LDK 2025 di Desa Tugu Selatan Jadi Wadah Pembentukan Karakter dan Kepemimpinan Pemuda Gen Z
- account_circle Deni
- calendar_month Rab, 29 Okt 2025
- comment 0 komentar

LDK 2025 di Desa Tugu Selatan Jadi Wadah Pembentukan Karakter dan Kepemimpinan Pemuda Gen Z. Foton: Deni /bogorplus.id
bogorplus.id- Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Pemerintah Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang dipusatkan di Hotel The Jayakarta Cisarua Inn & Villas, Senin (28/10).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat karakter, wawasan kebangsaan, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan di kalangan generasi muda desa, khususnya generasi Z.
Sebanyak 90 peserta dari berbagai unsur mengikuti kegiatan ini, terdiri dari perwakilan pemuda tiap RT, Karang Taruna, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), PKK, Kepala Dusun, Puskesos, Desa Wisata, Pokdarwis, hingga Pemuda Pancasila.
Kolaborasi lintas lembaga desa tersebut menjadi bentuk nyata sinergi dalam mencetak kader pemimpin masa depan yang siap berkontribusi untuk kemajuan Desa Tugu Selatan.
Selama kegiatan, peserta dibekali berbagai materi yang relevan dengan kebutuhan kepemimpinan masa kini.
Materi Wawasan Demokrasi disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor H. Wawan Hikal Kurdi, penyuluhan bahaya narkoba oleh penyuluh BNN Welly Riza Mukti, Peranan Karang Taruna oleh praktisi pendidikan Ahmad Sujana SE.MN, serta Peran Pemuda dalam Pembangunan Desa oleh Kepala Desa Tugu Selatan M. Eko Windiana.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, H. Wawan Hikal Kurdi, menjelaskan pentingnya pemahaman tentang sistem pemerintahan dan mekanisme penganggaran publik bagi generasi muda.
“Generasi muda perlu tahu bagaimana lembaga pemerintah bekerja, termasuk bagaimana kebijakan anggaran dibuat agar berpihak kepada masyarakat,” katanya.
Kepala Desa Tugu Selatan, M. Eko Windiana, menilai LDK ini bukan hanya forum pembelajaran, tetapi juga ajang pembentukan karakter dan mental kepemimpinan.
“Kami ingin membangun keberanian generasi Z untuk tampil sebagai pemimpin. Mereka harus siap mengambil peran dalam pembangunan desa, bahkan dalam arena politik seperti pilkades. Saya akan mendukung penuh siapapun anak muda yang siap membawa perubahan positif,” ujarnya.
Sementara itu, penyuluh BNN Welly Riza Mukti menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam memerangi penyalahgunaan narkoba yang kini semakin kompleks.
“Kami memberikan edukasi tentang jenis narkoba baru, dampak buruknya, serta sanksi hukum yang tegas. Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga diri dan lingkungan dari bahaya narkoba,” tegasnya.
Ahmad Sujana SE.MN, sebagai praktisi pendidikan, turut memotivasi peserta agar terus mengembangkan potensi dan peran aktif di masyarakat.
“Karang Taruna dan lembaga kepemudaan harus menjadi wadah bagi generasi muda untuk berinovasi, berdaya, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Tugu Selatan berharap LDK menjadi agenda berkelanjutan untuk menumbuhkan pemimpin muda yang cerdas, kreatif, dan berintegritas tinggi.
Semangat kolaborasi antarlembaga desa diharapkan mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia, sekaligus memastikan keberlanjutan kepemimpinan di masa depan.
- Penulis: Deni
- Editor: Zayden


