Lapak BSI Pertama di Indonesia Resmi Dibuka di Pasar Cisarua
- account_circle Sandi
- calendar_month Kam, 20 Nov 2025
- comment 0 komentar

Lapak BSI Pertama di Indonesia Resmi Dibuka di Pasar Cisarua. Foto : Perumda Tohaga
bogorplus.id- Bank Syariah Indonesia (BSI) resmi meluncurkan Lapak BSI pertama di Indonesia di Pasar Cisarua, Kabupaten Bogor, Kamis (20/11).
Langkah strategis ini menandai dimulainya perluasan layanan keuangan syariah di pusat-pusat aktivitas perdagangan rakyat, sekaligus memperkuat inklusi keuangan bagi para pedagang dan masyarakat sekitar.
Peresmian berlangsung meriah dengan kehadiran Manager BSI Area Bogor Safira, jajaran Direksi dan Dewan Pengawas Perumda Pasar Tohaga, stakeholder Kecamatan Cisarua, serta para pedagang dan pengunjung pasar.
Kehadiran Lapak BSI melengkapi fasilitas keuangan yang sebelumnya hanya berupa ATM BSI.
Safira menegaskan bahwa Pasar Cisarua dipilih sebagai lokasi perdana karena dinilai strategis dan memiliki potensi besar untuk pengembangan layanan syariah.
“Sales outlet LAPAK BSI pertama di seluruh Indonesia dibuka di Pasar Cisarua. Sebelumnya sudah ada ATM BSI, dan melalui Lapak BSI kami ingin memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat, khususnya para pedagang Pasar Cisarua,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan, menyambut baik langkah BSI memperluas layanan keuangan syariah di lingkup pasar tradisional.
“BSI tepat sekali membuka Lapak BSI di Pasar Cisarua, karena masyarakat dan pedagangnya dikenal religius. Kami membuka ruang selebar-lebarnya bagi BSI untuk hadir di seluruh pasar Tohaga di Kabupaten Bogor,” kata Haris.
Ia menambahkan bahwa inisiatif ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas.
“Ini adalah triger awal. Kami berharap kerja sama dengan BSI tidak hanya berhenti pada LAPAK BSI, tetapi juga berkembang ke layanan lainnya seperti KUR dan pembiayaan syariah lainnya,” tegasnya.
Dengan hadirnya Lapak BSI perdana ini, Pasar Cisarua semakin mengukuhkan diri sebagai pasar rakyat modern yang adaptif terhadap kebutuhan ekonomi terkini.
Kehadiran layanan keuangan syariah ini diyakini dapat mempercepat aktivitas transaksi, mempermudah akses pembiayaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara inklusif.
- Penulis: Sandi








