isu Keamanan
- account_circle Abdul
- calendar_month 7 jam yang lalu
- comment 0 komentar

bogorplus.id – Mantan Presiden FIFA Sepp Blatter menyatakan dukungannya terhadap seruan boikot pertandingan Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat.
Sikap tersebut ia sampaikan menyusul meningkatnya kekhawatiran terkait faktor keamanan bagi pemain maupun suporter.
Mengacu pada laporan The Guardian edisi Selasa, 27 Januari 2026, Blatter menilai risiko keamanan menjadi alasan kuat bagi publik untuk mempertimbangkan tidak hadir langsung ke negara tuan rumah.
Ia sejalan dengan pandangan pengacara antikorupsi asal Swiss, Mark Pieth, yang sebelumnya pernah terlibat dalam agenda reformasi FIFA saat Blatter masih menjabat.
“Saya pikir Mark Pieth benar mempertanyakan Piala Dunia ini,” tulis Blatter melalui media sosial, dikutip pada Selasa (3/2/2026).
Dukungan Blatter terhadap wacana boikot ini muncul di tengah meningkatnya sorotan publik setelah dilaporkan meninggalnya warga negara Amerika Serikat kedua, Alex Pretti, pada akhir pekan lalu.
Peristiwa tersebut semakin memperkuat kekhawatiran soal situasi keamanan menjelang ajang sepak bola terbesar di dunia itu.
Piala Dunia 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Turnamen ini akan diselenggarakan secara bersama oleh tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, dengan sebagian besar pertandingan dijadwalkan berlangsung di wilayah Amerika Serikat.
Isu keamanan kini menjadi salah satu topik yang terus disorot menjelang perhelatan tersebut, seiring meningkatnya perhatian global terhadap kesiapan tuan rumah dalam menjamin keselamatan seluruh pihak yang terlibat.
- Penulis: Abdul






