Breaking News
light_mode
Trending Tags

PT Aspex Bakal Urus Izin Sampah Domestik Usai Penghentian Sementara oleh Pemkab Bogor

  • account_circle Sandi
  • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
  • comment 0 komentar

bogorplus.id– PT Aspex Kumbong menyatakan menghormati keputusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor yang menghentikan sementara pengolahan sampah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) di fasilitasnya yang berlokasi di Cileungsi. .

Penghentian ini dilakukan karena belum adanya izin pengelolaan sampah domestik yang dimiliki perusahaan tersebut.

Manager HR & GA PT Aspex Kumbong, Renaldi, mengatakan pihaknya saat ini tengah mengurus perizinan pengolahan sampah domestik ke Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Ia mengakui, proses perizinan kini menghadapi tantangan berbeda dibandingkan sebelumnya.

“Kalau dulu kita bisa datang langsung. Sekarang kan sistemnya online, kadang-kadang masalah online ini suka timbul. Kita sudah upload, tiba-tiba di kemudian hari berubah, jadi harus upload lagi,” kata Renaldi saat ditemui di Cileungsi, Senin (12/1/2026).

Renaldi menjelaskan, PT Aspex Kumbong telah mengantongi izin pengelolaan limbah B3 dan menjalankan seluruh kewajiban pelaporan sesuai arahan KLH.

Namun, untuk pengolahan sampah domestik, pihaknya masih menyesuaikan proses perizinan yang diminta pemerintah pusat.

“Setiap perizinan harus kita laporkan. Kita konsultasi ke lingkungan hidup, kewajiban apa yang harus dipenuhi, sudah sesuai atau belum. Kalau belum, kita lengkapi dan sesuaikan,” ujarnya.

Terkait penghentian sementara pengelolaan sampah Tangsel, Renaldi menegaskan perusahaan akan patuh terhadap keputusan Pemkab Bogor.

Ia juga mendorong adanya komunikasi lanjutan antara Pemkab Bogor dan Pemkot Tangsel agar persoalan ini segera menemukan solusi.

“Kami sebagai pelaku usaha yang ada di Kabupaten Bogor tentu menghormati apa yang diminta oleh Kabupaten Bogor,” ucap Renaldi.

Sebelumnya, Pemkab Bogor secara resmi menghentikan sementara proses pembuangan dan pengolahan sampah Tangsel di PT Aspex Kumbong.

Keputusan ini disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, usai melakukan peninjauan lapangan.

“Melalui peninjauan lapangan dan diskusi tadi, kami nyatakan bahwa proses pembuangan atau pengelolaan sampah dari Kota Tangerang Selatan ke Aspex Kumbong sementara dihentikan,” kata Teuku, Senin sore.

Teuku mengungkapkan, PT Aspex Kumbong hanya memiliki lima izin usaha, yang tidak mencakup izin pengolahan sampah domestik.

Izin yang dimiliki antara lain industri kertas tisu, industri kertas dan papan kertas lainnya, kertas bergelombang, real estate, serta pengelolaan limbah B3 dengan insinerator.

“Dari lima izin tersebut, tidak ditemukan izin pengolahan sampah domestik. Itu yang menjadi dasar penghentian sementara,” tegas Teuku.

Diketahui, sebelum penghentian ini, Pemkot Tangsel setiap hari mengirim sekitar 200 ton sampah ke PT Aspex Kumbong untuk diolah.

  • Penulis: Sandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Bogor Siapkan Destinasi Edukasi Satwa Gratis, Gandeng Taman Safari Indonesia

    Bupati Bogor Siapkan Destinasi Edukasi Satwa Gratis, Gandeng Taman Safari Indonesia

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berencana menghadirkan kawasan edukasi dan konservasi satwa yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat. Hal tersebut bertujuan sebagai bagian dari pemerataan ruang publik dan pendidikan lingkungan. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyatakan bahwa kehadiran Taman Safari Indonesia di wilayahnya adalah aset besar yang perlu didorong kolaborasinya untuk menghadirkan manfaat yang lebih […]

  • Pemerintah Segel 4 Wisata di Puncak Penyebab Banjir 

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi hingga Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyegel empat wisata di Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Penyegelan itu dilakukan di Telaga Saat, Hibisc Fantasy milik PT Jaswita, PTPN dan wisata Eiger Land. Keempat wisata itu yakni Pabrik […]

  • Ratusan Warga Hadiri Halal Bihalal Pemkot Bogor di Alun-Alun Kota

    • calendar_month Sel, 8 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Ratusan warga dari berbagai wilayah tumpah ruah di Alun-Alun Kota Bogor untuk menghadiri kegiatan halal bihalal yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Selasa (8/4/2025). Selain sebagai ajang silaturahmi pasca bulan suci Ramadan, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk bertemu langsung dengan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, serta mendengarkan tausiyah […]

  • 5 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat di Punggung

    5 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat di Punggung

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Jerawat di punggung adalah isu kulit yang banyak dialami oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Ada banyak penyebab jerawat di punggung, termasuk kurangnya kebersihan kulit, adanya bakteri penyebab jerawat, pori-pori yang tersumbat oleh sel-sel kulit mati, kelebihan minyak di kulit, ketidakseimbangan hormon, dan masih banyak lagi. Umumnya, jerawat di punggung […]

  • Diduga Gas Bocor di Tambang Milik PT Antam, Polisi : Masih Diselidiki

    Diduga Gas Bocor di Tambang Milik PT Antam, Polisi : Masih Diselidiki 

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Polisi masih menyelidik informasi yang beredar terkait adanya dugaan gas bocor di PT Antam di wilayah Bogor Barat. Informasi itu tersebar di banyak grup whatsapp dengan narasi ratusan pegawai PT Antam terjebak, bahkan ada korban jiwa. Tak hanya itu, informasi dari pesan berantai menyatakan keracunan dari lubang tambang yang diperkirakan 700 orang meninggal di […]

  • Soal Keterlambatan Bayar Kontraktor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Janji Perketat Pengawasan APBD

    Soal Keterlambatan Bayar Kontraktor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Janji Perketat Pengawasan APBD

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Keterlambatan pembayaran kontraktor pada tahun anggaran 2025 menjadi sorotan serius DPRD Kabupaten Bogor.   Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menegaskan persoalan tersebut akan menjadi bahan evaluasi bersama antara legislatif dan eksekutif agar tidak terulang di tahun mendatang.   Sastra menyampaikan, perencanaan anggaran harus dilakukan secara matang dengan mempertimbangkan kemampuan riil keuangan daerah.   […]

expand_less