Niat Puasa Ramadhan Beserta Tata Cara dan Bacaan Lengkap
- account_circle Putri
- calendar_month Rab, 18 Feb 2026
- comment 0 komentar

Niat Puasa Ramadhan.
bogorplus.id – Niat menjadi salah satu rukun yang wajib dilakukan bagi setiap umat Muslim yang hendak berpuasa. Terdapat tata cara niat puasa, adanya perbedaan niat puasa wajib dan puasa sunnah.
Saat puasa wajib seperti puasa Ramadhan, qada, dan nazar, orang yang menjalankan wajib berniat di malam hari sebelum terbit fajar. Berbeda dengan puasa sunnah, mereka boleh melakukan niat di siang hari.
Dalam Mashab Syafi’i, niat puasa harus dilakukan setiap hari pada malam Ramadhan. Syekh Sulaiman Al-Bujairimi dalam karyanya, Hasyiyatul Iqna, menjelaskan:
ويشترط لفرض الصوم من رمضان أو غيره كقضاء أو نذر التبييت وهو إيقاع النية ليلا لقوله صلى الله عليه وسلم: من لم يبيت النية قبل الفجر فلا صيام له. ولا بد من التبييت لكل يوم لظاهر الخبر
“Disyaratkan berniat di malam hari bagi puasa wajib seperti puasa Ramadhan, puasa qadha, atau puasa nadzar. Ini berdasarkan hadis Rasulullah SAW, ‘Siapa yang tidak berniat di malam hari sebelum fajar, maka tiada puasa baginya.’ Karenanya, harus niat puasa di setiap hari (bulan Ramadan) jika melihat redaksi zahir hadits.” (Sulaiman Al-Bujairimi, Hasyiyatul Iqna’, juz 2)
Namun, menirut Mazhab Malili, kita cukup niat puasa untuk sebulan pada malam pertama Ramadhan. Sehingga tidak perlu diulang niat setiap harinya, karena alas an puasa Ramadhan itu merupakan satu kesatuan ibadah. (Yusuf Al-Qaradlawi, Fiqh Al-Shiyam, hal. 84)
Sebagai bentuk kewaspadaan dan antisipasi jika kita harus membiasakan diri untuk selalu berniat puasa di etiap malam bulan Ramadhan. Ini biasanya dilakukan setiap selesai shalat tarawih atau saat sahur.
Adapun bacaan niat puasa Ramadhan, sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala”
Sementara niat puasa untuk satu bulan penuh, sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هٰذِهِ السَّنَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma jami’i syahri ramadhani hadzihis sanati fardhan lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti pendapat Imam Malik, wajib karena Allah Ta’ala.” (Shafira Amalia, ed: Nashih)
- Penulis: Putri








