Polres Bogor Periksa 3 Admin Grup WA, Pelajar Diminta Bayar Rp10 Ribu untuk Ikut Demo
- account_circle Sandi
- calendar_month Kam, 28 Agu 2025
- comment 0 komentar

Polres Bogor mengamankan pelajar yang akan demo ke Jakarta. Foto : bogorplus.id
bogorplus.id- Sebanyak 197 pelajar di wilayah Kabupaten Bogor diamankan saat akan berangkat demo menuju gedung DPR, Senayan, Jakarta.
Ratusan pelajar itu terjaring penyekatan oleh pihak kepolisian di bebera titik mulai dari tol, jalur arteri, terminal, dan Stasiun kereta api.
Kemudian para pelajar ini dikumpulkan di Mako Polres Bogor, Cibinong untuk diberikan pembinaan.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto mengungkapkan motivasi para pelajar untuk ikut demo ini hanya ikut-ikutan. Mereka mendapat ajakan dari grup-grup dan flayer di media sosial.
“Rata rata para pelajar SMK ini mendapat ajakan melalui medsos, bahkan ada yang membuat whatsapp grup yang disitu berisi ajakan berangkat ke Jakarta,”ujarnya, Kamis (28/8) malam.
Ia mengatakan, dalam grup whatsapp itu ada ajakan yang terakomodir kepada para pelajar agar berangkat dan mengikuti aksi unjuk rasa di Jakarta.
Bahkan, dari hasil pemeriksaan lebih lanjut di grup WA itu. Para pelajar ini harus membayar Rp 10 ribu agar bisa ikut berangkat ke gedung rakyat tersebut.
“Informasinya uang itu untuk membeli cat dan pilok, mungkin mereka mau melakukan aksi vandalisme di wilayah Jakarta,”ucapnya.
Dari ratusan pelajar yang terjaring itu di Mako Polres Bogor ini, 16 orang diantaranya diketahui sudah lulus sekolah.
AKBP Wikha Ardilestanto melanjutkan, pihaknya telah mendapatkan tiga orang pelajar yang menjadi admin grup whatsapp.
“Tadi ada admin grup nya ada 3 orang, sedang kami periksa secara intensif,”pungkasnya.
- Penulis: Sandi


