bogorplus.id - Sensasi rasa asam yang muncul secara tiba-tiba di mulut sering kali menimbulkan ketidaknyamanan bagi penderitanya. Dalam dunia medis, gangguan indra pengecapan yang ditandai dengan mulut terasa asam ini disebut sebagai dysgeusia. Selain rasa asam, kondisi ini terkadang juga disertai dengan sensasi pahit atau asin yang dapat dialami oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Dysgeusia bukanlah kondisi yang bisa disepelekan. Penanganannya harus dilakukan secara tepat sesuai dengan faktor pemicunya. Berikut adalah berbagai penyebab mulut terasa asam yang perlu Anda waspadai:
1. Efek Samping Obat-obatan dan Suplemen
Sejumlah obat-obatan diketahui memiliki efek samping yang memengaruhi indra pengecap. Beberapa di antaranya meliputi antibiotik, antijamur, antivirus, antidepresan, serta obat-obatan untuk asma, hipertensi, dan penyakit jantung. Selain itu, obat asam urat seperti allopurinol dan prosedur kemoterapi juga dapat memicu sensasi asam.
Penggunaan suplemen tertentu, seperti suplemen kehamilan yang mengandung kalsium dan zat besi, serta multivitamin dengan kandungan seng, tembaga, atau kromium, juga berpotensi menimbulkan efek serupa. Jika kondisi ini terjadi setelah mengonsumsi obat tertentu, pasien disarankan berkonsultasi dengan dokter untuk penyesuaian dosis atau penggantian jenis obat.
2. Pola Makan dan Alergi
Konsumsi makanan tinggi protein secara berlebihan, seperti daging, telur, susu, dan yoghurt, dapat memicu rasa asam di mulut. Selain faktor jenis makanan, dysgeusia juga bisa menjadi indikator alergi makanan. Jika rasa asam disertai dengan gatal atau pembengkakan pada bibir, lidah, dan tenggorokan, segera lakukan pemeriksaan medis.
3. Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut
Kesehatan rongga mulut yang tidak terjaga dapat memicu penyakit seperti gingivitis (radang gusi), infeksi gigi, hingga periodontitis. Kondisi-kondisi inilah yang sering kali menyebabkan perubahan rasa di mulut. Sebagai langkah pencegahan, para ahli menganjurkan untuk menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride dan rutin membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi (dental floss).
4. Gangguan Lambung dan Infeksi
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau naiknya asam lambung ke kerongkongan merupakan salah satu penyebab paling umum mulut terasa asam. Untuk meredakannya, penderita disarankan makan dalam porsi kecil namun lebih sering. Selain GERD, infeksi pada saluran pernapasan seperti sinusitis, flu, serta infeksi telinga dan tenggorokan juga dapat memengaruhi kemampuan indra pengecap.
5. Faktor Fisiologis dan Lingkungan
Pada wanita, mulut terasa asam merupakan gejala yang umum dan normal terjadi selama masa kehamilan akibat perubahan hormon. Di sisi lain, faktor lingkungan seperti paparan bahan kimia berbahaya, misalnya merkuri dan timah yang terhirup, juga dapat merusak fungsi pengecapan.
6. Gangguan Saraf
Dalam kasus yang lebih serius, dysgeusia bisa menjadi indikasi adanya gangguan pada saraf otak yang mengendalikan kemampuan mengecap rasa. Kondisi ini sering ditemukan pada penderita penyakit degeneratif seperti demensia.

