Sempat Belajar di Tenda, Siswa SDN Kencana 1 Bogor Kembali ke Ruang Kelas
- account_circle Sandi
- calendar_month Sel, 16 Des 2025
- comment 0 komentar

SDN Kencana 1 Bogor selesai rehabilitasi. Foto : bogorplus.id
bogorplus.id– Setelah hampir lima bulan menjalani kegiatan belajar mengajar di tenda darurat, siswa SDN Kencana 1 Kota Bogor akhirnya kembali belajar secara normal.
Rehabilitasi gedung sekolah yang rampung membuat aktivitas pembelajaran kembali berjalan nyaman dan aman bagi ratusan siswa.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa selesainya pembangunan gedung sekolah harus diiringi dengan penataan fasilitas pendukung. Pasalnya, jumlah siswa SDN Kencana 1 kini mencapai sekitar 500 orang.
“Jumlah siswanya sekarang 500, jadi memang harus memikirkan fasilitas lainnya seperti lapangan upacara dan lapangan olahraganya,” ujar Dedie saat meninjau sekolah tersebut, Selasa (16/12).
Dedie menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan memanfaatkan aset milik Pemkot yang berada di depan sekolah. Pemanfaatan tersebut akan dilakukan melalui kerja sama dengan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perumkim).
“Nantinya akan kita jadikan lapangan olahraga dan taman olahraga. Separuh lagi bisa dimanfaatkan untuk Kantor Kelurahan Mekarwangi serta puskesmas pembantu,” katanya.
Dedie menegaskan pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan tersebut.
Ia meminta seluruh perangkat daerah dan wilayah melakukan verifikasi langsung kepada calon penerima.
“Ini menjadi bagian dari upaya mengurangi kesenjangan. Alhamdulillah, di 2026 kita alokasikan bantuan untuk 2.000 siswa yang tidak diterima di sekolah negeri agar bisa bersekolah di SMP swasta,” tutur Dedie A. Rachim.
Sebelumnya, kondisi bangunan SDN Kencana 1 dinilai kurang layak sehingga memaksa siswa, khususnya kelas 3 dan 4, belajar di tenda darurat yang didirikan di seberang sekolah sejak Juli 2025.
Situasi tersebut berlangsung hampir lima bulan hingga proses rehabilitasi selesai. Kembalinya aktivitas belajar di gedung sekolah disambut gembira oleh para siswa.
Aisyah, siswi kelas 4, mengaku senang bisa kembali belajar di ruang kelas yang nyaman.
“Senang banget, kemarin sempat belajar di tenda yang rasanya panas. Sekarang bangunannya sudah selesai, jadi bisa belajar lagi di kelas dengan nyaman dan sekolahnya juga jadi lebih bagus,” ucapnya.
Hal serupa disampaikan Farel, siswa kelas 5. Menurutnya, kondisi sekolah yang kini lebih baik membuat semangat belajarnya meningkat.
“Sekolahnya jadi lebih keren dan lebih bagus. Aku jadi makin semangat ke sekolah karena bangunannya sekarang lebih enak dan nyaman dipakai belajar,” katanya.
Rampungnya rehabilitasi SDN Kencana 1 sejalan dengan komitmen Pemkot Bogor yang menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas pembangunan.
Hal tersebut merupakan bagian dari visi Bogor Beres, Bogor Maju yang diwujudkan melalui program Bogor Cerdas.
Pada tahun 2026, Pemkot Bogor berencana mengalokasikan anggaran sebesar Rp6 miliar untuk subsidi pendidikan bagi keluarga tidak mampu.
Program ini ditujukan bagi anak-anak yang tidak tertampung di sekolah negeri agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.
Dengan gedung yang telah direhabilitasi dan dukungan kebijakan pendidikan yang berkelanjutan.
Pemkot Bogor berharap kualitas pembelajaran di SDN Kencana 1 semakin meningkat serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswa maupun guru.
- Penulis: Sandi








