Kolaborun Satukan Warga Bogor dalam Semangat Inklusif
- account_circle Sandi
- calendar_month 5 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Warga saat swafoto bersama Bupati Bogor dalam acara Kolaborun. Foto : Diskomifo
bogorplus.id– Ribuan warga memadati Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong, pada Car Free Day (CFD), Minggu (15/2/2026).
Mereka datang untuk mengikuti Kolaborun, ajang lari inklusif yang mempertemukan masyarakat umum, penyandang disabilitas, dan penyintas kanker dalam satu garis start.
Tak sekadar fun run, Kolaborun menjadi ruang kolaborasi lintas komunitas yang menegaskan semangat kebersamaan di Kabupaten Bogor.
Kegiatan yang digagas para mahasiswa yang pulang kampung ke Bogor itu menghadirkan dua kategori, yakni 5 kilometer untuk mahasiswa dan peserta umum serta 1 kilometer khusus kelompok inklusif. Para peserta tampak berbaur tanpa sekat, saling menyemangati hingga garis finis.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang hadir melepas peserta bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hanif Faisol Nurofiq serta jajaran Forkopimda, mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menilai Kolaborun menjadi bukti nyata kekuatan kolaborasi anak muda.
“Pada momen libur ini, para mahasiswa pulang ke Bogor dan menghadirkan acara Kolaborun. Kegiatan ini sangat meriah karena seluruh elemen masyarakat bergabung dalam semangat kebersamaan,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan anak-anak istimewa dalam kategori 1 kilometer menjadi pesan kuat bahwa ruang publik harus terbuka bagi semua kalangan.
“Yang membanggakan, anak-anak istimewa turut ambil bagian. Ini menegaskan Kolaborun adalah acara yang inklusif dan terbuka untuk semua,” tegasnya.
Rudy juga menyatakan Pemerintah Kabupaten Bogor sepakat menjadikan Kolaborun sebagai agenda tahunan.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga memperkuat komitmen penghijauan daerah.
“Kami sepakat menjadikan Kolaborun sebagai agenda tahunan. Selain mempererat kolaborasi, kegiatan ini juga memperkuat komitmen untuk terus menghijaukan Kabupaten Bogor,” tandasnya.
Momentum Kolaborun sekaligus menjadi penutup CFD terakhir sebelum memasuki bulan Ramadan. Di kesempatan itu, Rudy turut menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada masyarakat.
Antusiasme peserta terlihat tinggi. Sejumlah pelari bahkan datang dari luar kota. Salah satunya peserta asal Cirendeu, Lebak Bulus, Jakarta, yang mengaku mengetahui informasi acara dari media sosial.
“Seru banget, pesertanya juga banyak. Rutenya adem, cuaca Bogor juga sejuk. Semoga event seperti ini lebih sering diadakan,” ujarnya.
Kemeriahan semakin terasa ketika panitia membagikan benih pohon gratis kepada peserta. Ami dan Olin, dua peserta lainnya, mengaku senang bisa membawa pulang benih tanaman sebagai bentuk dukungan terhadap penghijauan.
“Baru kali ini ikut lari dapat benih pohon. Senang banget, bisa jadi oleh-oleh sekaligus ikut menjaga lingkungan,” katanya.
Dukungan juga datang dari Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor. Perwakilannya, Restu, menilai Kolaborun menjadi contoh kegiatan olahraga yang benar-benar inklusif.
“Keterlibatan semua pihak, termasuk dukungan Bupati dan berbagai komunitas, membuat suasana semakin hidup. Kegiatan seperti ini perlu terus berlanjut agar teman-teman disabilitas punya ruang untuk beraktivitas dan berolahraga,”pungkasnya.
- Penulis: Sandi








