Breaking News
light_mode
Trending Tags

Napi dan Anak Binaan Mendapat Remisi Pada Perayaan Nyepi dan Idul Fitri 2025

  • account_circle Tim Bogor Plus
  • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) berikan Remisi Khusus (RK) bagi Narapidana dan Pengurangan Masa Pidana (PMP) bagi Anak Binaan pada perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947 dan Idul Fitri 1446 Hijriah. Secara simbolis, RK dan PMP bagi penganut Hindu dan Islam tersebut diberikan langsung oleh Menteri Imipas, Agus Andrianto, dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Jumat (28/3). Terhubung melalui zoom, kegiatan serupa dilakukan serentak di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan seluruh Indonesia.

Pada perayaan Hari Raya Nyepi, dari 2.039 Narapidana dan Anak Binaan beragama Hindu, RK diberikan kepada 1.629 Narapidana, sedangkan PMP diberikan kepada 12 Anak Binaan. Adapun rincian Narapidana yang menerima RK, terdiri dari 1.609 orang menerima RK I, yaitu pengurangan sebagian masa pidana dan 20 orang menerima RK II, yaitu langsung bebas setelah menerima Remisi. Sementara itu, PMP diberikan kepada 12 Anak Binaan di mana seluruhnya menerima PMP I, yaitu pengurangan sebagian masa pidana.

“Mari kita maknai Hari Raya Nyepi dengan mendalami Catur Brata, sebagai momen memperbaiki diri, memperdalam rasa kebersamaan, meningkatkan toleransi antar sesama, dan pembaharuan spiritual dalam diri kita masing-masing,” pesan Menteri Agus.

Sementara itu, sebanyak 156.312 Narapidana dan Anak Binaan beragama Islam menerima RK dan PMP Khusus Idul Fitri 1446 Hijriah. Dari jumlah tersebut, 154.170 Narapidana dan 1.214 Anak Binaan menerima RK I dan PMP I atau pengurangan sebagian masa pidana mereka, sedangkan 928 orang yang terdiri dari 908 Narapidana dan 20 Anak Binaan langsung menghirup udara bebas setelah mendapatkan RK II dan PMP II atau langsung bebas.
“Idul fitri mengandung refleksi mendalam juga tentang sebuah hari yang disambut dengan rasa syukur, kebersihan hati, keikhlasan dan pentingnya mempererat hubungan sosial dengan saling memaafkan,” pesan Menteri Agus lagi.

Menteri Agus menegaskan pemberian Remisi sebagai bentuk penghormatan terhadap hak-hak Warga Binaan. “Remisi dan PMP menjadi motivasi Warga Binaan untuk terus memperbaiki diri dan mewujudkan keadilan restoratif yang berfokus pada rehabilitasi. Remisi juga mengurangi overcrowding yang berdampak pada peningkatan pelayanan dan pembinaan Narapidana,” terangnya.

Menteri Imipas pun memberi selamat kepada seluruh Narapidana dan Anak Binaan yang menerima RK dan PMK Khusus Nyepi maupun Idul Fitri. “Jadikanlah berkah ini sebagai pengingat untuk mengendalikan hawa nafsu sehingga tidak terjerumus pada kesalahan yang sama. Ramadan mungkin telah berlalu, namun memperbaiki diri harus terus berlanjut. Semoga menjadi langkah awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” harapnya.

Menteri Agus mengingatkan bahwa RK dan PMP diterima dan berlaku pada tanggal perayaan Nyepi 1947 Saka, yaitu tanggal 29 Maret 2025 dan Idul Fitri 1446 Hijriah di tanggal yang akan ditentukan Kementrian Agama.

Pemberian RK dan PMP Khusus Nyepi Tahun Baru Saka 1947 berpotensi menghemat pengeluaran negara untuk biaya makan Warga Binaan sebesar Rp804.525.000 (Delapan Ratus Empat Juta Lima Ratus Dua Puluh Lima Ribu Rupiah). Sementara itu, pemerintah juga menghemat anggaran makan Warga Binaan sebesar Rp80.460.405.000 (Delapan Puluh Milyar Empat Ratus Enam Puluh Juta Empat Ratus Lima Ribu Rupiah) dari pemberian RK dan PMP Khusus Idul Fitri 1446 Hijriah.

Pemberian RK dan PMP Khusus merupakan bentuk pemenuhan hak Warga Binaan oleh negara berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Selain itu, pada Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 diatur lebih lanjut bahwa Narapidana yang menerima Remisi harus telah menjalani masa pidana lebih dari enam bulan, sedangkan Anak Binaan yang menerima PMP harus telah menjalani pidana lebih dari tiga bulan. Khusus bagi Narapidana Terorisme, Remisi dapat diberikan jika telah mengikuti program deradikalisasi dan berikrar setia NKRI.

Dengan adanya penghargaan berupa Remisi PMP, diharapkan Warga Binaan makin terdorong untuk mengikuti program pembinaan dengan sungguh-sungguh serta tidak melakukan pelanggaran di Lapas, Rutan, maupun LPKA. Diharapkan pula angka residivisme atau pengulangan tindak pidana dapat diminimalkan serta membantu mantan Narapidana dan Anak Binaan untuk lebih mudah beradaptasi setelah bebas. (afn/df)

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyerahkan Remisi langsung kepada perwakilan Warga Binaan di Lapas Kelas IIA Cibinong, diikuti secara virtual oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Lapas dan Rutan secara serentak juga memberikan Remisi kepada Warga Binaan.

  • Penulis: Tim Bogor Plus

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karang Taruna Kecamatan Cisarua Bogor Sabet Katar Beriman Award 2025

    Karang Taruna Kecamatan Cisarua Bogor Sabet Katar Beriman Award 2025

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Deni
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Karang Taruna Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, sukses menyabet predikat Karang Taruna terbaik se-Kabupaten Bogor tahun 2025 dalam ajang Katar Beriman Award. Sebagai bentuk rasa syukur, mereka menggelar syukuran di Aula Kecamatan Cisarua pada Rabu (1/10). Acara tersebut dihadiri oleh Camat Cisarua, Kapolsek Cisarua, unsur Forkopimcam, serta pengurus Karang Taruna dari 9 desa dan 1 […]

  • Tahun Baru di Stadion Pakansari ? Siap-siap Bayar Parkir Segini

    Tahun Baru di Stadion Pakansari ? Siap-siap Bayar Parkir Segini

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor mematok harga parkir untuk masyarakat yang hendak ikut car free Night (CFN) di malam tahun baru di Pakansari. Untuk tarif parkir sendiri dimulai dengan harga Rp 2.500 hingga Rp 3000 per hari untuk kendaraan yang parkir di dalam area Stadion Pakansari. Kabid lalu lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Dadang […]

  • Polresta Bogor Kota Tangkap 4 Pelaku Ganjal ATM, Kerugian Capai Rp210 Juta

    Polresta Bogor Kota Tangkap 4 Pelaku Ganjal ATM, Kerugian Capai Rp210 Juta

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Polresta Bogor Kota berhasil menangkap empat orang yang terlibat dalam pencurian dengan cara mengganjal ATM. Sekelompok maling ini melakukan aksinya hanya dengan menggunakan tusuk gigi. “Untuk modus para pelaku melakukan perbuatan tersebut, yakni mengganjal ATM dengan menggunakan tusuk gigi. Lalu berusaha atau berpura-pura membantu korban sambil melihat PIN korban,” tutur Kasat Reskrim Polresta […]

  • Siapa Herry S Utomo? Viral Penemu Beras Khusus Penderita Diabetes yang Mendunia

    Siapa Herry S Utomo? Viral Penemu Beras Khusus Penderita Diabetes yang Mendunia

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • account_circle Dheza
    • 0Komentar

    Bogorplus.id – Ilmuwan kelahiran Malang, Jawa Timur, Prof. Herry S. Utomo tengah viral usai menciptakan beras khusus penderita diabetes, Cahokia Rice. Kabar tentang temuan ini ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial, dan turut mengangkat prestasi diaspora Indonesia di panggung ilmiah dunia. Cahokia Rice bukan beras biasa. Varietas padi yang dikembangkan Prof. Herry memiliki kandungan […]

  • Kerusuhan Mei 1998, Sejarah Kelam dan Tragedi Trisakti

    Kerusuhan Mei 1998, Sejarah Kelam dan Tragedi Trisakti

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Indonesia mengalami sebuah tragedi kemanusiaan yang mencoreng lembaran sejarahnya, yaitu Kerusuhan Mei 1998 dan Tragedi Trisakti. Peristiwa ini menyisakan luka yang dalam bagi bangsa, meninggalkan ingatan yang pahit mengenai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), rasisme, serta kekerasan. Kerusuhan Mei 1998, yang merupakan bagian dari sebuah perubahan besar, mencatat sejumlah pelanggaran HAM yang sangat […]

  • Prabowo Rencana akan Hapus Outsourcing Pekerja

    • calendar_month Jum, 2 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Presiden Prabowo Subianto berencana untuk menghapus sistem outsourcing pekerja. Untuk merealisasikan hal ini, ia telah memerintahkan pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional yang akan bertugas mencari cara untuk menghapus sistem tersebut. Dewan ini direncanakan akan diisi oleh para pimpinan serikat buruh di tanah air. “Saya akan meminta Dewan Kesejahteraan Nasional mempelajari bagaimana caranya kita kalau bisa, tidak segera, tapi secepat-cepatnya […]

expand_less