Orang Tua Kaget, Anak Ngaku ke Sekolah Ternyata Mau Ikut Aksi ke Jakarta
- account_circle Sandi
- calendar_month Kam, 28 Agu 2025
- comment 0 komentar

Ida Safitri salah satu orang tua pelajar. Foto : bogorplus.id
bogorplus.id- Salah satu orang tua pelajar di Kabupaten Bogor, Ida Safitri tak menyangka anaknya harus berurusan dengan pihak kepolisian.
Anak bungsunya ikut terjaring penyekatan aparat saat hendak berangkat aksi ke Jakarta pada Kamis (28/8). Padahal, sang anak berpamitan berangkat sekolah seperti biasa.
“Ada rasa Kesel, kan ijinnya sekolah. Saya kasih uang jajan untuk sekolah, bukan buat macam-macam,” ujarnya saat ditemui di Mako Polres Bogor, Cibinong, Kamis (28/8) malam.
Ia menuturkan, sebelumnya pihak sekolah sudah mengingatkan agar orang tua mewaspadai adanya ajakan pelajar ke Jakarta.
Ia pun sudah sempat menasihati anaknya agar tidak ikut-ikutan aksi demontrasi ke gedung DPR, Senayan, Jakarta.
“Dia sempet bilang tanggal 28 nih. Saya bilang, jangan ikut-ikutan lah. Namanya orang tua kan, nggak mau anaknya begitu,” ucapnya.
Namun kecurigaan Ida mulai muncul saat anaknya berpamitan dengan sikap berbeda dari biasanya.
Sang anak salim kepada dirinya sebanyak dua kali dan terlihat gelisah di raut wajah sebelum berangkat.
“Dia salim dua kali, kelihatan gelisah. Saya jadi curiga, tapi tetap saya kasih izin berangkat sekolah,” ungkapnya.
Kecurigaan itu makin kuat ketika wali kelas mengirimkan foto siswa yang masuk sekolah hari itu, tetapi anaknya tidak terlihat di dalam kelas.
Kemudian, Ida pun mendapatkan kabar dari wali kelasnya, bahwa anaknya di kumpulkan di Mapolres Bogor.
Ia pun segera meluncur ke Mapolres Bogor sebelum magrib. Ia lega anaknya dalam keadaan selamat, meski tetap marah karena merasa dibohongi.
“Heran saya, HP rusak tapi masih bisa aja dapat info-info. Kayaknya mending HP-nya dibiarkan rusak biar nggak kejadian lagi,” keluhnya.
Ida menyampaikan, pengalaman ini akan menjadi pelajaran berharga. Kedepanya ia akan selalu mengawasi anaknya tersebut.
“Untung ada grup wali murid, jadi bisa memantau. Saya nggak mau kejadian begini terulang,”pungkasnya.
Sebelumya, Polres Bogor mengamankan 197 pelajar yang akan berangkat mengikuti aksi demontrasi di Jakarta.
- Penulis: Sandi


