Pemkab Bogor Verifikasi 424 Kampung Ramah Lingkungan
- account_circle Sandi
- calendar_month Kam, 13 Nov 2025
- comment 0 komentar

Pemkab Bogor Verifikasi 424 Kampung Ramah Lingkungan. Foto : Diskominfo
bogorplus.id- Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat komitmen mewujudkan Kabupaten Bogor Istimewa Ramah Lingkungan 2025
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan verifikasi lapangan terhadap 424 Kampung Ramah Lingkungan (KRL) yang tersebar di 40 kecamatan.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memastikan kesiapan kampung-kampung dalam menerapkan prinsip ramah lingkungan secara berkelanjutan.
Verifikasi dilakukan selama dua minggu, sejak 3 hingga 12 November 2025, oleh tim kolaboratif lintas perangkat daerah.
Verifikasi ini menjadi langkah strategis untuk mendukung visi Kabupaten Bogor menjadi wilayah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
“Kami ingin masyarakat terus berinovasi dalam menerapkan praktik hijau di lingkungan masing-masing,” ujar Kasi Kemitraan DLH Kabupaten Bogor, Surya Sumini, Kamis (13/11).
Menurut Surya, proses penilaian melibatkan empat tim yang terdiri atas unsur DLH, Diskominfo, DPMD, DKP, Dinkes, Distanhorbun, dan perangkat daerah lainnya.
Kolaborasi lintas sektor ini dilakukan untuk menjamin hasil penilaian yang objektif dan menyeluruh.
Ia menambahkan, verifikasi lapangan juga berfungsi sebagai sarana evaluasi dan pembinaan bagi kampung-kampung agar program ramah lingkungan tidak hanya berhenti pada konsep, tetapi benar-benar dijalankan secara efektif dan berkelanjutan.
“Melalui gerakan ini, kami ingin membangun kesadaran dari tingkat RT, RW, desa, hingga kecamatan, sehingga terbentuk budaya lingkungan hidup yang kuat di seluruh Kabupaten Bogor,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Bojonggede, Teny Ramdani, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program KRL di wilayahnya.
Ia menilai program tersebut menjadi salah satu strategi penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, dan sehat bagi masyarakat.
“Keberhasilan program ini membutuhkan partisipasi aktif seluruh warga dan perangkat daerah. Dengan gotong royong, manfaatnya bisa dirasakan secara luas, baik dari sisi kenyamanan lingkungan maupun keberlanjutan pembangunan,”pungkasnya.
- Penulis: Sandi


