Pemkab Bogor Masih Punya Utang 5,7 Miliar ke Kontraktor, Targetkan Lunas Minggu Depan
- account_circle Sandi
- calendar_month 4 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD) Kabupaten Bogor, Achmad Wildan. Foto : bogorplus.id
bogorplus.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor masih memiliki tunggakan atau utang kepada kontraktor.
Saat ini Pemkab Bogor masih menyisahkan utang Rp 5,7 miliar dari sekitar 900 berkas kontraktor di 18 SKPD.
Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD) Kabupaten Bogor, Achmad Wildan, mengatakan bahwa utang Pemkab Bogor sudah terselesaikan sekitar 98,3 persen dari keseluruhan 344,21 Miliar.
“Sudah 98,3 persen sisanya 5,7 Miliar, mudah mudahan Minggu depan bisa direalisasikan semua,”ujarnya saat dihubungi, Sabtu (7/3).
Ia menyebut, anggaran yang telah dibayarkan kepada kontraktor dari hasil realokasi belanja alat tulis kantor (ATK) dan barang jasa lainnya.
“Realokasi belanja atk cetak perjadin dan barang jasa lainnya sesuai surat edaran kementrian,”katanya.
Ia menambahkan, untuk sisa pembayaran kepada kontraktor itu masih menunggu pemberkasan dari dinas.
Wildan menambahkan, beberapa program kerja di Tahun 2026 dibatasi agar Pemkab Bogor bisa membayar hutangnya ke kontraktor.
“Ada pengadaan alat tulis kantor (ATK), percetakan, pelatihan sumber daya manusia, dan perjalanan dinas,”ucapnya.
“Jadi, kita tidak bisa jor-joran seperti tahun sebelumnya karena kita fokus membayar yang wajib-wajib dulu,”pungkasnya.
- Penulis: Sandi








