Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ketua Komisi III DPR Tanggapi KPK Tidak Ikuti Aturan Penyadapan RUU KUHP

  • account_circle Tim Bogor Plus
  • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, memberikan tanggapan terhadap pernyataan KPK terkait penerapan asas lex spesialis, yang menyatakan bahwa KPK tidak akan mengikuti aturan penyadapan yang tercantum dalam RUU Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang masih dalam pembahasan.

Habiburokhman menegaskan bahwa pihaknya terbuka untuk menerima masukan dari berbagai kalangan.

“Prinsipnya kami membuka diri atas masukan dari berbagai pihak. Secara resmi raker awal pembahasan RUU KUHAP baru akan dilaksanakan awal masa sidang mendatang,” ungkap Habiburokhman saat dihubungi pada Rabu, 26 Maret 2025.

Dia juga mencatat bahwa ada usulan agar pengaturan mengenai penyadapan dibahas secara khusus dalam Undang-Undang Penyadapan.

Menurutnya, penyadapan tidak hanya berkaitan dengan perkara pidana, tetapi juga dengan kegiatan intelijen.

“Soal penyadapan ada usul dibahas detail secara khusus di UU Penyadapan yang masuk long list prolegnas sejak periode lalu. Karena penyadapan bukan hanya terjadi dalam rangkaian acara pidana, ada juga penyadapan dalam bidang intelijen,” jelasnya.

Habiburokhman menambahkan bahwa pihaknya akan mengundang para ahli untuk membahas isu ini.

“Kami akan undang para ahli untuk bicara hal tersebut,” imbuhnya.

Draf revisi RUU KUHAP mengatur mengenai penyadapan, termasuk perlunya izin dari ketua pengadilan negeri serta batas waktu penyimpanan hasil penyadapan.

KPK menjelaskan bahwa mereka tidak akan mengikuti aturan tersebut karena penyadapan yang dilakukan oleh KPK sudah diatur dalam Undang-Undang KPK.

KPK berpendapat bahwa aturan dalam RUU KUHAP tidak akan mempengaruhi pelaksanaan penyadapan mereka, karena kewenangan tersebut sudah ditetapkan dalam UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.

“KPK menjalankan kewenangan penyelidikan penyidikan dan penuntutan berdasarkan KUHAP, kecuali ditentukan lain dalam Undang-Undang KPK. Selama ini sih begitu. Lex spesialis,”kata Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, pada Senin, 24 Maret.

Wakil Ketua KPK lainnya, Johanis Tanak, menegaskan bahwa pengaturan mengenai penyadapan untuk KPK telah diatur dalam UU KPK. Dia menjelaskan bahwa ketentuan penyadapan yang terdapat dalam draf RUU KUHAP bersifat umum.

“Penyadapan yang diatur dalam KUHAP lebih bersifat umum karena dapat dilakukan dalam perkara tindak pidana apa saja dan dapat dilakukan oleh penyidik Polri dan penyidik lain yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan,” ujar Tanak.

Ia menekankan bahwa KPK tetap berpedoman pada UU KPK dalam menjalankan kewenangan penyadapan.

“Dengan demikian berdasarkan asas ‘lex spesialis derogat legi generalis’ KPK dapat saja melakukan penyadapan berdasarkan UU nomor 19 Tahun 2019 tanpa perlu mengikuti ketentuan yang diatur dalam KUHAP,” sebutnya.

  • Penulis: Tim Bogor Plus

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanggapan Wihaji Terkait Vasektomi Sebagai Syarat Bansos

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Usulan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengenai vaksetomi sebagai syarat penerima bantuan sosial (bansos) telah memicu berbagai pendapat pro dan kontra. Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga yang juga menjabat sebagai Kepala BKKBN, Wihaji, memberikan tanggapannya terkait hal ini. Wihaji menjelaskan bahwa perdebatan mengenai vasektomi sudah berlangsung sejak tahun 1977, dan telah diangkat kembali pada […]

  • Puan Adakan Pertemuan dengan Presiden Senat Kamboja, Bahas Kondisi Terkini

    • calendar_month Rab, 7 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengadakan pertemuan dengan Presiden Senat Kerajaan Kamboja, Yang Mulia Samdech Akka Moha Sena Padei Techo Hun Sen. Dalam pertemuan ini, mereka mendiskusikan kondisi terkini di Kamboja serta kerjasama antara Indonesia dan Kamboja. “Baru saja saya menerima atau mengadakan pertemuan dengan Yang Mulia Bapak Hun Sen, Presiden Senat Kerajaan […]

  • Media Internasional Soroti Peraturan Baru Bagi Wisatawan di Bali

    • calendar_month Sen, 7 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Pemerintah Provinsi Bali baru-baru ini meluncurkan kebijakan baru yang menjadi sorotan media asing, terutama berkaitan dengan aturan masuk pura bagi wisatawan mancanegara, khususnya bagi perempuan yang diharuskan berpakaian sopan. Tiga situs berita internasional, yaitu Time Out, Metro, dan Vietnam Express, memberitakan perihal aturan dan larangan yang diberlakukan bagi wisatawan saat berkunjung ke Bali. Dalam laporan […]

  • Laskar Santri Kabupaten Bogor Kecam Tayangan Expose Trans7

    Laskar Santri Kabupaten Bogo Kecam Tayangan Expose Trans7 

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Laskar Santri Kabupaten Bogor menyatakan sikap tegas mengecam tayangan program Expose di stasiun televisi Trans7 yang disiarkan pada sore kemarin. Tayangan tersebut dinilai telah melecehkan Pondok Pesantren Lirboyo dan merendahkan martabat dunia pesantren di Indonesia. Ketua Laskar Santri Kabupaten Bogor Imam Sunandar yang akrab di sapa Isun, menilai bahwa apa yang ditayangkan Trans7 bukan […]

  • Kabupaten Bogor Siap Gelar Bulan Bakti Peternakan dan Kontes Ternak Piala Presiden 2025

    Kabupaten Bogor Siap Gelar Bulan Bakti Peternakan dan Kontes Ternak Piala Presiden 2025

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Pemerintah Kabupaten Bogor tengah mematangkan persiapan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-189 sekaligus Kontes Ternak Piala Presiden 2025 yang akan digelar pada 20–21 September mendatang. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, memimpin rapat koordinasi lanjutan di Ruang Rapat Bupati, Senin (9/9). Ia menegaskan seluruh pihak harus bergerak cepat karena waktu […]

  • Megawati Siap Temui Paus Fransiskus di Vatikan, Ada Apa?

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri berencana akan bertemu secara khusus dengan Paus Fransiskus. Pertemuan itu akan berlangsung dalam acara World Leaders Summit on Children’s Rights di Vatikan. “Rencana pertemuan telah dimatangkan oleh protokol Tahta Suci Vatikan,” kata Anggota MPR RI Ahmad Basarah dilansir dari antaranews, Minggu (2/2). Tak hanya itu, Megawati memiliki kesempatan untuk […]

expand_less