bogorplus.id – Informasi mengenai kesehatan sering kali beredar cepat di masyarakat, namun tidak semua klaim tersebut memiliki dasar ilmiah yang kuat. Mulai dari anggapan bahwa cokelat memicu jerawat hingga risiko kanker akibat rontgen, banyak orang terjebak dalam mitos yang justru menimbulkan kekhawatiran berlebih.

Guna meluruskan kesalahpahaman tersebut, para ahli medis dari Parkway Hospitals membedah fakta di balik 10 klaim kesehatan yang paling umum ditemukan sehari-hari. Berikut adalah ulasannya:

1. Dudukan Toilet Umum sebagai Sumber Infeksi
Banyak orang khawatir tertular penyakit hanya dengan menyentuh dudukan toilet. Secara teknis hal ini mungkin saja terjadi, namun kemungkinannya sangat kecil. Bakteri justru lebih banyak ditemukan pada permukaan lain seperti wastafel, gagang pintu, dan meja wastafel. Ahli menekankan bahwa mencuci tangan dengan sabun jauh lebih efektif mencegah infeksi daripada sekadar menghindari dudukan toilet.

2. Microwave Menghilangkan Nutrisi Makanan
Anggapan bahwa microwave berbahaya karena radiasi dan merusak nutrisi adalah keliru. Microwave menggunakan radiasi elektromagnetik non-pengion yang tidak memicu kanker. Terkait nutrisi, semua metode memasak memang dapat mengurangi kadar gizi. Namun, karena microwave memasak lebih cepat dengan suhu lebih rendah dan sedikit air, nutrisi yang terjaga justru sering kali lebih banyak dibandingkan metode rebus atau goreng.

3. Tidur dengan Rambut Basah Menyebabkan Flu
Flu disebabkan oleh virus, bukan oleh rambut yang basah atau suhu dingin. Seseorang hanya bisa tertular flu jika terpapar virus tersebut. Meski demikian, tidur dengan rambut basah tidak disarankan bagi pemilik kulit sensitif karena bantal yang lembap dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri pemicu jerawat.

4. Validitas 'Aturan 5 Detik' pada Makanan Jatuh
'Aturan 5 detik' untuk makanan yang jatuh ke lantai adalah mitos belaka. Bakteri berpindah ke makanan secara instan dalam hitungan milidetik. Mengonsumsi makanan yang sudah menyentuh lantai sangat berisiko menyebabkan keracunan makanan.

5. Mengompres Luka Bakar dengan Es
Menggunakan es batu pada luka bakar ringan justru berisiko merusak jaringan kulit akibat efek frostbite. Hindari juga penggunaan mentega atau mayones karena dapat memerangkap panas. Penanganan terbaik adalah dengan mengalirkan air suhu ruang (bukan air es) pada area luka selama beberapa menit.

6. Kewajiban Mengupas Kulit Buah dan Sayur
Kulit buah dan sayuran seperti apel, kentang, dan wortel justru menyimpan konsentrasi nutrisi tertinggi, termasuk serat, vitamin A, C, dan K. Mengupas kulitnya berarti membuang sebagian besar manfaat gizi tersebut. Pastikan untuk mencuci buah dan sayur hingga bersih sebelum dikonsumsi bersama kulitnya.

7. Risiko Kanker Akibat Rontgen (X-ray)
Prosedur rontgen medis menggunakan radiasi tingkat rendah yang sangat aman. Risiko terkena kanker dari prosedur ini sangat kecil dibandingkan manfaat medis yang didapat untuk diagnosis penyakit. Kanker akibat radiasi umumnya hanya terjadi pada paparan tingkat tinggi dalam kecelakaan nuklir atau radioterapi intensif.