Konflik Iran–Israel–AS Memanas, 2.500 Calon Haji Asal Bogor Terancam Tertunda Berangkat
- account_circle Sandi
- calendar_month 12 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Ilustrasi Calon Haji Asal Bogor. Foto : bogorplus.id
bogorplus.id– Rencana keberangkatan 2.500 jamaah haji asal Kabupaten Bogor terancam tertunda menyusul memanasnya konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS).
Meski begitu, hingga kini belum ada keputusan resmi terkait penundaan penerbangan.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bogor, Muslimin, memastikan pihaknya masih menunggu kepastian dari maskapai penerbangan dan terus berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPUU).
“Ya insya Allah,” ujar Muslimin singkat saat dikonfirmasi, Senin (2/3/2026).
Muslimin menjelaskan, jadwal keberangkatan jamaah haji kloter pertama direncanakan pada Rabu, 22 April 2026.
Sementara kloter kedua dijadwalkan berangkat pada Kamis, 7 Mei 2026.
Namun, potensi penundaan bisa terjadi apabila maskapai yang digunakan memutuskan menghentikan sementara operasional penerbangan akibat konflik di kawasan Timur Tengah.
Ia menegaskan, tidak semua maskapai menghentikan penerbangan. Karena itu, peluang keberangkatan tetap terbuka.
“Tapi kalau maskapainya tetap melakukan penerbangan, insya Allah tidak ada jamaah yang terdampak, karena tidak semua maskapai menunda atau membatalkan penerbangannya,” jelasnya.
Menurut Muslimin, hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai pembatalan atau dampak langsung terhadap jamaah haji maupun umrah asal Bogor.
Pihaknya terus memantau perkembangan situasi dan memastikan komunikasi intensif dengan pihak terkait.
“Sampai saat ini belum ada info dampak yang dialami oleh jamaah umrah asal Bogor,” tutupnya.
Situasi geopolitik yang belum stabil membuat pemerintah daerah bersiap mengantisipasi berbagai kemungkinan, sembari berharap proses keberangkatan ibadah haji tetap berjalan sesuai jadwal.
- Penulis: Sandi








