Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pemilik Belitang Panen Raya Siapa? Perusahaan Padi Ini Ramai Dicari Usai Terseret Isu Beras Nakal

  • account_circle Dheza
  • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
  • comment 0 komentar

Bogorplus.id – Belitang Panen Raya (BPR) tengah menjadi sorotan enyusul viralnya kabar mengenai praktik curang sejumlah produsen beras di Indonesia.

Isu ini menyoroti dugaan manipulasi kualitas dan takaran beras yang merugikan konsumen, hingga mendorong pihak kepolisian melakukan penyelidikan terhadap sejumlah perusahaan.

Empat produsen beras dengan inisial WG, FSTJ, SUL/JG, dan BPR telah disebut sebagai pihak yang diselidiki oleh Bareskrim Polri.

Dari keempat inisial tersebut, BPR diduga merujuk pada Belitang Panen Raya, perusahaan penggilingan padi yang dikenal memproduksi beras bermerek Raja.

Lalu, siapa sebenarnya pemilik Belitang Panen Raya yang diduga terseret isu produsen beras nakal?

Siapa Pemilik Belitang Panen Raya?

Didirikan pada tahun 2005, Belitang Panen Raya memulai operasionalnya di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Provinsi Sumatera Selatan.

Seiring berkembangnya usaha, perusahaan ini memperluas kapasitasnya dengan membangun penggilingan padi kedua di Kabupaten OKU pada tahun 2015.

BPR dikenal luas berkat produk berasnya yang diberi merek Raja, termasuk varian seperti Raja Platinum dan Raja Ultima.

Produk-produk ini tidak hanya hadir di pasar tradisional, tetapi juga masuk ke jaringan ritel modern dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Nama sosok di balik pemilik Belitang Panen Raya yang mencuat adalah Theodore Permadi Rachmat.

Ia adalah tokoh bisnis kawakan asal Indonesia yang dikenal luas sebagai pendiri Triputra Group dan pernah menjabat sebagai pemimpin di Grup Astra.

Lahir pada 15 Desember 1943, Theodore merupakan salah satu pebisnis berpengaruh di Tanah Air.

Dia juga dikenal sebagai suami dari Like Rani Imanto dan dikaruniai tiga orang anak dari pernikahannya.

Meski keterlibatan langsung Theodore dengan BPR belum dijelaskan secara rinci dalam struktur perusahaan publik.

Namun, berbagai sumber menyebutkan bahwa perusahaan ini berada dalam lingkup pengaruh jaringan bisnisnya.

Tanggapan Belitang Panen Raya

Menanggapi tuduhan yang beredar luas di publik, Belitang Panen Raya akhirnya memberikan klarifikasi resmi melalui akun Instagram, @pt.belitangpanenraya1.

Dalam pernyataan tersebut, pihak perusahaan menegaskan, mereka menjamin kualitas mutu dan takaran pada setiap produk beras yang diproduksi dan dipasarkan, terutama merek Raja Platinum dan Raja Ultima.

Lebih lanjut, BPR menyampaikan permohonan maaf atas keresahan dan ketidaknyamanan yang muncul di tengah masyarakat.

Mereka juga menyatakan, siap bekerja sama secara penuh dengan Bareskrim Polri dalam proses investigasi yang sedang berlangsung.

  • Penulis: Dheza

Rekomendasi Untuk Anda

  • Faktor Penyebab Uban: Stres, Gaya Hidup, hingga Kekurangan Vitamin

    Faktor Penyebab Uban: Stres, Gaya Hidup, hingga Kekurangan Vitamin

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Dalam sambutannya, mantan presiden Indonesia, Joko Widodo, sempat membahas masalah uban yang muncul akibat pikiran yang berat. Hal ini membuat topik tentang uban menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Rambut berwarna putih sering diasosiasikan dengan orang yang sudah tua, tetapi banyak pula anak muda yang sudah memiliki uban. Apakah benar bahwa terlalu banyak berpikir […]

  • Rudy Susmanto Minta Damkar Tingkatkan Waktu Respons Penanganan Kebakaran

    Rudy Susmanto Minta Damkar Tingkatkan Waktu Respons Penanganan Kebakaran

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Bupati Bogor Rudy Susmanto menyalurkan pesan lewat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika terkait Waktu respons untuk Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Sebagai informasi, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor mencatat adanya 1.889 kegiatan penyelamatan (rescue) dan 297 insiden kebakaran pada 2025, dengan tigas kecamatan yang paling sering mengalami kejadian, yaitu Cibinong […]

  • 7 Jenis Makanan yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Freezer

    7 Jenis Makanan yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Freezer

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Menyimpan bahan makanan di dalam freezer merupakan cara efektif untuk memperpanjang umur simpannya. Namun, tidak semua jenis makanan dapat disimpan di dalam freezer. Apa saja jenis makanan yang sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam freezer? Daging, ikan, ayam, makanan beku, dan es krim adalah contoh makanan yang dapat disimpan dalam freezer. Jika ingin memasaknya, […]

  • Cegah Keracunan di Sekolah, Pemkab Bogor Perketat Pengawasan Gizi dan Keamanan Pangan

    Cegah Keracunan di Sekolah, Pemkab Bogor Perketat Pengawasan Gizi dan Keamanan Pangan

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Untuk memastikan anak-anak sekolah mengonsumsi makanan sehat, aman, dan bergizi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Kesehatan memperketat pengawasan dalam Program Makanan Bergizi (MBG). Pengawasan ini mencakup seluruh aspek mulai dari kandungan gizi hingga keamanan pangan, bekerja sama dengan 101 Puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Bogor. “Kami mengawasi mulai dari kelayakan kandungan gizi […]

  • 20 Makanan Pedas Khas Indonesia yang Terkenal dan Wajib Dicoba

    20 Makanan Pedas Khas Indonesia yang Terkenal dan Wajib Dicoba

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Makanan pedas sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Setiap kali menikmati hidangan, rasanya kurang sempurna tanpa kehadiran cabai atau sambal. Tak mengherankan jika Indonesia dikenal di dunia karena makanan pedasnya. Lalu, apakah kamu tahu makanan pedas apa saja yang terkenal di Indonesia? Berikut adalah daftarnya. Daftar Makanan Pedas Populer Hubungan antara […]

  • Pemkab Bogor Siapkan Barak Militer untuk Siswa Bermasalah, Kaji Payung Hukum 

    • calendar_month Ming, 11 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mendukung program Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengenai pembinaan bagi siswa bermasalah yang dikirim ke barak militer. Namun, Pemkab Bogor menekankan perlunya kajian payung hukum agar implementasi berjalan sesuai aturan. Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan bahwa dukungan terhadap kebijakan ini harus diiringi dengan regulasi yang jelas. “Kami ingin memastikan bahwa […]

expand_less