Breaking News
light_mode
Trending Tags

Penilaian Adipuran Baru Hanya Mencakup 2 Kategori: Kota Bersih dan Kota Kotor

  • account_circle Putri
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – Adipura merupakan penghargaan bergengsi yang diberikan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) yang diberikan kepada kota/kabupaten di Indonesia atas keberhasilan menjaga kebersihan, pengelolaan sampah, dan kualitas lingkungan perkotaan.

Kementerian Lingkungan Hidup menerapkan sistem penilaian baru dalam penghargaan Adipura. Kini penilaian mencakup dua kategori, yaitu Kota Bersih dan Kota Kotor.

Wali Kota Bogor, Dedie A. rachim menyampaikan bahwa perubahan sistem ini merupakan bentuk ketegasan pemerintah agar lebih serius dalam mengelola sampah dan menjaga lingkungan sekitar.

“Sekarang tidak ada lagi zona nyaman. Kota yang mampu mengendalikan dan mengelola sampah dengan baik akan disebut Kota Bersih. Sebaliknya, kota yang masih memiliki persoalan pengelolaan sampah akan dikategorikan sebagai Kota Kotor. Ini sangat tegas dan sangat jelas,” ujar Dedie Rachim, Rabu (25/2/2026).

Dedie Rachim menilai, kategori ini merupakan peringatan bagi seluruh pemerintah daerah, termasuk Kota Bogor, agar tidak nanggung-nanggung dalam menangani persoalan persampahan Kota.

Selain itu, Dedie Rachim juga menambahkan bahwa penilaian ini merupakan cerminan wajah kota di mata nasional.

Dedie Rachim menjelaskan, penilaian Adipura kini akan sangat menitikberatan pada kinerja pengelolaan sampah secara menyeluruh, dari pengurangan sampah, pemilahan, pengangkutan, pengolahan, sampai kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Kalau pengelolaan sampahnya masih bermasalah, mau seindah apa pun tamannya, tetap tidak bisa disebut Kota Bersih. Ini pendekatan yang lebih jujur dan objektif,” katanya.

Dedie Rachim menegaskan pentingnya Kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam mengatur persampahan berkelanjutan.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kesadaran warga untuk memilah sampah, mengurangi plastik sekali pakai, dan menjaga kebersihan lingkungan menjadi faktor penentu. Kota Bersih bukan hanya kerja wali kota, tapi kerja bersama,” ujarnya.

“Adipura merupakan ukuran nyata apakah sebuah kota benar-benar peduli pada lingkungannya atau tidak,” tutupnya.

Mengutip laman kemenlh.go.id, Mekanisme penilaian Program Adipura terdiri dari 5 (lima) tahap, yaitu:

  • Tahap Pertama, berupa pengumpulan data sekunder kapasitas pengelolaan sampah Kabupaten/Kota berdasarkan data SIPSN.
  • Tahap Kedua, adalah tahap klarifikasi Kota/Kabupaten yang dliakukan dengan kriteria sebagaimana tercantum pada Peraturan Menteri tentang Adiwiyata.
  • Tahap Ketiga, adalah tahap pemantauan dengan memantau: 1) Kebersihan dan Pengelolaan Sampah (50%); 2) Pengurangan Sampah di sumbernya melalui pelibatan aktif masyarakat dan Penanganan Sampah melalui fasilitas pengelolaan sampah; 3) Anggaran pengelolaan sampah (20%); SDM dan Fasilitas (30%).
  • Tahap Keempat, adalah tahap penilaian, yang meliputi skala dan kriteria nilai serta bobot sebagaimana ditetapkan dalam SK MenLH No.1418 Tahun 2025.
  • Tahap Kelima (Akhir), yakni Menteri menetapkan Kabupaten/Kota Penerima penghargaan Adipura Kencana, Adipura, sertifikat Adipura dan Predikat Kota Kotor.

Penyerderhanaan Kriteria ADIPURA (Capaian kinerja)

Tahun ini terdapat perubahan kriteria, dari yang sebelumnya terdpaat 291 kriteria (kebersihan, pengelolaan sampah, pemanfaatan sampah, keteduhan dan penghijauan, kondisi gulma dan sedimen), kini berkurang jadi 88 kriteria (kebersihan, pengelolaan sampah, dll).

Perbahan ini meliputi Simplifikasi Metode tanpa mengurangi substansi parameter kunci. Penguatan Korelasi (penguatan korelasi antara pengelolaan sampah dan kebersihan) dan Sistem Penilaian yang Mudah (Sistem penilaian yang mudah digunakan oleh tim pemantau lapangan dengan latar belakang keilmuan yang bervariasi).

  • Penulis: Putri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disparbud Kabupaten Bogor Targetkan 15 Juta Wisatawan di Akhir 2025

    Disbudpar Kabupaten Bogor Targetkan 15 Juta Wisatawan di Akhir 2025

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Pemerintah Kabupaten Bogor terus menggali berbagai potensi wisata untuk mendorong peningkatan kunjungan wisatawan. Pada tahun 2025, Kabupaten Bogor menargetkan kedatangan 15 juta wisatawan ke berbagai destinasi di wila­yah Bumi Tegar Beriman. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor, Ria Marlisa optimistis bahwa target tersebut dapat dicapai. “Sampai hari ini, berdasarkan event-event yang sudah […]

  • Bendungan Cibalok Siaga 3, Warga Pinggir Kali Mesti Waspada

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Hujan dengan intensitas cukup tinggi sejak pagi menguyur Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Selasa (28/1). Hal ini menyebabkan Bendungan Cibalok, Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor meluap hingga 120 cm. Petugas Bendungan Cibalok, Nazar Adiyana mengatakan, saat ini Bendungan Cibalok berstatus siaga 3 dengan  Tinggi Muka Air (TMA) turun 100 cm. “Tadi sore jam 3 an itu […]

  • Antisipasi Bencana Alam, BNPB Tanam 216 Ribu Pohon

    Antisipasi Bencana Alam, BNPB Tanam 216 Ribu Pohon 

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan penanaman pohon di Eiger Advanture Land, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jumat (21/11). Penanaman vegetasi untuk mitigasi itu digelar serentak di tiga wilayah yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto mengatakan ada sebanyak 216.070 pohon yang ditanam bersama TNI-Polri, pemerintah daerah dan pusat. […]

  • Ruben Amorim Buka-bukaan: MU Tak Butuh Belanja Besar, Tapi….

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Pelatih anyar Manchester United, Ruben Amorim, membuat pernyataan mengejutkan jelang bursa transfer musim panas. Alih-alih terobsesi mendatangkan pemain baru, Amorim justru menilai bahwa krisis terbesar Setan Merah terletak pada hal yang lebih mendasar: budaya klub. “Masalah kami bukan sekadar siapa yang bermain, tapi bagaimana kami memaknai setiap pertandingan,”ujarnya, Minggu (18/5). “Rasa bahwa ‘kami tidak […]

  • Meta Google

    Algoritma Diduga Picu Kecanduan Anak, Meta dan Google Digugat di Pengadilan AS

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Abdul
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Persidangan yang menyeret Meta dan Google di Amerika Serikat membuka tabir dugaan strategi di balik algoritma Instagram dan YouTube yang disebut dirancang untuk membuat anak-anak betah berlama-lama di depan layar. Kasus ini mencuat melalui gugatan seorang perempuan bernama Kaley G. M. Dalam sidang, pengacara Mark Lanier memaparkan dokumen internal perusahaan yang disebut menunjukkan […]

  • Polres Bogor Gelar Gerakan Bebersih Masjid, Wujudkan Lingkungan Ibadah Aman dan Asri

    Polres Bogor Gelar Gerakan Bebersih Masjid, Wujudkan Lingkungan Ibadah Aman dan Asri

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Polres Bogor menggelar Gerakan Bebersih Masjid (GBM) Asri di seluruh wilayah hukumnya, Rabu (18/2/2026).   Kegiatan ini sekaligus mendukung program Presiden Prabowo Subianto, yaitu Indonesia ASRI: Aman, Sehat, Resik, dan Indah.   Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menjelaskan, pihaknya membersihkan 36 masjid baik di wilayah Polres maupun jajaran Polsek.   “Kegiatan yang kita laksanakan […]

expand_less