Breaking News
light_mode
Trending Tags

Petani Cijeruk Menang Lawan Perusahaan, Pengadilan Tinggi Bandung Anulir SHGB PT BSS

  • account_circle Sandi
  • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – Sejarah baru tercipta di Bogor. Seorang petani penggarap bernama Indra Surkana berhasil memenangkan gugatan banding melawan perusahaan besar, PT Bahana Sukma Sejahtera (BSS).

Putusan itu dibacakan Pengadilan Tinggi (PT) Bandung pada 19 Agustus 2025 lalu. Dimana sekaligus membatalkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Cibinong sebelumnya.

Hakim Ketua Poltak Sitorus, SH., MH. melalui putusan Nomor 431/PDT/2025/PT BDG menetapkan Indra sebagai penggarap sah tanah seluas 12.000 meter persegi di Desa Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.

PT Bandung juga memerintahkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor untuk menerbitkan Sertifikat Hak Milik (SHM) atas nama Indra Surkana.

Kuasa hukum Indra, Jajang Purkon, SH., MH. dari Kantor Hukum JP Winarta & Associates, menjelaskan putusan ini menegaskan bahwa lahan yang digarap kliennya sejak lebih dari 22 tahun tidak termasuk dalam SHGB Nomor 6/Cijeruk milik PT BSS.

“Berdasarkan bukti dan keterangan saksi, tanah garapan Indra Surkana bukan bagian dari SHGB PT BSS. Masa penguasaan lebih dari dua dekade, jauh sebelum BSS mendapatkan SHGB pada 1997,” ujarnya, Rabu (27/8).

Dalam amar putusan, hakim menilai PT BSS terbukti tidak pernah mengelola maupun memanfaatkan lahan tersebut.

Padahal, menurut PP Nomor 20 Tahun 2021 tentang Penertiban Kawasan dan Tanah Terlantar, hak guna bangunan bisa dicabut bila tidak dimanfaatkan selama dua tahun sejak diterbitkan.

Selain itu, laporan BPN pada 1993 juga merekomendasikan agar lahan di lereng Gunung Salak, termasuk objek yang disengketakan, diredistribusi kepada masyarakat penggarap. Fakta itu semakin memperkuat kedudukan hukum Indra.

Indra Surkana menyambut lega putusan tersebut. Ia menyebut kemenangan ini bukan hanya miliknya, melainkan kemenangan para petani kecil yang bertahun-tahun hidup di bawah bayang-bayang ancaman penggusuran.

“Alhamdulillah, perjuangan panjang ini membuahkan hasil. Selama tiga tahun terakhir hidup saya penuh tekanan, mulai dari somasi, alat berat masuk, hingga ancaman penggusuran. Putusan ini jadi bukti bahwa kebenaran masih berpihak pada rakyat kecil,” kata Indra.

Sebagai mantan Kepala Desa Cijeruk, Indra juga mengingatkan para kepala desa di wilayah Cijeruk dan Cigombong agar lebih berhati-hati dalam menerbitkan surat keterangan tidak sengketa terkait SHGB milik PT BSS.

Putusan PT Bandung ini sekaligus menjadi catatan penting bagi perlindungan hak petani penggarap di Kabupaten Bogor, serta menegaskan bahwa perusahaan yang mengabaikan kewajiban pemanfaatan tanah bisa kehilangan hak hukumnya.

 

 

  • Penulis: Sandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Pastikan Harga Pangan Stabil Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2025

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Presiden Prabowo Subianto menargetkan harga pangan tetap baik dan stabil selama ramadhan hingga Idul Fitri 2025. Hal itu disampaikan oleh, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi. Menurut Arief, pada Selasa di Jakarta, Presiden Prabowo memerintahkan agar harga pangan tetap stabil dan baik. “Hari ini harga pangan sangat stabil. Dalam rakor HBKN kemarin, […]

  • Universitas Djuanda Kukuhkan 502 Wisudawan dan Anugerahkan Gelar Profesor Emeritus

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Universitas Djuanda (Unida ) kembali menyelenggarakan Sidang Terbuka Senat Akademi yang berlangsung di Puri Begawan, Kota Bogor, Selasa (27/5). Acara itu menjadi momentum istimewa karena mencakup dua agenda penting, yakni Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Periode Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025. Selain itu,ada juga acara Penganugerahan Gelar Kehormatan Istimewa Profesor Emeritus kepada Prof. Dr. H. […]

  • 6 Bulan Menjabat, Bupati Bogor Bakal Lantik Eselon II

    6 Bulan Menjabat, Bupati Bogor Bakal Lantik Eselon II 

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Bupati Bogor Rudy Susmanto akan kembali melantik pejabat Eselon II setelah memiliki kewenangan dan legitimasi penuh. Diketahui, Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi sudah menjabat selama enam bulan dari awal dilantik pada 20 Febuari lalu. Rudy menegaskan, Pemkab Bogor akan mengisi kekosangan jabatan pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di […]

  • Cerita Korban Terdampak Pergerakan Tanah di Bojongkoneng : Rumah Retak-Retak Mesti Pindah 

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Pergerakan tanah terjadi di Kp. Curug, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Senin (3/3 ) malam. Ada dua RT yang terdamak pergerakan tanah disana. RT 1 dan RT 2 berada di lingkup RW 09. Untuk jumlah warga terdampak masih dalam assemt BPBD. Warga sekitar, M Sanusi (52) menceritakan peristiwa pergerakan tanah yang […]

  • Bawaslu dan KPU Kabupaten Bogor Siap Hadapi Sidang Gugatan Pilkada di MK

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor menyatakan telah mempersiapkan segala hal untuk menghadapi sidang gugatan Pilkada Kabupaten Bogor di Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan digelar pada Jumat, (17/1) besok. Gugatan ini diajukan oleh calon bupati dan wakil bupati nomor urut 02, Bayu Syahjohan dan Musyafaur Rahman, yang telah terdaftar dengan nomor perkara 179/PHPU.BUP-XXIII/2025. Koordinator […]

  • Ini Cerita Warga saat Banjir Bandang Cisarua : Hujan Petir Sejak Sore 

    • calendar_month Sen, 3 Mar 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Banjir bandang menerjang Kp. Pensiunan, Cisarua, Kabupaten Bogor, menyisakan cerita sedih. Dari data yang dihimpun ada sebanyak 119 KK dan 423 jiwa yang terdampak banjir bandang akibat hujan deras pada Minggu (2/3) kemarin. Salah satu warga Dada (61) meceritakan, awalnya cuaca gelap gurita disertai petir. Lalu hujan deras menguyur kampungnya. “Hujan terus sampe isya, […]

expand_less