Breaking News
light_mode
Trending Tags

Lukisan Cadas Tertua Dunia Ditemukan di Leang Metanduno, Usianya Capai 67.800 Tahun

  • account_circle Abdul
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – Temuan arkeologi kembali mengukuhkan Indonesia sebagai salah satu pusat penting peradaban prasejarah dunia. Gambar cadas di Leang Metanduno, Pulau Muna, Sulawesi Tenggara, diperkirakan berusia 67.800 tahun dan tercatat sebagai lukisan cadas tertua di dunia.

Penemuan ini menjadi sorotan internasional karena usia yang sangat tua tersebut melampaui banyak temuan seni prasejarah di berbagai belahan dunia.

Keberadaan lukisan ini sekaligus menunjukkan bahwa manusia purba di kawasan Nusantara telah memiliki kemampuan artistik dan simbolik sejak puluhan ribu tahun silam.

Ahli arkeologi dan geokimia Prof. Maxime Aubert dari Griffith University dan Southern Cross University menjelaskan secara rinci metode ilmiah yang digunakan untuk menentukan usia situs prasejarah tersebut. Penjelasan itu dipaparkan melalui website resmi BRIN.

Menurutnya, para ilmuwan menggunakan teknik penanggalan laser-ablation uranium-series (LA-U-series) untuk menganalisis lapisan kalsit tipis yang menutupi lukisan gua.

Metode ini memungkinkan peneliti mengukur usia endapan mineral yang terbentuk di atas atau di bawah karya seni cadas tersebut.

“Air hujan meresap melalui batu kapur, melarutkan sedikit kalsium dan uranium. Ketika air mengalir di atas permukaan seni cadas, air itu mengendap dan membentuk lapisan tipis di atas lukisan,” kata profesor Maxime.

Lapisan tipis kalsit yang terbentuk secara alami itu kemudian menjadi kunci dalam menentukan usia lukisan. Seiring waktu, kandungan uranium di dalam kalsit mengalami peluruhan radioaktif dan berubah menjadi thorium.

Proses alami ini dapat dihitung secara ilmiah untuk mengetahui kapan lapisan tersebut terbentuk.

Hasil analisis menunjukkan bahwa lapisan kalsit mengandung zat uranium yang telah berubah menjadi thorium seiring berjalannya waktu.

Para peneliti lalu membandingkan jumlah atom uranium dan thorium yang ada guna menentukan usia pembentukan lapisan tersebut secara akurat.

“Jika lapisan itu berada di atas lukisan, maka itu memberi kita usia minimum. Artinya lukisan setidaknya seusia lapisan tersebut. Jika lapisannya berada di bawah, itu memberi usia maksimum,” tandas Maxime.

Dengan pendekatan ilmiah tersebut, para peneliti dapat memperkirakan bahwa lukisan cadas di Leang Metanduno setidaknya telah ada sejak 67.800 tahun lalu.

  • Penulis: Abdul

Rekomendasi Untuk Anda

  • Datang ke Perayaan Hari Buruh, Prabowo Sampaikan Pidato Ini

    Datang ke Perayaan Hari Buruh, Prabowo Sampaikan Pidato Ini

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa ia merasa terhubung dengan buruh, petani, nelayan, serta masyarakat yang kurang beruntung lainnya. Pernyataan ini disampaikannya dalam pidato pada perayaan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Kamis, 1 Mei 2025. Prabowo menyatakan, dukungan yang ia terima dari kelompok masyarakat tersebut sangat berarti, terutama dalam perjalanan […]

  • Ruben Amorim Dipecat Manchester United, Siapa Pengantinya ?

    Ruben Amorim Dipecat Manchester United, Siapa Pengantinya ? 

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Manchester United resmi mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim lebih cepat dari rencana awal. Manajemen Setan Merah memecat pelatih asal Portugal itu menyusul rentetan hasil yang dinilai tidak sejalan dengan ambisi klub di Premier League musim 2025/2026. Keputusan tersebut diambil hanya sehari setelah United bermain imbang 1-1 melawan Leeds United di Elland Road, Minggu […]

  • HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025 di Cisarua Pecahkan Rekor dengan MTQ Online Pertama

    HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025 di Cisarua Pecahkan Rekor dengan MTQ Online Pertama

    • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Kecamatan Cisarua menghadirkan inovasi baru lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) secara online. Kegiatan ini berlangsung semarak pada Sabtu, 29 November 2025, di SDN Tugu Selatan 01, Jalan Raya Puncak–Cianjur KM 85,6. Sebanyak sembilan SD Negeri di Cisarua ambil bagian dalam […]

  • Dari Kepala Pasar hingga Pesapon, Pasar Tohaga Kumpulkan Donasi Kemanusiaan

    Dari Kepala Pasar hingga Pesapon, Pasar Tohaga Kumpulkan Donasi Kemanusiaan

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Perumda Pasar Tohaga menginisiasi gerakan kemanusiaan dengan mengumpulkan donasi dari seluruh jajaran kepala pasar, pedagang, hingga pesapon di pasar tradisional Kabupaten Bogor. Pengumpulan dana itu, nantinya akan disalurkan bagi warga Kabupaten Bogor yang kurang mampu di sekitaran pasar. Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan, mengatakan aksi ini lahir dari kepedulian keluarga besar Pasar […]

  • Perkuat UMKM Depok, Pemerintah dan UPNVJ Gelar Rekrutmen Pendamping Berkualitas

    Perkuat UMKM Depok, Pemerintah dan UPNVJ Gelar Rekrutmen Pendamping Berkualitas

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Pemerintah Kota Depok menggandeng Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) dan alumni untuk memperkuat ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang inklusif dan berdaya saing. Kegiatan rekrutmen calon pendamping UMKM dilaksanakan melalui LPATI Bakti Negeri yang bertempat di Kantor Walikota Depok mulai tanggal 7-8 Juli 2025. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Dr. […]

  • Dukung Kreativitas Anak Muda, Bupati Bogor Sambut Sutradara Mama Jo di Pendopo

    Dukung Kreativitas Anak Muda, Bupati Bogor Sambut Sutradara Mama Jo di Pendopo 

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Bupati Bogor Rudy Susmanto menerima kehadiran sutradara film Mama Jo yang berhasil meraih penghargaan tingkat internasional untuk kategori Best Short Documentary pada ajang Golden FEMI Film Festival 2025. Film Mama Jo itu merupakan karya sutradara Ineu Rahmawati, warga asal Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor. Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas prestasi dan karya yang […]

expand_less