Pedagang Jalan Pedati Keluhkan Relokasi, Khawatir Penghasilan Menurun
- account_circle Putri
- calendar_month Sel, 27 Jan 2026
- comment 0 komentar

Foto: Istimewa
bogorplus.id – Para pedagang di Jalan Pedati, Kecamatan Bogor Tengah mengungkapkan bahwa mereka merasa dirugikan jika harus berpindah dari lokasi Pasar Bogor ke tempat yang telah ditentukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
Seorang penjual sayuran, Ahmad (26) mengungkapkan bahwa kebijakan Pemkot Bogor untuk melakukan penataan kawasan Jalan Pedati dianggap merugikan para pedagang.
Ia menyampaikan bahwa pelanggan sudah mengenal lokasi berjualan Ahmad di Jalan Pedati.
“Sangat merugikan, susah. Jadi susah cari rezeki. Udah pada inget di sini (Jalan Pedati) udah pada tau,” kata Ahmad saat ditemui di Jalan Pedati, pada Selasa (27/1/2026).
Samaan dengan Ahmad, pedagang sayur lainnya, Didi (43), juga merasakan dampak negatif karena mengkhawatirkan berkurangnya pendapatan.
“Ngerugiin penghasilan kita ga ada, berkurang,” kata Didi saat ditemui di Jalan Pedati, Kota Bogor.
Meskipun demikian, Didi sebagai pedagang akan tetap mematuhi kebijakan dari pemilik usaha jika diminta untuk berpindah.
Ia menyatakan bahwa tetap berusaha mencari penghasilan melalui sayuran adalah prioritasnya.
“Kalau yang namanya rezeki mah kurang tau ya, asal kita berusaha pasti ada lah rezeki sedikit sedikit mah,” jelasnya.
Sebagai catatan, Perumda Pasar Pakuan Jaya bersama Pemkot Bogor berencana untuk membongkar bangunan utama Pasar Bogor dan Plaza Bogor dalam Waktu dekat.
Pedagang diberikan pilihan untuk pindah ke Pasar Gembrong di Sukasari dan Pasar Jambu Dua.
Selanjutnya, Jalan Pedati akan berfungsi sebagai area antrean untuk kendaraan berat dalam rangka pembongkaran Pasar Bogor dan Plaza Bogor.
- Penulis: Putri







