bogorplus.id - Tren pernikahan sederhana kian diminati generasi muda. Di Kabupaten Bogor, lonjakan signifikan jumlah pasangan yang menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) sepanjang awal 2026 didominasi oleh kalangan Gen Z.
Mereka atau Gen Z ini memilih konsep praktis, hemat, dan lebih berorientasi pada kehidupan setelah menikah.
Data Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor mencatat, sebanyak 1.057 pasangan telah menikah di KUA hingga Maret 2026.
Angka ini menunjukkan tren peningkatan yang berpotensi melampaui total pernikahan sepanjang 2025 yang mencapai 5.241 pasangan.
Kepala Kemenag Kabupaten Bogor, Raden Enjat Mujiat, mengatakan fenomena ini menjadi sinyal positif perubahan pola pikir generasi muda dalam memaknai pernikahan.
“Banyak Gen Z yang menikah di KUA, ini pertanda baik untuk pasangan muda-mudi yang ingin menikah tapi dengan sederhana, atau hanya dihadiri keluarga kedua mempelai,” ujar Raden, Selasa (5/4/2026).
Ia menjelaskan, pasangan kini tidak hanya ingin menyederhanakan prosesi akad, tetapi juga mengikuti tren yang berkembang di masyarakat.
Sebagian pasangan tetap menggelar resepsi, namun dilakukan secara terpisah dan lebih fleksibel.
“Ada yang sudah menikah di KUA langsung resepsi di hotel, ada juga yang setelah menikah mereka memilih tabungannya untuk dipergunakan pasca menikah,” jelasnya.

