Mahasiswa KKN UIKA dan SMPN 4 Gunung Putri Gelar Kegiatan Edukatif di Momentum Hari Anak Nasional
- account_circle Sandi
- calendar_month Jum, 25 Jul 2025
- comment 0 komentar

Mahasiswa KKN UIKA dan SMPN 4 Gunung Putri Gelar Kegiatan Edukatif di Momentum Hari Anak Nasional. Foto :bogorplus.id
bogorplus.id- Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025, SMPN 4 Gunung Putri sukses menggelar serangkaian kegiatan yang menyenangkan dan edukatif.
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, khusunya Kelompok 39 yang bertugas di Desa Tlajung Udik.
Peringatan Hari Anak Nasional dimulai dengan senam pagi ceria. Kemudian, dilanjutkan dengan permainan tradisional yang melibatkan seluruh siswa.
“Senam pagi ceria dan permainan tradisional menjadi pembuka yang sangat menyenangkan,”ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ade Aryati, Jumat (25/7).
Ia mengungkapkan rasa sangat senang dapat berkolaborasi dengan mahasiswa KKN dari UIKA dalam kegiatan tersebut.
Selain kegiatan fisik, acara puncak kegiatan ini adalah program Nonton Bareng dan Cerita (Nobita). Dimana anak-anak diajak menonton film dokumenter berjudul Rumah yang Selalu Ada.
Film itu menggambarkan kehidupan di panti asuhan dan panti werdha Yayasan Islamic Village, Banten.
Ade Aryati, memberikan apresiasi kepada para mahasiswa KKN yang telah membawa energi positif bagi para siswa.
“Keberadaan mahasiswa KKN sangat membantu dan menginspirasi. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus diadakan, untuk menumbuhkan semangat belajar dan kepedulian sosial pada anak-anak,” tambahnya.
Kegiatan ini tidak hanya meriah tetapi juga menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial sejak dini.
Selain itu juga menjadikannya contoh kolaborasi positif antara sekolah dan perguruan tinggi dalam mendidik generasi yang lebih peduli terhadap sesama.
Sementara itu, Ketua Koordinator Desa KKN 39 Tlanjung Udik, Rajab Atan Wijaya, menjelaskan bahwa film yang ditayangkan adalah hasil karya mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam UIKA.
“Film ini bertujuan memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang kehidupan di panti asuhan dan pentingnya berbagi,” katanya.
Momen puncak terasa sangat emosional saat siswa-siswi SMPN 4 Gunung Putri mengikuti sesi tanya jawab setelah menonton film tersebut.
Banyak dari mereka yang terharu melihat perjuangan para lansia dalam film.
“Kami merasa sangat tersentuh dengan kisah yang ditayangkan. Ini mengajarkan kami untuk lebih peduli kepada orang lain,”pungkasnya.
- Penulis: Sandi








