BOGORPLUS.ID - Kisah mengharukan datang dari Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, di mana seorang pemuda bernama Aris, penyandang Down Syndrome yang juga seorang yatim piatu, kini dapat menikmati kehidupan yang lebih layak. Aris kini menempati hunian baru yang kokoh dan nyaman di Blok Cidadap, Desa Cikedung Kidul, Kecamatan Cikedung.

Sebelum bantuan mengalir, kondisi tempat tinggal Aris sangat memprihatinkan dan mengancam keselamatannya. Rumah peninggalan orang tuanya tersebut telah lapuk dimakan usia, memiliki atap yang berlubang, dan nyaris roboh.

Kondisi kritis ini menjadi perhatian publik setelah kanal YouTube Rantang Runtung mengunggah video mengenai kehidupan Aris. Unggahan tersebut dengan cepat menyebar luas di media sosial dan berhasil menggugah hati banyak pihak di berbagai daerah.

Gerakan penggalangan dana ini awalnya direncanakan secara sederhana oleh tim relawan Rantang Runtung. Mereka sungguh khawatir akan keselamatan Aris yang tinggal sendirian di rumah rapuh tersebut.

"Kami khawatir rumah itu roboh dan menimpa Aris. Awalnya kami hanya berpikir membangun satu kamar kecil yang layak untuknya," ujar Yasin Khalifah, salah satu relawan Rantang Runtung, saat ditemui di kediaman Aris pada Senin (15/6/2026).

Dikutip dari Detikcom, gelombang donasi yang masif terus mengalir, didukung pula oleh selebgram dan pebisnis muda, Nadya Safira, yang membantu memperluas jangkauan informasi tentang kondisi Aris.

Berkat dukungan kolektif tersebut, bangunan lama yang sudah reyot kini telah sepenuhnya digantikan dengan rumah baru. Hunian baru ini memiliki dinding yang kokoh, atap yang rapat, serta fasilitas kamar mandi yang bersih.

Dalam kesehariannya, Aris sepenuhnya bergantung pada perawatan setia dari tantenya, Yuli, yang telah merawatnya sejak kedua orang tua Aris meninggal dunia. Yuli bertanggung jawab penuh dalam memenuhi kebutuhan harian keponakannya tersebut.

Yuli secara konsisten menyiapkan makanan dan membantu Aris dalam aktivitas kebersihan diri, meskipun ia menghadapi tantangan unik dalam merawat keponakannya.