Pemkab dan Polres Bogor Perkuat Operasi Ketupat Lodaya 2026
- account_circle Sandi
- calendar_month 11 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika dalam rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Aula Sanika Polres Bogor, Cibinong, Jumat (6/3). Foto : Diskominfo
bogorplus.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperkuat koordinasi lintas sektor bersama kepolisian untuk memastikan keamanan serta kelancaran arus mudik dan perayaan Idul Fitri melalui Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika dalam rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Aula Sanika Polres Bogor, Cibinong, Jumat (6/3).
Ajat menegaskan Pemerintah Kabupaten Bogor siap mendukung penuh pelaksanaan operasi pengamanan Lebaran tersebut melalui sinergi seluruh perangkat daerah bersama TNI-Polri.
“Kita siap mendukung dari sisi fasilitas, termasuk penanganan jalur mudik, pengelolaan kawasan yang menjadi pusat keramaian, serta penyebaran informasi layanan darurat kepada masyarakat,” ujarnya, Jumat (6/3).
Ia menjelaskan, koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar seluruh rangkaian aktivitas masyarakat selama Idul Fitri dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, mulai dari arus mudik hingga arus balik.
Selain pengamanan mudik, Pemkab Bogor juga tengah mempersiapkan sejumlah agenda besar pada momentum Idul Fitri tahun ini.
Salah satunya pelaksanaan shalat Idul Fitri bersama di Stadion Pakansari yang untuk pertama kalinya digelar sejak stadion tersebut berdiri.
“Untuk pertama kalinya kita akan melaksanakan shalat Idul Fitri bersama di Lapangan Stadion Pakansari. Setelah itu juga akan dilaksanakan open house bersama Bapak Bupati dan jajaran Forkopimda, sehingga seluruh persiapan harus dilakukan secara matang,” ungkapnya.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan transportasi bagi masyarakat melalui program mudik bersama dengan menambah armada bus dari Dinas Perhubungan serta dukungan dari pihak swasta.
“Kita harus memastikan seluruh rangkaian kegiatan Lebaran berjalan dengan baik, mulai dari arus mudik, pelaksanaan shalat Idul Fitri, hingga arus balik masyarakat. Ini membutuhkan kerja sama dan sinergi dari seluruh unsur,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan Operasi Ketupat Lodaya 2026 mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” dengan mengedepankan langkah preemtif dan preventif.
“Operasi tahun ini lebih menekankan pencegahan. Langkah represif menjadi opsi terakhir jika diperlukan,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan tingkat kriminalitas selama periode mudik dan arus balik dibandingkan tahun sebelumnya.
Karena itu, seluruh unsur pemerintahan hingga tingkat desa diminta aktif mengedukasi masyarakat.
Sebagai langkah pencegahan, Polsek Parung Panjang bahkan membagikan sekitar 100 gembok kepada warga untuk meningkatkan keamanan rumah dan kendaraan yang ditinggalkan saat mudik.
“Kami juga telah membagikan sejumlah CCTV portable ke beberapa masjid di wilayah Kabupaten Bogor untuk membantu pengawasan lingkungan,” tambahnya.
Dalam hal pengamanan lalu lintas, Kapolres menekankan pentingnya koordinasi terpadu antarinstansi, terutama di jalur wisata dan jalur mudik seperti kawasan Puncak yang kerap mengalami lonjakan kendaraan saat Lebaran.
Ia meminta seluruh unsur terkait, termasuk Dinas Perhubungan dan Satpol PP, bergabung dalam satu pos terpadu di Pos Gadog Hugeng guna memperkuat koordinasi.
“Kami mengingatkan potensi lonjakan arus kendaraan pada hari kedua Idul Fitri, yang biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan silaturahmi,” pungkasnya.
- Penulis: Sandi








