bogorplus.id - Sebuah video viral di media sosial soal dugaan adanya pungutan liar (Pungli) yang direkam oleh salah pengunjung di Jalur Trekking Sentul atau Bukit Paniisan, Kabupaten Bogor.

Pengelola Bukit Paniisan, Ismail mengklaim video yang beredar di jagat maya itu bukanlah aksi pemalakan di Jalur Trekking Sentul.

Kata dia, petugas sedang mengarahkan pengunjung agar masuk ke dalam wisata Bukit Paniisan melewati jalur tiket resmi.

"Kejadian yang ada di video itu terjadi di area sebelum pos resmi, kebanyakan para penggiat trail run melalui jalan tikus,"ujarnya, Minggu (29/3).

Wisata Bukit Paniisan ini memiliki pos tiker resmi yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Karang Tengah.

Ismail menegaskan harga tiket masuk Rp 15 ribu ini sudah dilengkapi dengan keperluan P3K, tandu, dan tim evakuasi.

"Jadi divideo di Jalur Paniisan itu tidak benar ada pungli, karena petugas tidak meminta uang, tapi hanya mengarahkan agar mereka melewati pos resmi yang ada,"pungkasnya.