Masih 96 Jabatan Kosong, Bupati Bogor Siapkan Seleksi Terbuka untuk Eselon III-IV
- account_circle Sandi
- calendar_month 16 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Pelantikan pejabat di Pendopo Bupati Bogor. Foto : Diskominfo
bogorplus.id– Bupati Bogor, Rudy Susmanto, resmi melantik 19 pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, Jumat (13/2/2026) malam.
Pelantikan di Pendopo Bupati itu menjadi langkah awal reformasi besar-besaran dalam sistem pengisian jabatan, termasuk rencana membuka mekanisme open bidding bagi Eselon III dan IV.
Rudy mengungkapkan, dari total 105 jabatan kosong di Pemkab Bogor, kini masih tersisa 96 posisi yang belum terisi.
“Saya pun pasti menyampaikan jabatan pejabat di Pemerintah Kabupaten Bogor, Eselon 2, 3 dan 4 kosong sebanyak 105 jabatan. Pada saat hari ini dilantik 19 orang, maka masih 96 jabatan kosong,” kata Rudy, Jumat (13/2) malam.
Ia menegaskan, pengisian puluhan jabatan tersebut akan segera dimulai dalam waktu maksimal dua pekan ke depan. Namun, kali ini mekanismenya berbeda dari sebelumnya.
“Kapan akan diisi? Tahapan akan kami mulai maksimal dua minggu lagi. Dua minggu lagi kami membuat sebuah mekanisme jenjang karir ASN yang berbeda,” jelasnya.
Menurut Rudy, selama ini sistem open bidding hanya berlaku bagi pejabat Eselon II. Ke depan, Pemkab Bogor akan membuka kesempatan yang sama bagi pejabat Eselon III dan IV yang telah memenuhi syarat kepangkatan.
“Selama ini open bidding hanya berlaku untuk pejabat eselon 2. Maka dua minggu lagi kami akan buka secara terbuka, baik pejabat eselon 3 maupun eselon 4 yang golongannya sudah mencukupi boleh diperkenankan untuk mendaftar,” ujarnya.
Pemkab Bogor, lanjut Rudy, akan menyiapkan tahapan seleksi secara sistematis setelah proses pendaftaran dibuka.
Kebijakan ini bertujuan memberikan kesempatan dan jenjang karier yang setara bagi ASN di berbagai lini, mulai dari kelurahan, kecamatan, hingga unit pelaksana teknis (UPT).
Selain membuka akses karier yang lebih luas, Rudy juga menegaskan komitmennya terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih bersama Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi.
“Kami pastikan di zaman pemerintahan Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi tidak ada jual-beli jabatan,” tegasnya.
Rudy menyebut, pengisian jabatan kosong ini bukan sekadar rotasi administratif, melainkan bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang prima dan menempatkan ASN sesuai kompetensi masing-masing.
- Penulis: Sandi








