Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kejagung Tolak Klaim Nadiem Makarim Masuk DPO Kasus Korupsi Laptop

  • account_circle Tim Bogor Plus
  • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
  • comment 0 komentar

bogorplus.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) menolak klaim yang menyatakan bahwa mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim terlibat dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook atau laptop di Kemendikbudristek antara tahun 2019 hingga 2022.

Pernyataan ini diungkapkan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, sebagai respons terhadap penyebaran video yang menyatakan bahwa Nadiem Makarim telah ditetapkan sebagai DPO oleh Kejagung.

“Wah, itu tidak benar, saya kira berita itu tidak terkonfirmasi dengan baik ya, jadi tidak benar, karena saya sudah cek ke penyidik yang bersangkutan belum dipanggil dalam proses penyidikan ini apalagi DPO, jadi tidak benar.” ujarnya kepada wartawan di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (2/6).

“Dipanggil dalam proses penyidikan ini apalagi menyatakan DPO jadi tidak benar,” tambah Harli.

Dia juga menegaskan bahwa saat ini belum ada jadwal untuk memeriksa Nadiem.

“Belum, belum di jadwal kalau di jadwal kan akan kita informasikan,” katanya.

Harli juga membantah bahwa video yang sedang dibicarakan menunjukkan penggeledahan di tempat tinggal Nadiem

“Kami tidak ada melakukan penggeledahan,” ungkapnya.

Video penggeledahan yang sebelumnya dibahas oleh Harli ternyata adalah penggeledahan di apartemen milik salah satu mantan staf khusus Nadiem Makarim yang berinisial FH.

Terdapat video yang beredar di media sosial yang menyebutkan bahwa mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim terdaftar sebagai DPO Kejagung terkait dugaan korupsi pengadaan Chromebook.

Dalam video tersebut, disampaikan bahwa Nadiem diduga telah terlibat dalam praktik korupsi dengan pengadaan laptop senilai hampir Rp 10 triliun. Dikatakan juga bahwa Nadiem menjadi buronan setelah Kejagung tidak dapat menemukan jejaknya. Selain itu, terhadap klip video yang menunjukkan penggeledahan di sebuah apartemen.

Dalam narasi video tersebut, dijelaskan bahwa penyidik, yang dikawal oleh TNI, sedang melakukan penggeledahan di apartemen Nadiem dan menemukan sejumlah barang bukti.

Hingga hari Senin ini, video tersebut telah mendapatkan 214 ribu dan 5.556 komentar. Jampidsus Kejagung saat ini sedang menyelidiki kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek untuk periode 2019-2022. Total dana yang digunakan untuk pengadaan tersebut mencapai Rp 9.982 triliun.

  • Penulis: Tim Bogor Plus

Rekomendasi Untuk Anda

  • Juara Bogorku Bersih 2025, Warga RT04 RW02 Tajur Gelar Syukuran Akhir Tahun

    Juara Bogorku Bersih 2025, Warga RT04 RW02 Tajur Gelar Syukuran Akhir Tahun

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle Putri
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Warga RT04 RW02, Kelurahan Tajur, Kota Bogor, melakukan syukuran setelah mendapat gelar juara Bogorku Bersih 2025. Kegiatan ini dilakukan Bersama doa akhir tahun yang dilaksanakan di Kantor Kelurahan Tajur, Selasa (30/12/2025). Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, ikut hadir pada kegiatan tersebut. Jenal Mutaqin memberikan apresiasi prestasi yang telah diraih. Capaian ini disebut […]

  • Wisata Curug di Bogor dengan Trek Mudah dan Nyaman

    Wisata Curug di Bogor dengan Trek Mudah dan Nyaman

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Putri Rahmatia Isnaeni
    • 0Komentar

    bogorplus.id – Indonesia adalah sebuah negara tropis yang sangat kaya akan keindahan alam. Air terjun atau curug adalah salah satu tujuan wisata yang bisa ditemukan hampir di setiap sudut Nusantara. Kadang-kadang, jalan menuju curug cukup panjang dan memerlukan usaha yang cukup besar. Namun, ada juga curug yang bisa dinikmati dengan usaha yang minimal. Berikut beberapa […]

  • Uang Korban Pencurian di Bogor Belum Dikembalikan, Kejari Bilang Begini

    Uang Korban Pencurian di Bogor Belum Dikembalikan, Kejari Bilang Begini

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Nur Eko Suhardana, korban pencurian di Kabupaten Bogor, dibuat heran saat mengambil kembali barang bukti miliknya di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor. Dari empat barang bukti yang dikembalikan, satu item penting justru hilang yaitu uang tunai Rp50 juta. “Barang bukti yang dikembalikan ke saya tidak lengkap. Motor, surat-surat, dan dua smartphone ada. Tapi uang […]

  • Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan 570 Dapur MBG, Sertifikat SLHS Disiapkan

    Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan 570 Dapur MBG, Sertifikat SLHS Disiapkan

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • account_circle Sandi
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Bupati Bogor Rudy Susmanto mengikuti Rapat Konsolidasi Regional bersama Badan Gizi Nasional (BGN) di Sentul International Convention Center (SICC), Babakan Madang, Senin (13/10). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menunjukkan komitmen penuh dalam menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Pemerintah Pusat. Rudy Susmanto menyampaikan bahwa Pemkab Bogor menyambut positif kegiatan konsolidasi ini, dan mengambil langkah-langkah strategis […]

  • DPRD Kabupaten Bogor Siapkan Anggaran BTT Rp100 Miliar untuk Penanganan Bencana

    • calendar_month Rab, 5 Mar 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor mengalokasikan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp100 miliar untuk menangani bencana di Kabupaten Bogor pada tahun 2025. Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mengatakan bahwa anggaran tersebut disiapkan untuk memastikan respons cepat dalam menghadapi situasi darurat, termasuk membantu para pengungsi dan memperbaiki infrastruktur yang terdampak. “Tahun ini, […]

  • DLH Segel Perusahaan Bak Sampah di Citeureup, Diduga Sebabkan Pencemaran Aliran Sungai 

    • calendar_month Sen, 19 Mei 2025
    • account_circle Tim Bogor Plus
    • 0Komentar

    bogorplus.id- Aliran sungai di Desa Tarikolot, Kecamatan Citereup, Kabupaten Bogor, mendadak berubah warna menjadi oren. Warga yang mengetahui persitiwa itu langsung merekam dan kemudian viral di media sosial, Senin (19/5). Video yang beredar itu menimbulkan spekulasi netizen yang menyebut aliran sungai itu tercemar akibat adanya limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Usai viral di medsos, […]

expand_less