Pemkab Bogor Minta Pelajar Jauhi Tawuran Selama Ramadhan
- account_circle Sandi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy. Foto: bogorplus.id
bogorplus.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mengimbau para pelajar agar tidak melakukan kenakalan remaja seperti tawuran pada bulan Ramadhan.
“Kita berharap bulan Ramadhan itu dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan keagamaan, tidak untuk hal-hal yang negatif,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Rusliandy, pada Sabtu (21/2/2026).
Ia menuturkan, Dinas Pendidikan hanya memberikan imbauan bagi para pelajar. Dirinya juga meminta para kepala satuan pendidikan mengawasi lebih ketat para pelajar.
“Kita sifatnya imbauan, kita berharap kepala satuan pendidikan lebih ini (ketat) lagi mengawasi karena peserta didik,” jelas dia.
Sementara, Polres Bogor akan melakukan operasi Patroli Sahur dengan skala besar, melakukan tiga kali monitoring wilayah selama satu bulan Ramadhan.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan, apabila terjaring kenakalan remaja maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), pihak kepolisian akan memberikan imbauan.
“Selama sebulan penuh. Yang pasti kita datangin, kita lakukan himbuan-himbuan sehingga tidak menimbulkan potensi lain seperti balap liar dan sebagainya,” jelas Wikha, pada Kamis (19/2/2026).
Wikha mengungkapkan, selama bulan Ramadhan pihak kepolisian akan melakukan tiga kali shift patroli untuk menjaga Kamtibmas di Kabupaten Bogor.
“Nanti ada tiga kali shift, nanti ada mendekati Tarawih, mendekati Buka, dan malam juga mendekati Sahur. Jadi waktunya kita bagi,” ungkap Wikha.
Sebelumnya, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengungkapkan, akan melakukan “Patroli Sahur” sebagai upaya menekan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat saat bulan Ramadhan.
Ia menuturkan, Polres Bogor tidak akan memberikan ruang bagi aksi Premanisme di wilayah Kabupaten Bogor.
Terlebih, kegiatan Sahur On The Road (SOTR) yang dijadikan kedok untuk kegiatan tawuran.
“Kami akan menindak tegas para pelaku kekerasan, penganiayaan, dan tawuran—khususnya kelompok yang menggunakan senjata tajam berkedok kegiatan Sahur On The Road (SOTR). Tidak ada ruang bagi aksi premanisme di Kabupaten Bogor,” kata AKBP Wikha dalam keterangannya, pada Selasa (17/2/2026).
Sebagai upaya menciptakan ketertiban dan keamanan, Polres Bogor akan melakukan kegiatan rutin berskala besar saat bulan Ramadhan mendatang.
Patroli Sahur itu untuk menekan dan melakukan pencegahan potensi tawuran remaja maupun aksi balap liar.
“Sebagai langkah preventif, jajaran Polres Bogor secara rutin akan menggelar “Patroli Sahur” berskala besar untuk menekan dan mencegah potensi tawuran remaja serta aksi balap liar,” ujarnya.
Adapun, dirinya mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak saat malam hari.
Ia juga mengatakan, agar memastikan anak-anak sudah berada di rumah agar tidak terlibat dalam kegiatan yang mengganggu ketertiban umum dan berujung pada konsekuensi hukum.
“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Jika masyarakat melihat adanya perkumpulan remaja atau indikasi kegiatan yang mencurigakan, segera laporkan melalui Hotline Bebas Pulsa 110,” pungkasnya.
- Penulis: Sandi








