Pedagang Daging di Pasar Cibinong Keluhkan Kenaikan Harga : Untung Menipis
- account_circle Sandi
- calendar_month 6 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Ilustrasi pedagang daging di Pasar Cibinong. Foto: bogorplus.id
bogorplus.id– Kenaikan harga daging sapi menjelang Ramadan mulai terasa di Pasar Cibinong. Para pedagang mengaku harus menghadapi keluhan pembeli, meski keuntungan yang mereka raup justru semakin tipis.
Wasir (35), pedagang daging di pasar tersebut, mengungkapkan harga daging kini menembus Rp140.000 per kilogram. Angka itu naik Rp5.000 dibandingkan harga saat Natal dan Tahun Baru yang berada di Rp135.000 per kilogram.
“Konsumen tetap ada. Cuma sering ngeluh, belum apa-apa udah naik. Ya emang dari sana naik, kita mau gimana,” ujar Wasir saat ditemui, Selasa (17/2/2026).
Wasir menjelaskan, kenaikan harga bukan berasal dari pedagang pasar, melainkan dari rumah penjagalan tempat ia mengambil pasokan. Ia mengaku tidak bisa berbuat banyak ketika harga dari pemasok sudah lebih dulu melonjak.
Meski harga naik, pembeli tidak sepenuhnya kabur. Namun, mereka kerap menyampaikan protes langsung kepada pedagang. Wasir pun hanya bisa menjelaskan kondisi sebenarnya.
Ia menambahkan, kenaikan harga lebih banyak dibebankan kepada pelanggan tetap yang membeli dalam jumlah besar, seperti pedagang bakso. Sementara itu, ia tetap berupaya menjaga pembeli eceran agar tidak terlalu terbebani.
Menurut Wasir, harga daging sempat berada di kisaran Rp125.000 hingga Rp130.000 per kilogram ketika harga dari penjagalan masih rendah. Bahkan, ia menyebut harga Rp125.000 sebagai angka yang ideal.
“Sebelum ini naik, 130–125. Soalnya itu dari jagal masih harga masih rendah. Naiknya udah beberapa kali naik,” jelasnya.
Kondisi tersebut membuat margin keuntungan semakin menyusut. Jika sebelumnya ia bisa meraih keuntungan yang cukup lumayan, kini ia hanya mendapatkan untung tipis.
“Mudah-mudahan aja turun. Segini mah udah berat banget. Berat. Sebelum naik itu ya mendingan lah keuntungan. Tapi semenjak naik ada (untung) cuma tipis,” ungkap Wasir.
Ia berharap harga daging segera kembali normal agar pedagang dan pembeli sama-sama tidak terbebani, terutama menjelang Ramadan yang biasanya diikuti peningkatan kebutuhan bahan pokok.
- Penulis: Sandi








