SD Islam Al Azhar BSD@Cileungsi Ukir Prestasi di Panggung Internasional Melalui IMOYA 2025
- account_circle Sandi
- calendar_month Sen, 27 Okt 2025
- comment 0 komentar

SD Islam Al Azhar BSD@Cileungsi Ukir Prestasi di Panggung Internasional Melalui IMOYA 2025. Foto : Dok SD Islam Al Azhar
bogorplus.id- Prestasi membanggakan kembali diraih siswa-siswi SD Islam Al azhar BSD@Cileungsi dalam ajang International Math Open for Young Achievers (IMOYA) 2025, yang berlangsung di National University of Singapore.
Dalam kompetisi bergengsi yang diikuti oleh 12 negara ini, Andrea Alishakilla berhasil meraih Silver Medal, sementara Asriya Khaliqa Dzahin Khairur dan Rakasya Mufazzal Nugraha masing-masing membawa pulang Bronze Medal.
Kepala Sekolah SD Islam Al azhar BSD@Cileungsi, Neny Namirah M.Pd, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya ata capaian luar biasa tersebut.
“Lomba matematika ini tidak hanya menguji kemampuan akademis, tetapi juga menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat, kerja sama tim, dan ketekunan. Saya percaya keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras para siswa dan bimbingan guru yang luar biasa,” ujarnya, Senin (27/10).
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Muslim Bumi Serpong Damai serta orang tua siswa atas doa dan dukungan yang diberikan.
“Kepada para juara, saya ucapkan selamat atas prestasi yang telah diraih,”katanya.
Meski telah mengarumkan nama Indonesia dan sekolah, Neny Namirah meminta kepada siswa-siswi agar terus belajar, berlatih dan mengembangkan potensi diri.
Ia berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi semua untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.
“Semoga kegiatan seperti IMOYA terus menjadi inspirasi dan wadah bagi para siswa untuk mengembangkan potensi, menumbuhkan karakter, serta berprestasi dengan semangat sportivitas dan rendah hati,”ucapnya.
Sementara itu, drg. Alifina Priandini, ibunda dari Andrea Alishakilla, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kesempatan yang diperoleh putrinya.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas kesempatan Andrea untuk mengikuti IMOYA 2025,”ucapnya.
Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya tentang akademik, tetapi juga tentang membangun semangat, kerja sama, dan kepercayaan diri.
drg. Alifina Priandini menuturkan, Andrea banyak belajar tentang arti berjuang dan pentingnya saling mendukung dalam tim.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah dan guru pembimbing yang telah mendampingi para siswa sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan lomba.
“Semoga kegiatan seperti IMOYA terus menjadi inspirasi dan wadah bagi para siswa untuk mengembangkan potensi, menumbuhkan karakter, serta berprestasi dengan semangat sportivitas dan rendah hati,” ujarnya.
Ajang IMOYA (International Math Open for Young Achievers) merupakan kompetisi matematika tingkat internasional.
Kompetisi ini bertujuan menumbuhkan kecintaan siswa terhadap matematika sekaligus membangun jejaring antar pelajar dari berbagai negara.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa dedikasi, kerja keras, dan dukungan lingkungan sekolah serta keluarga mampu melahirkan generasi muda berprestasi yang siap bersaing di kancah global.
- Penulis: Sandi








