bogorplus.id - Sendawa setelah makan merupakan hal normal karena tubuh sedang mengeluarkan gas dari saluran pencernaan. Namun, jika terjadi terlalu sering, kondisi ini bisa dipicu oleh kebiasaan tertentu, konsumsi makanan atau obat-obatan, hingga gangguan kesehatan pada lambung dan pencernaan.
Salah satu penyebab utama sendawa adalah terlalu banyak menelan udara atau aerophagia. Hal ini dapat terjadi ketika makan terlalu cepat, berbicara saat makan, mengunyah permen karet, atau merokok. Selain itu, beberapa jenis makanan dan minuman seperti soda, kol, brokoli, kacang-kacangan, dan alkohol juga dapat memicu produksi gas berlebih.
Sendawa berlebihan juga dapat berkaitan dengan stres dan kecemasan yang membuat seseorang bernapas lebih cepat. Di sisi lain, kondisi medis seperti GERD, gastritis, tukak lambung, gastroparesis, intoleransi laktosa, hingga sindrom dumping juga bisa menjadi pemicunya.
Untuk mengurangi sendawa, disarankan makan secara perlahan, menghindari minuman bersoda, membatasi makanan penghasil gas, berhenti merokok, serta rutin bergerak ringan setelah makan. Jika sendawa muncul terus-menerus disertai nyeri perut, diare, atau BAB berdarah, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

