Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ketika Ijazah Tak Menjamin Kerja, Hasyim Menemukan Jalan Hidup Lewat Bekam

  • account_circle Sandi
  • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
  • comment 0 komentar

bogorplus.id– Di tengah riuh klakson kendaraan yang mengular di Simpang Pomad, Kota Bogor, sebuah ruangan berkaca penuh tulisan tentang pengobatan alternatif tetap setia melayani pasien.

 

Di sanalah Hasyim (24) menghabiskan hari-harinya bukan di balik meja kantor bertingkat tinggi seperti yang ia bayangkan semasa kuliah, melainkan di ruang bekam sederhana milik keluarganya.

 

Setiap hari, dari pukul 09.00 hingga 21.00 WIB, Hasyim melayani dua hingga tiga pasien yang datang silih berganti.

 

Sebagian besar mengeluhkan kolesterol, asam urat, hingga penyakit dalam. Tak sedikit pula yang sekadar datang karena tubuh lelah.

 

“Banyak juga yang datang cuma karena capek. Itu malah bagus, karena bekam kan mengambil darah kotor,” ujarnya, Sabtu (17/1).

 

Ruangan tempat ia bekerja tertutup tirai hijau. Di dalamnya, alat-alat kesehatan tersusun rapi dan bersih, menumbuhkan rasa percaya bagi pasien.

 

Meski berada di pinggir jalan padat kendaraan, suasana di dalam ruangan itu terasa kontras tenang di tengah kebisingan kota.

 

Hasyim bukan tanpa latar belakang pendidikan. Ia merupakan lulusan sarjana dengan IPK yang ia harapkan. Namun, realitas dunia kerja memaksanya mengubur mimpi menjadi pegawai kantoran dengan seragam rapi dan laptop terbaru.

 

“Kalau teman-teman saya pegang alat teknisi atau laptop, saya pegang alat bekam,” katanya.

 

Usaha bekam tersebut telah berdiri sejak 2008 dan sebelumnya dikelola penuh oleh orang tuanya. Baru pada 2025, Hasyim memutuskan turun tangan langsung untuk meneruskan usaha keluarga itu demi menyambung hidup.

 

“Belajar bekam dari orang tua saja. Dulu orang tua ikut pelatihan di Ciawi, ada gurunya dan sertifikat. Ilmunya diturunin ke saya,” tuturnya.

 

Dengan tarif Rp80 ribu per pasien, Hasyim berusaha mengembangkan usaha tersebut dengan cara yang berbeda. Ia memanfaatkan ilmu pemasaran yang diperoleh di bangku kuliah untuk menjaring pasien baru, terutama melalui media sosial.

 

“Saya nerusin usaha bapak, tapi pakai cara saya sendiri. Saya pasarin lewat media sosial supaya pasiennya nambah,” jelasnya.

 

Meski telah fokus menjalani usaha bekam, Hasyim mengaku masih sempat mencoba melamar pekerjaan sesuai ijazahnya. Namun, hasilnya selalu samabelum ada kepastian.

 

“Saya sudah apply ke mana-mana, tapi belum keterima. Sekarang cari kerja susah. Mungkin belum rezeki,” ucapnya.

 

Untuk saat ini, Hasyim memilih berhenti mencari dan memusatkan tenaga pada usaha keluarga. Ia juga menyimpan harapan untuk menambah keahlian lain, seperti akupuntur, agar pelayanannya semakin berkembang.

 

“Nerusin usaha ini dulu saja. Sementara,” pungkasnya.

 

 

  • Penulis: Sandi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Bogor Genjot Penataan Perumahan Terpadu, Fokus Data dan Kolaborasi Lintas Sektor

    Pemkab Bogor Genjot Penataan Perumahan Terpadu, Fokus Data dan Kolaborasi Lintas Sektor

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Pemerintah Kabupaten Bogor mulai menata ulang strategi pembangunan perumahan dan kawasan permukiman secara lebih terpadu dan berkelanjutan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan kawasan hunian ideal di tengah pesatnya pertumbuhan penduduk. Hal itu disampaikannya saat memimpin Rapat Penguatan Basis Data Kelompok Kerja Penyelenggaraan Perumahan dan […]

  • Kecelakaan Truk Terguling di Jalan MT Haryono Sebabkan Kemacetan Hingga 1,5 Jam

    • calendar_month Kam, 10 Apr 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Sebuah truk yang mengangkut minuman kemasan mengalami kecelakaan terguling di Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, arah Barat. Insiden ini menyebabkan kemacetan parah di lokasi. Seorang warga bernama Wahyu mengungkapkan bahwa ia terjebak dalam kemacetan selama 1,5 jam di Jalan MT Haryono. Karena mobil yang ditumpanginya tidak bergerak, ia memutuskan untuk turun dan melanjutkan perjalanan menggunakan ojek online. “Mobil […]

  • 5 Makanan Tradisional Indonesia Paling Pedas yang Harus Dicoba

    5 Makanan Tradisional Indonesia Paling Pedas yang Harus Dicoba

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Orang Indonesia sangat menyukai hidangan yang memiliki rasa pedas. Makan terasa kurang lengkap jika tidak ada sensasi pedasnya. Oleh karena itu, hampir setiap daerah di Indonesia memiliki kuliner pedas tradisional yang unik. Menikmati hidangan pedas merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi para pecinta kuliner. Jika Anda tertarik untuk mencoba, Tagarpunya punya rekomendasi untuk Anda. […]

  • MinyaKita di Pasar Cibinong Langka, Tembus 18.000 per Liter 

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab ) Bogor akan menjaga stabilitas penjualan minyak subsidi Minyak Kita. Bupati Bogor Rudy Susmanto melakukan operasi, di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, untuk memastikan stok dan harga bahan pokok aman dan stabil. Saat berkeliling pasar dan berdialog dengan pedagang. Rudy menemukan adanya kenaikan harga MinyaKita di Pasar Cibinong. Harga MinyaKita di Pasar […]

  • Pemkab Bogor Sosialisasikan Audit TIK Guna Keselarasan Perubahan Struktur Kementerian

    Pemkab Bogor Sosialisasikan Audit TIK Guna Keselarasan Perubahan Struktur Kementerian

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Demi memastikan bahwa pengeluaran oleh instansi pemerintah daerah sesuai dengan rencana strategis dan tidak saling bertumpuk, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor mengadakan sosialisasi terkait audit dan clearance pengeluaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Sosialisasi yang berlangsung di Ruang Tirto Adhi Soerjo Diskominfo, Cibinong ini dibuka oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang […]

  • Gangguan Obsesif Kompulsif (OCD): Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

    Gangguan Obsesif Kompulsif (OCD): Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – OCD atau Gangguan Obsessif Kompulsif merupakan kondisi di mana seseorang merasakan pikiran dan perasaan obsesif yang muncul terus-menerus dan sulit untuk dikendalikan. Sebagian orang mungkin menyadari bahwa mereka mengalami gejala OCD, tetapi penting untuk dicatat bahwa hal tersebut tidak selalu dianggap sebagai gangguan, karena penderita OCD harus memenuhi syarat tertentu. Gejala-gejala OCD dapat […]

expand_less