Breaking News
light_mode
Trending Tags

PLN Butuh Investasi 2,7 Triliun untuk Bangun Infrastruktur Listrik

  • account_circle Tim Bogor Plus
  • calendar_month Sel, 15 Apr 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – PT PLN (Persero) mengungkapkan bahwa kebutuhan investasi untuk membangun infrastruktur kelistrikan di Indonesia mencapai US$ 162 miliar atau sekitar Rp 2. 721 triliun (dengan kurs Rp 16. 800). Infrastruktur yang dimaksud mencakup proyek supergrid atau jaringan transmisi serta proyek energi hijau.

Direktur Manajemen Risiko PLN, Suroso Isnandar, menjelaskan bahwa sekitar US$ 59 miliar atau Rp 991,20 triliun akan diarahkan untuk sektor energi bersih, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan panas bumi (geothermal).

“Untuk pengembangan infrastruktur itu Indonesia membutuhkan total investasi US$ 162 miliar. Estimasi ini belum mencakup capex dan bunga selama masa konstruksi. Dan alokasi terbesarnya, US$ 59 miliar adalah untuk energi bersih seperti hydro dan geothermal,” ujarnya dalam Indonesia-Switzerland Hydropower Conference 2025 di Kantor Pusat PLN, Jakarta Selatan, pada Selasa (15/4/2025).

Suroso juga menyoroti adanya peluang bisnis yang dapat dikembangkan dan menyatakan bahwa Indonesia siap untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak. Ia mengajak Swiss, sebagai negara yang memiliki keahlian di sektor PLTA, untuk optimalkan potensi kerja sama.

Suroso menjelaskan bahwa Indonesia memiliki sumber energi yang melimpah. Untuk PLTA, total kapasitas yang telah diidentifikasi untuk pengembangan mencapai 29 Gigawatt (GW), sedangkan potensi energi hidro yang sudah berhasil dikembangkan saat ini sebesar 5,8 GW.

“Kalimantan potensinya bisa sampai 13 GW, Sumatra 7 GW lebih, Sulawesi 5 GW plus. Dan potensi itu tersebar di berbagai wilayah Indonesia, misalnya Kalimantan Utara, Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sulawesi Tengah,” paparnya.

Ia juga menyinggung adanya kesenjangan antara lokasi sumber energi bersih dengan permintaan yang cukup jauh. Oleh karena itu, PLN berencana membangun infrastruktur supergrid untuk menjembatani ketidaksesuaian itu.

“Ada mismatch antara lokasi sumber energi dan sumber permintaan. Karena itu PLN harus membangun supergrid green energy yang akan mengisi mismatch dalam supply-demand dengan memasok sumber energi bersih di Sumatera, Kalimantan hingga Nusa Tenggara,” jelasnya.

Dijadwalkan, supergrid yang akan dibangun membentang sepanjang 48. 000 kilometer di berbagai wilayah Indonesia, dengan kemungkinan pengembangan hingga 63. 000 kilometer.

“Dan dalam 10 tahun ini pengembangan energi kita seperti tercantum dalam RUPTL, kita akan membangun supergrid setidaknya 48.000 kilometer,” tutupnya.

  • Penulis: Tim Bogor Plus

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pria Tewas Ditemukan di Hotel Mangga Besar Jakbar Dengan Kondisi Mulut Berbusa

    • calendar_month Kam, 10 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Seorang pria berinisial MS ditemukan meninggal dunia di sebuah hotel di Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat, dalam kondisi mulut mengeluarkan busa. Kejadian tragis ini terjadi pada Selasa, 8 April, sekitar pukul 03. 00 WIB. Menurut penjelasan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, pihak sekuriti hotel menerima laporan dari seorang teman […]

  • Bawa Sabu dari Aceh menuju Kendari, Pria Berinisial RM Berhasil Diamankan

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Petugas Avsec Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial RM (27) dari Idi Rayeuk, Aceh Timur, saat ia berusaha membawa narkotika jenis sabu seberat 1 kilogram menuju Kendari, Selasa (4/3/2025). Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli, menjelaskan bahwa sabu tersebut disembunyikan dalam koper yang sudah dibungkus dengan empat […]

  • Instruksi Presiden, Pengangkatan CPNS Paling Lambat Juni dan PPPK Oktober 2025

    • calendar_month Sen, 17 Mar 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah menginstruksikan percepatan pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk tahun 2024 agar dapat diselesaikan paling lambat pada bulan Juni 2025. Sementara itu, pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) ditargetkan dapat rampung pada bulan Oktober 2025. “Maka sesuai dengan petunjuk Bapak Presiden, Bapak Presiden kemudian mengambil keputusan dan telah menyetujui untuk memberikan arahan sebagai berikut. Pertama, pengangkatan CASN dipercepat, yaitu […]

  • 4 Wisata Ikonik di Banten yang jadi Sasaran Wisatawan

    4 Wisata Ikonik di Banten yang jadi Sasaran Wisatawan

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Banten merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di baratnya Pulau Jawa. Meski begitu, wisata Provinsi Banten tidak kalah dari provinsi lainnya. Banyak wisata menarik yang wajib dikunjungi wisatawan saat mendatangi provinsi ini. Banten dikenal dengan keindahan alam nya karena memiliki beberapa wilayah pegunungan yang sangat jauh dari kehidupan kota, sehingga wisatawan […]

  • Cara Mudah Menghemat Energi di Rumah, dari Lampu LED hingga Panel Surya

    Cara Mudah Menghemat Energi di Rumah, dari Lampu LED hingga Panel Surya

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Rumah yang efisien dalam penggunaan energi tidak hanya bermanfaat bagi alam, tetapi juga menguntungkan bagi pemiliknya. Mengurangi penggunaan energi di rumah dapat membantu menurunkan biaya listrik dan meningkatkan efisiensi dalam penggunaan sumber daya alam. Di bawah ini terdapat 8 saran untuk menghemat energi yang dapat Anda terapkan agar rumah Anda lebih ramah lingkungan. […]

  • BPBD : 65 Bencana Alam di Kabupaten Bogor, 3.473 Jiwa Terdampak

    BPBD : 65 Bencana Alam di Kabupaten Bogor, 3.473 Jiwa Terdampak 

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 65 bencana alam terjadi pada Sabtu (9/8) dan Minggy (10/8). Peristiwa bencana alam itu disebabkan oleh tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, sebanyak 3.473 jiwa terdampak atau 940 KK. Lalu, sebanyak 65 lokasi […]

expand_less