Polres Bogor Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Lewat Pembentukan Satuan PPA-PPO pada 2026
- account_circle Putri
- calendar_month Kam, 1 Jan 2026
- comment 0 komentar

bogorplus.id – Polres Bogor akan membentuk unit khusus untuk mengangani isu perempuan, anak, dan kejahatan perdagangan manusia. Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengungkapkan bahwa Satuan Pelayanan Perempuan dan Anak-Pdana–Perdagangan Orang (PPA-PPO) akan didirikan pada 2026.
“Kami pada kesempatan ini melaporkan juga kepada Pak Wakil Bupati, Pak Ketua DPRD, dan rekan-rekan media sekalian bahwa di tahun 2026 nanti, Polres Bogor akan memiliki satuan tersendiri yaitu Satuan PPA-PPO,” kata Wikha dalam koferensi pers akhir tahun di kantornya, Rabu (31/12/2025).
Saat ini, penanganan kasus yang berkaitan dengan perempuan dan anak ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal. Ia menambahkan bahwa Polda Jawa Barat telah menyetujui untuk pembentukan unit baru tersebut.
“Jadi saat ini penanganan kasus PPA-PPO itu tertumpu pada Satuan Reserse Kriminal. Dan kemarin kami ajukan ke Polda, alhamdulillah di-acc, ada dua Polres di wilayah Polda Jawa Barat yang menjadi pilot project, yaitu Polres Bogor dan Polres Karawang,” katanya.
Wikha berharap bahwa penanganan kasus yang melibatkan perempuan dan anak dapat dilakukan dengan lebih efektif. Ia juga menyebutkan akan ada tiga unit di dalam satuan yang baru.
“Nanti akan ada Kepala Satuannya sendiri, ada Kasat PPA-PPO-nya, kemudian memiliki tiga unit, dan juga memiliki personel yang jumlahnya lebih besar dari yang sekarang hanya ada Unit PPA-PPO di Satuan Reserse Kriminal,” tambahnya.
“Nanti operasionalnya akan menunggu surat telegram mutasi dari Polda Jabar, kami menunggu personel yang akan ditunjuk sebagai Kasat PPA-PPO dan memimpin satuan PPA-PPO Polres Bogor pada tahun depan,” pungkas Wikha.
- Penulis: Putri


