Breaking News
light_mode
Trending Tags

Selingkuhan Wahyudin Moridu Kerja Apa? Jadi Sorotan Usai Sebar Video 1 Menit 5 Detik Anggota DPRD Gorontalo

  • account_circle Dheza
  • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
  • comment 0 komentar

Bogorplus.id – Video berdurasi 1 menit 5 detik yang menampilkan Wahyudin Moridu, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Fraksi PDIP tengah viral di media sosial.

Dalam video tersebut, Wahyudin Moridu sedang berbicara blak-blakan terkait rencana menggunakan uang negara.

Namun, yang membuat kasus ini menjadi sorotan publik bukan hanya isi ucapannya yang kontroversial, melainkan juga keberadaan seorang wanita yang berada di dalam mobil bersamanya.

Wanita tersebut kemudian diduga sebagai selingkuhan Wahyudin Moridu, sehingga menambah bumbu sensasi dan memperluas perhatian masyarakat terhadap kasus ini.

Dari rekaman amatir yang dilihat, Wahyudin tampak menyinggung perjalanannya ke Makassar dengan menggunakan uang negara.

“Kita hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara. Kita rampok aja uang negara ini, kita habiskan aja biar negara ini makin miskin,” ucap dia seperti dikutip dari video viral di media sosial.

Ditengah kehebohan tersebut, publik kini juga penasaran mengenai sosok selingkuhan Wahyudin Moridu.

Lantas, apa profesi selingkuhan Wahyudin Moridu yang diduga menyebar video 1 menit 5 detik hingga viral?

Selingkuhan Wahyudin Moridu Kerja Apa?

Fakta baru mencuat saat Badan Kehormatan (BK) DPRD menelusuri asal-usul rekaman berdurasi 1 menit 5 detik yang memperlihatkan Wahyudin berbicara santai terkait penggunaan uang negara.

Ternyata, video tersebut direkam pada Juni 2025 dan disebarkan oleh seorang wanita yang diduga merupakan teman dekat sekaligus selingkuhannya.

“Perempuan ini yang diduga menyebarkan video ini, sehingga kita kejar keterangan terduga yang menyebarkan video. Bahwa perempuan tersebut ingin minta dinikahi,” ungkapnya dalam konferensi pers.

Fikram menjelaskan lebih lanjut bahwa perempuan berinisial D sempat menghubungi Wahyudin dan bersikeras agar dinikahi.

Namun, karena keinginannya tidak terpenuhi, video itu akhirnya disebar luas hingga menjadi viral.

“Penjelasan dari terduga (Wahyudin) bahwa perempuan ini minta dinikahi. Yang terduga dihubungi oleh wanita ini, dia mau ngotot dinikahi,” ujarnya.

BK DPRD menegaskan, pihaknya juga akan memanggil kedua belah pihak, yakni Wahyudin dan wanita yang diduga menyebarkan video, untuk dimintai keterangan lebih lanjut

Meski begitu, hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai latar belakang maupun profesi wanita yang disebut-sebut sebagai selingkuhan Wahyudin.

Sementara itu, sebagai buntut dari video viral ini, Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan telah resmi memecat Wahyudin Moridu dari jabatan Anggota DPRD Provinsi Gorontalo.

Keputusan tersebut menjadi langkah tegas partai untuk menjaga integritas dan citra organisasi.

Seusai pemecatan, proses Pergantian Antar Waktu (PAW) juga akan dilakukan dalam waktu dekat untuk mengisi posisi kosong di DPRD Provinsi Gorontalo.

  • Penulis: Dheza

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Peserta Bakal Ramaikan Marathon Bogorun, Ada Atlet dari Luar Negeri

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor menggelar event Half Marathon Bogorun yang akan digelar pada Minggu 11 Mei 2025 mendatang. Sebanyak 4.032 peserta dari berbagai daerah akan ikut meramaikan Marathon Bogorun dengan rute dari Taman Budaya Sentul menuju Tegar Beriman Cibinong. Ketua Kormi Kabupaten Bogor Rike Iskandar menyebutkan, dari ribuan peserta yang daftar […]

  • KPK Minta 50.369 Pejabat Serahkan LHKPN Secepatnya

    • calendar_month Jum, 21 Mar 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – KPK menginformasikan bahwa hingga saat ini terdapat 50. 369 penyelenggara negara yang belum menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) untuk periode tahun 2024. Dari seluruh pejabat yang wajib melapor, baru sekitar 87,92 persen yang telah memenuhi kewajiban tersebut. “KPK telah menerima sejumlah 366.685 laporan, dari total 417.054 wajib lapor, sehingga masih terdapat 50.369 penyelenggara negara yang belum melaporkan harta kekayaannya,” […]

  • Waspada Usus Buntu: Cara Mengenali, Mencegah, dan Mengobatinya

    Waspada Usus Buntu: Cara Mengenali, Mencegah, dan Mengobatinya

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Usus buntu adalah organ kecil berbentuk kantong yang memiliki panjang sekitar 5 hingga 10 cm. Organ ini berada pada bagian awal dari usus besar yang terletak di sisi kanan bawah perut. Radang pada usus buntu atau yang dikenal sebagai apendisitis dapat disebabkan oleh berbagai faktor, namun umumnya terjadi akibat adanya penyumbatan pada usus […]

  • Puisi, Calung, dan Duka : Refleksi Akhir Tahun Desa Ciadeg Gaungkan Suara Alam

    Puisi, Calung, dan Duka : Refleksi Akhir Tahun Desa Ciadeg Gaungkan Suara Alam

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Warga Kampung Raweuy, Desa Ciadeg, menutup tahun dengan cara berbeda. Tanpa kembang api dan pesta seremonial, mereka memilih refleksi akhir tahun melalui seni budaya dan hiburan rakyat yang menyuarakan kepedulian terhadap alam dan kemanusiaan. Puncaknya, musikalisasi puisi yang dibawakan Pemuda Benalu mengubah panggung desa menjadi ruang renung dan empati bersama. Di hadapan warga, Pemuda […]

  • Mengapa 55 Kepala Daerah PDIP Belum Gabung Retret Akmil ? Ini Penjelasannya ! 

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Sebanyak 55 kepala daerah kader PDIP yang sudah berada di Magelang hingga Minggu (23/2) pagi masih belum bergabung mengikuti program retreat di Akmil. Wamendagri Bima Arya Sugiarto menyatakan pihak panitia masih menunggu kehadiran para kepala daerah dari PDIP. “Kepala daerah lain belum bergabung? Belum ada, belum ada. Kami masih menunggu, kami masih menunggu untuk […]

  • Jelang Imlek dan Ramadhan 2026, Terpantau Harga Bahan Pangan Melonjak Naik

    Jelang Imlek dan Ramadhan 2026, Terpantau Harga Bahan Pangan Melonjak Naik

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Harga sejumlah kebutuhan pokok pangan terpantau naik menjelang Imlek 2026 dan bulan suci Ramadhan. Kenaikan hargai berbagai komoditas biasanya terjadi karena meningkatkan permintaan masyarakat. Berdasarkan pemantauan bogorplus.id pada data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), rata-rata harga cabai merah besar mencapai Rp44.500 per kilogram (kg), cabai merah keriting Rp44.200 per kg, cabai rawit […]

expand_less