Breaking News
light_mode
Trending Tags

Misteri Korban Tambang PT Antam, DPRD Jabar Ungkap 14 Penambang PETI Jadi Korban

  • account_circle Sandi
  • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
  • comment 0 komentar

bogorplus.id– Misteri korban jiwa penambang di area tambang PT Antam, Pongkor, Kabupaten Bogor mulai terkuak.

Terbaru, sejumlah pengakuan muncul terkait adanya korban meninggal dunia yang merupakan warga Penambang Emas Tanpa Izin (PETI).

Hal itu disampaikan oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Doni Mardona Hutabarat saat mengunjungi wilayah Bogor Barat.

Kata Doni, berdasarkan informasi dari warga, korban jiwa yang sudah terindentifikasi meninggal dan sudah dimakamkan sebanyak 10 orang.

“4 jiwa masih belum bisa terevakuasi dikarenakan lokasi masih mengandung gas CO diatas ambang aman dan sempit,”ujarnya saat dihubungi, Minggu (18/1) malam.

Ia merinci, korban jiwa dan yang belum terevakuasi berasal dari desa yang berbeda. Doni menuturkan 6 orang dari Desa Cimapag Hilir, Kecamatan Cigudeg, 2 Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, dan 6 orang dari Desa Urug, Kecamatan Sukajaya.

Menurut Doni, kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak. Khususnya bagi pihak perusahaan dan juga pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi kepada publik.

“Pemerintah dan ANTAM tidak boleh memberikan pernyataan di awal bahwa tidak ada korban tanpa melakukan investigasi terlebih dahulu. Korban kan tidak harus karyawan, bisa juga warga masyarakat,”tungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, dua orang warga Kampung Urug, Desa Urug, Kabupaten Bogor dinyatakan meninggal dunia dan sudah disemayamkan.

“Baru ada dua yang baru dateng dan dimakamkan, tinggal empat lagi,” ujar Puput, istri dari Edi di kediamannya.

Istri Edi Saputra, Puput (31), mengaku terpukul atas kepergian suaminya. Ia mengatakan tidak memiliki firasat apa pun sebelum peristiwa tragis itu terjadi.

“Tidak ada firasat. Tapi hari Senin itu si aa (Edi) pamit mau ke gunung, katanya dua hari,”katanya.

Namun, harapan Puput menyambut kepulangan suaminya pupus. Setelah dua hari berlalu, bukan Edi yang pulang ke rumah, melainkan kabar duka yang disampaikan oleh rekan kerja suaminya.

“Dua hari belum pulang. Tahu kabar aa sudah tidak ada itu dari temannya,” ucapnya.

Di lokasi yang sama, Acip Supendi, orang tua sekaligus kakak ipar Jaka, menjelaskan bahwa para korban berangkat bekerja bersama 11 orang menuju kawasan gunung.

Dari jumlah tersebut, enam orang yang seluruhnya merupakan warga Kampung Urug dinyatakan meninggal dunia.

“Masih ada empat lagi yang belum dievakuasi, semuanya warga Urug,” ungkapnya.

Ia berharap proses evakuasi dapat segera diselesaikan agar seluruh korban bisa dimakamkan dengan layak.

Selain itu, keluarga korban juga menantikan adanya perhatian dan bantuan dari pihak terkait.

“Harapannya semua bisa segera dievakuasi dan ada bantuan,” pungkasnya.

 

 

  • Penulis: Sandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 7 Faktor Penyebab Hipertensi yang Sering Diabaikan

    7 Faktor Penyebab Hipertensi yang Sering Diabaikan

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Tekanan darah tinggi adalah keadaan di mana nilai tekanan darah mencapai 130/80 mmHg atau lebih. Istilah medis untuk kondisi ini adalah hipertensi. Jika tidak diatasi dengan benar, hipertensi dapat meningkatkan kemungkinan munculnya penyakit jantung, stroke, masalah ginjal, dan bahkan risiko kebutaan. 7 Faktor Penyebab Tekanan Darah Tinggi yang Perlu Diperhatikan Tipe-Tipe Tekanan Darah […]

  • 10 Drama Korea yang Mengungkap Sisi Gelap Politik dan Kekuasaan

    10 Drama Korea yang Mengungkap Sisi Gelap Politik dan Kekuasaan

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Setiap negara tentu menghadapi tantangan politik yang berbeda. Pemerintah yang efektif seharusnya dapat membawa bangsa menuju kemajuan dan kesejahteraan bagi warganya. Namun, harapan seringkali tak sama dengan kenyataan karena masih ada banyak pejabat yang terlibat dalam korupsi dan mengabaikan kepentingan rakyat. Kegelapan politik ini tercermin dalam beberapa drama Korea yang di bawah ini. […]

  • Cara Melupakan Mantan: Tips agar Hidup Lebih Bahagia

    Cara Melupakan Mantan: Tips agar Hidup Lebih Bahagia

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Cinta memang bisa membuat seseorang merasa bahagia. Namun, ketika semuanya telah berakhir, tidak jarang membuat kita hancur. Perasaan tidak memiliki tujuan hidup bahkan sampai ada yang mengakhiri hidup. Hal ini merupakan gambaran bagaimana tiap orang memiliki kondisi mental yang berbeda-beda. Sakit hati yang dirasakan benar nyata. Hari akan terasa sulit. Namun, dari sini […]

  • Lindungi Investor, Bupati Bogor Komit Berantas Aksi Premanisme

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Bupati Bogor Rudy Susmanto mengapresiasi kinerja Polres Bogor dan Polresta Bogor Kota dalam menindak aksi premanisme berkedok mata elang (Matel). Dari kolaborasi itu, ratusan kendaraan bermotor dan sembilan tersangka berhasip diamankan di Mako Polres Bogor. Rudy Susmanto menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk memberantas aksi premanisme yang terjadi di wilayah Kabupaten Bogor. “Jadi masyarakat tidak perlu […]

  • Satlantas Polres Bogor Terapkan One Way arah Puncak Pagi Ini 

    • calendar_month Sen, 12 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id-Satlantas Polres Bogor menerapkan rekayasa lalu lintas satu arah (One Way) dari Jakarta menuju Puncak, Bogor, Jawa Barat, Senin (12/5). Sebelumnya, untuk polisi menerapkan sistem ganjil genap sejak pukul 06.00 sampai 08.00 WIB. KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian menyebut, situasi arus yang akan menuju ke kawasan Puncak tidak seramai hari kemarin. “Hari Minggu,manakala pukul […]

  • PJ Bupati Bogor Minta Maaf ke Ponpes, Akui Ada Kesalahpahaman 

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- PJ Bupati Bogor Bachril Bakri menyampaikan permohonan maaf kepada Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di Kabupaten Bogor, Selasa (4/2). Permohonan maaf itu, disampaikan Bachril Bakri usai melakukan pertemuan dengan para pengurus dan organisasi Islam. “Saya secara pribadi juga dan bersama seluruh pemerintah daerah tadi menjelaskan dan memberikan klarifikasi terhadap permasalahan yang kemarin,”ujar Bahril saat […]

expand_less